Banjir_di_Sulawesi_Selatan

VIDEO: Banjir dan Longsor, 14 Orang Tewas di Kabupaten Luwu Sulsel Home Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu 2024 Info Politik Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom Gaya Hidup Health Food Travel Trends Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video TV Indeks Download Apps Ikuti Kami Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks Home Nasional Peristiwa VIDEO: Banjir dan Longsor, 14 Orang Tewas di Kabupaten Luwu Sulsel Associated Press/BASARNAS | CNN Indonesia Sabtu, 04 Mei 2024 16:55 WIB Jakarta, CNN Indonesia — Banjir dengan ketinggian mencapai tiga meter melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan pada Sabtu (4/5). Hujan deras mengakibatkan banjir setinggi tiga meter tersebut dan tanah longsor juga terjadi. Akibat banjir disertai tanah longsor tersebut, dilaporkan 14 orang meninggal dunia. BNPB juga masih berupaya melakukan evakuasi 1.385 keluarga korban longsor ke tempat pengungsian. Pusdalops BNPB mencatat setidaknya 1.867 unit rumah dan lahan perkebunan warga terendam banjir. KOMENTAR TOPIK TERKAIT banjir sulawesi selatan banjir luwu makassar tanah longsor bencana alam Selengkapnya ARTIKEL TERKAIT Pemprov Sulsel Tetapkan Tanggap Darurat Banjir dan Longsor 5 Kabupaten VIDEO: Penampakan Kepulan Asap Putih Gunung Ruang dari Udara Dua Anak Dilaporkan Hilang Terseret Banjir di Luwu Sulsel Jembatan Putus akibat Banjir, Ribuan Warga Latimojong Luwu Terisolasi FOTO: Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Luwu Sulsel, 14 Warga Tewas VIDEO LAINNYA 01:29 VIDEO: Truk Bantuan ke Gaza Menumpuk Akibat Penutupan Rafah 01:36 VIDEO: Storage Box Langsung Ludes di Batch 1 BTS Pop-up Monochrome BACA JUGA FOTO: Stadion Brasil Saat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2014 Kebanjiran VIDEO: Penampakan Warga Naik Jetski di Tengah Kota Brasil Imbas Banjir VIDEO: 111 Orang Hilang, Pencarian Korban Banjir Bandang Brasil Lanjut Nasional Teknologi Otomotif Internasional Hiburan Ekonomi Gaya Hidup Olahraga © 2024 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2017 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer
Walhi Sulsel Sebut Banjir-Longsor di Luwu Imbas Aktivitas Tambang Emas Home Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu 2024 Info Politik Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom Gaya Hidup Health Food Travel Trends Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video TV Indeks Download Apps Ikuti Kami Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks Home Nasional Peristiwa Walhi Sulsel Sebut Banjir-Longsor di Luwu Imbas Aktivitas Tambang Emas CNN Indonesia Selasa, 07 Mei 2024 03:01 WIB Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (3/5/2024). (ANTARA FOTO/ARNAS PADDA) Jakarta, CNN Indonesia — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( Walhi ) Sulawesi Selatan ( Sulsel ) menyetbut dugaan penyebab terjadinya bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Luwu adalah karena tutupan hutan di Gunung Latimojong menurun signifikan. Hal tersebut, duga Walhi Sulsel, dipicu masifnya aktivitas tambang emas di wilayah Latimojong. “Kalau kita lihat sumber bencananya di daerah kawasan pegunungan Latimojong. Kawasan ini sebenarnya berada di dua kabupaten, Luwu dan Enrekang, maka sudah dipastikan pusat tragedinya berada di pegunungan Latimojong,” kata Direktur Eksekutif Walhi Sulsel Muhammad Al Amien, Minggu (5/5) dikutip dari detikSulsel . “Sementara di daerah lainnya seperti Wajo dan Sidrap itu hanya dampak dari pusat bencana di Latimojong,” imbuhnya. Lihat Juga : 12 Desa di Latimojong Luwu Terisolasi Dampak Banjir dan Longsor Amien mengungkapkan dari kajian yang dilakukan Walhi Sulsel, daya dukung dan daya tampung air gunung Latimojong mulai menurun signifikan. Hal itu, sambungnya, diperparah adanya penurunan tutupan hutan, terutama karena aktivitas pertambangan. Itulah, sambungnya, yang membuat Luwu sering dilanda banjir dan tanah longsor. “Dari kajian yang kami lakukan memang dari tiga tahun terakhir daya dukung dan daya tampung Latimojong mulai menurun signifikan, seraya dengan penurunan tutupan lahan di pegunungan tersebut, khususnya di Kabupaten Luwu. Makanya setiap wilayah itu dilanda intensitas hujan tinggi terjadi banjir dan longsor, kemudian daerah Wajo dan Sidrap juga terkena dampaknya,” ungkapnya. Dia mengutarakan, menurunnya tutupan hutan di Latimojong dipicu karena masifnya aktivitas tambang emas legal maupun ilegal di wilayah tersebut. Menurutnya, 70 persen pembukaan lahan dikarenakan aktivitas tambang emas, sementara 30 persen pembukaan lahan untuk perkebunan masyarakat sekitar. “Nah kita lihat ada dua kegiatan di sana, pertama adalah pertambangan dan kegiatan perkebunan masyarakat. Tapi kalau persentasenya hampir 70 persen pembukaan lahan di Luwu itu kegiatan pertambangan, karena 3 tahun terakhir kami catat kegiatan pertambangan baik ilegal maupun nonlegal yang dilakukan di Kabupaten Luwu secara masif, dan pertambangan itu adalah pertambangan emas yah. [Kemudian] 30 persen itu pembukaan lahan perkebunan masyarakat,” ucapnya. “Kegiatan itu (tambang emas) mengeruk tebing-tebing sampai kemudian mengeruk dinding sungai, itu menyebabkan luapan air sungai semakin deras kala musim hujan. Saya kira itulah penyebab utamanya,” imbuh Amien. Amien pun menyarankan, Pemprov Sulsel maupun Pemkab Luwu wajib membuat peta daerah rawan bencana. Kemudian, dia juga mendesak segera memulihkan bentang alam yang ada di Gunung Latimojong. “Pemprov maupun Pemda Luwu wajib membuat peta daerah rawan bencana yang detail dan terperinci, kemudian menyosialisasikannya secara luas, ini agar masyarakat bisa waspada dan memitigasi dirinya secara mandiri, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Selanjutnya memulihkan bentang alam pegunungan Latimojong, khususnya memulihkan tutupan lahan hutannya,” kata dia. Lihat Juga : Kondisi Dampak Banjir di Luwu Diperparah Hujan Deras FOTO: Para Pengungsi Gunung Ruang hingga Mutilasi Ciamis Evakuasi dan Bantuan di wilayah terisolasi banjir Selain itu, pada akhir pekan lalu, Tim SAR gabungan mengevakuasi sejumlah warga Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang terisolir setelah bencana longsor pada Jumat (3/5) kemarin. Bantuan logistik sebanyak 40 ton pun telah disalurkan. Helikopter AW 169 milik Polda Sulsel pun dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang berada di pengunungan, akibat jalur darat terputus sehingga terisolir selama tiga hari. Salah satu warga bernama Indri (30) yang dievakuasi dalam kondisi hamil 9 bulan. “Tadi kita evakuasi ibu hamil, sudah menjelang melahirkan bersama dua anak balitanya, sekarang sudah sampai di Belopa dan segera ditangani,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, Minggu (5/5). Jenderal bintang dua ini menyebutkan bahwa ada sejumlah titik tempat berkumpulnya warga yang terdampak longsor di Kecamatan Latimojong. “Ibu ini kita jemput dari rumahnya yang berjarak 1 jam dari titik penjemputan,” ujarnya. Lihat Juga : Bidan di Prabumulih Diduga Malapraktik Sebabkan Pasien Meninggal Sementara ini, kata Andi Rian, Tim SAR berupaya membuka akses jalan menuju Kecamatan Latimojong yang terputus akibat tertutupi material longsor. “Jalur darat ini, sedang kita upayakan. Banyak jalur yang putus saat dipantau dari udara. Dari kemarin sudah ada 4 alat berat yang bekerja untuk normalisasi jalan,” ungkapnya. Andi Rian menuturkan kendala utama Tim SAR kesulitan mengevakuasi dan menyalurkan bantuan ke warga terdampak bencana, karena banyak jembatan yang putus. “Mau tidak mau, kita harus berpikir mengirimkan bantuan dengan memakai tali dan mengirimkan bantuan satu persatu,” jelasnya. Meski demikian, kata Andi Rian warga yang berada di daerah terisolasi enggan dievakuasi, dan hanya meminta bantuan logistik untuk segera disalurkan. “Bagi yang membutuhkan evakuasi, kita evakuasi, tapi kebanyakan masyarakat disana hanya minta dorongan bantuan logistik. Jadi kita dorong logistik saja kesana. Sehingga kita manfaatkan heli dari AURI yang cukup besar dan sangat efektif, sudah empat ton yang didrop dari atas,” kata dia. (tim, mir/kid) Saksikan Video di Bawah Ini: VIDEO: Banjir dan Longsor, 14 Orang Tewas di Kabupaten Luwu Sulsel KOMENTAR ARTIKEL TERKAIT BNPB: 13 Orang Meninggal Saat Banjir dan Longsor Landa Sulsel Satu Orang Meninggal Akibat Banjir Wajo Sulsel, 12.931 Jiwa Terdampak 12 Desa di Latimojong Luwu Terisolasi Dampak Banjir dan Longsor Kondisi Dampak Banjir di Luwu Diperparah Hujan Deras Ratusan Korban Banjir Luwu Mengungsi di Masjid TOPIK TERKAIT luwu banjir sulawesi selatan walhi Selengkapnya BACA JUGA FOTO: Stadion Brasil Saat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2014 Kebanjiran VIDEO: Penampakan Warga Naik Jetski di Tengah Kota Brasil Imbas Banjir VIDEO: 111 Orang Hilang, Pencarian Korban Banjir Bandang Brasil Lanjut TERPOPULER 01 Rektor Universitas Surakarta Daftar Pilkada Solo Lewat Gerindra Nasional • 1 jam yang lalu 02 Viral Duel Maut di Lapangan Nguwet Temanggung, Istri Ikut Saksikan Nasional • 3 jam yang lalu 03 Profil Dico Politikus Golkar, Bakal Cagub Jateng di Pilkada 2024 Nasional • 4 jam yang lalu 04 Prabowo Hadiri Bimtek dan Rakornas Pilkada PAN Malam Ini Nasional • 1 jam yang lalu 05 Anak Buah Nadiem Soal UKT Naik: PTN Lebih Terjangkau Dibandingkan PTS Nasional • 4 jam yang lalu LAINNYA DARI DETIKNETWORK Simpang Gadog Padat Malam ini, Kendaraan Antre Menuju Puncak Bogor detikcom • 10 menit yang lalu Lowongan KPPS Pilkada 2024 Dibuka, Segini Gaji PPK, PPS & Pentarlih CNBC Indonesia • 21 menit yang lalu Cerita Joy Tobing Menikah dengan Suami TNI, Sempat Tak Direstui Ibunda hingga Jadi Ibu Sambung Haibunda • 1 jam yang lalu Rizky Febian-Mahalini Segera Menikah, Jeffry Reksa Didukung Cepat Halalin Putri Delina Insertlive • 35 menit yang lalu 5 Film Garapan James Cameron Wajib Tonton, Salah Satunya Puncaki Film Terlaris Sepanjang Masa Beautynesia • 35 menit yang lalu Sudah Ditunggu sejak Lama, Kini Butik Gucci Beauty Hadir di Indonesia! Female Daily • 7 jam yang lalu Nasional Teknologi Otomotif Internasional Hiburan Ekonomi Gaya Hidup Olahraga © 2024 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2017 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer
Pemerintah Pusat Mengirimkan Bantuan 40 Ton Beras ke Korban Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan – Jawa Pos Haji Nasional Surabaya Raya Sepak Bola Indonesia Entertainment Berita Daerah Ekonomi Jabodetabek Sports Internasional Sepak Bola Dunia Lifestyle Kesehatan Oto Dan Tekno Features Hobi & Kesenangan Opini Minggu Sisi Lain Art Space Arsitektur Dan Desain Humaniora Infrastruktur Ibu Kota Baru Wisata Dan Kuliner Ternyata Hoax Jawa Pos 75 Tahun berita-sekitar-anda Home Berita Daerah Pemerintah Pusat Mengirimkan Bantuan 40 Ton Beras ke Korban Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan Mahatryatma Firmansyah Kamis, 9 Mei 2024 | 17:54 WIB Bantuan 40 ton beras ke posko induk tanggap darurat banjir dan longsor Sulawesi Selatan. (Sumber Foto : dok sulselprov) JawaPos.com – Pemerintah pusat menunjukkan perhatian besar terhadap bencana banjir dan longsor yang terjadi di enam kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan mengirimkan bantuan 40 ton beras ke Posko Induk Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Sulsel, di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Luwu, pada Kamis, 9 Mei 2024 dini hari tadi. Dilansir dari sulsel, Kamis (9/5) Abdul Malik Faisal, Kepala Dinas Sosial Sulsel, sebagai Satgas Distribusi Bantuan, menginformasikan bahwa bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial dan beberapa Grup BUMN Indonesia seperti BNI dan Pupuk Indonesia. Posko Induk Tanggap Darurat Banjir – Longsor Sulsel menjadi sibuk dengan truk-truk yang memenuhi Lapangan Andi Djemma. Di halaman depan panggung utama Andi Djemma, terlihat mobil pick up yang tersusun rapi, tempat penyimpanan bantuan yang akan disalurkan ke korban terdampak bencana di Kabupaten Luwu dan Wajo. Baca Juga: Bupati Gus Muhdlor Pastikan 60.389 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Beras 10 Kg Selama 6 Bulan Berturut-turut Sebagian besar bantuan, sebanyak 30 ton, didistribusikan di posko induk, sementara 10 ton lainnya disimpan di Bandara Bua untuk diangkut menggunakan helikopter TNI Angkatan Darat ke Kecamatan Latimojong yang belum dapat dijangkau melalui jalur darat. Selain bantuan dari pemerintah pusat, bantuan juga diterima dari pihak swasta seperti PT Menara Sakti Makassar yang mengirimkan langsung 200 dus mie instan, 1 ton beras, dan 200 dus air mineral. Posko Induk Penanganan Bencana Tingkat Provinsi Sulsel ditempatkan di Lapangan Andi Djemma, Kabupaten Luwu, karena 16 desa di Kecamatan Latimojong, Luwu, masih tidak dapat diakses melalui jalur darat karena terputusnya tiga jembatan menuju daerah tersebut. Baca Juga: Pemerintah Resmi Hentikan Sementara Penyaluran Bantuan Beras Jelang Pemilu 2024 Bantuan logistik untuk kebutuhan ribuan warga di 16 desa tersebut diangkut menggunakan helikopter dari TNI, Polri, dan BNPB. Hingga hari kelima setelah bencana melanda enam daerah di Sulsel, telah disalurkan 23 ton bantuan kepada warga terdampak, terutama di Kabupaten Luwu. Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat ini, diharapkan bantuan tersebut segera tersalurkan, khususnya di Kecamatan Latimojong. Sebelumnya, dalam Jumpa Pers pada Rabu, 8 Mei 2024, Malik Faisal menyampaikan bahwa selama proses tanggap darurat, telah terdata 70 instansi yang memberikan sumbangan melalui posko induk di Belopa, baik instansi negara, swasta, maupun perorangan. Baca Juga: Presiden Jokowi Salurkan Bantuan Beras di Bantul dan Resmikan Infrastruktur Inpres Jalan Daerah di Gunungkidul Ditempat lain, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan menyampaikan beberapa faktor utama yang menyebabkan bencana banjir dan longsor di berbagai kabupaten dalam beberapa hari terakhir sebagai berikut. Pertama, menurut pemantauan hujan melalui satelit (zoom.earth), terlihat bahwa daerah sekitar Pegunungan Latimojong (bagian utara Sulawesi Selatan) dan sebagian wilayah timur (teluk bone) telah mengalami hujan dengan intensitas tinggi, berkisar antara 0,5 hingga 8 mm/h dari tanggal 26 April hingga 3 Mei 2024. Halaman: 1 2 Selanjutnya Tags sulsel tanah longsor bencana alam sulawesi selatan korban banjir bantuan beras kabupaten Artikel Terkait Airlangga Hartarto Sebut Bulog Butuh Anggaran Tambahan 19,1 Triliun hingga Bantuan Beras 10 kg di Tahun Depan Pemerintah Sebut Bantuan Beras Akan Diperpanjang hingga 2024 Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali Serahkan Bantuan Beras kepada 93.635 KPM Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang hingga Juni 2024, Badan Pangan Pastikan Tidak Ada Muatan Politis Presiden Jokowi Salurkan Bantuan Beras di Biak Numfor, Ada Sesi Tanya Jawab Berhadiah Sepeda Terkini Pemerintah Pusat Mengirimkan Bantuan 40 Ton Beras ke Korban Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan Kamis, 9 Mei 2024 | 17:54 WIB Pencuri Rel Kereta KAi di Garut Berhasil Ditangkap, Satu Unit Mobil Avanza Turut Diamankan Kamis, 9 Mei 2024 | 16:41 WIB Pria Warga Sriwulan Demak Ditemukan Tergeletak di Tepi Sungai Babon Semarang, Kondisi Tangan Terikat Tali dan Tubuhnya Luka-Luka Kamis, 9 Mei 2024 | 15:56 WIB Satpol PP dan DKPP Surabaya Ambil Langkah Tegas Terkait Penggunaan Alat Nelayan Berbahaya di Perairan Kota Kamis, 9 Mei 2024 | 15:09 WIB Waspada! 10 Anak di Pamekasan Positif Flu Singapura, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan Kamis, 9 Mei 2024 | 14:25 WIB Usai Daftar di PKB, Politisi Golkar ini Juga Daftar ke Gerindra Sebagai Bacabup Pilkada Blora Kamis, 9 Mei 2024 | 11:35 WIB Polda Riau Selidiki Laporan Rektor Unri Terkait Konten Video yang Diunggah Mahasiswa Kamis, 9 Mei 2024 | 10:39 WIB Tiga Jembatan Gantung Putus Diterjang Banjir, 1.500 Rumah Warga Kabupaten OKU Terendam Kamis, 9 Mei 2024 | 10:28 WIB Porsche ”Mengamuk” Tabrak Mobil, Oleng, Nangkring di Tembok Markas Polrestabes Medan Kamis, 9 Mei 2024 | 10:26 WIB Polisi Selidiki Kasus 42 Balita Keracunan Makanan Tambahan di Majene Kamis, 9 Mei 2024 | 10:16 WIB Satpol PP Bali Panggil Oknum Joged Vulgar, Minta Tak Ulangi Kamis, 9 Mei 2024 | 10:04 WIB DJP Kepri Sita Aset Wajib Pajak Senilai Rp 2 Miliar Kamis, 9 Mei 2024 | 09:49 WIB Tarsum Sempat Tanyakan Kondisi Istrinya, Tak Sadar Padahal Sudah Dimutilasi Olehnya Kamis, 9 Mei 2024 | 08:16 WIB KPK Cegah Eks Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Muhaimin Syarif ke Luar Negeri Kamis, 9 Mei 2024 | 08:09 WIB SMAN 2 Dogiyai Pawai Kelulusan Pakai Atribut Bintang Kejora, Sekolah Minta Maaf Kamis, 9 Mei 2024 | 07:55 WIB Infrastruktur Listrik dari PT PLN Hadir, 33 Dusun Terpencil Sulawesi Selatan Menyala 24 Jam! Kamis, 9 Mei 2024 | 07:45 WIB Astra Luncurkan Program Pembinaan di Lebak Melalui Seminar Motivasi Rabu, 8 Mei 2024 | 22:18 WIB Presiden Joko Widodo Resmikan Proyek Budidaya Ikan Nila Salin Kolaborasi Kementerian Kelautan dan Perikanan dan eFishery di Karawang Rabu, 8 Mei 2024 | 20:11 WIB Pemprov Jatim Mulai Benahi 331 Fasum Terdampak Gempa Bumi di Pulau Bawean Rabu, 8 Mei 2024 | 19:46 WIB Pelaku Pembuang Bayi dalam Ember Cucian di Semarang Belum Tertangkap, Polisi Dalami Petunjuk Barang Bukti Rabu, 8 Mei 2024 | 17:59 WIB PT Jawa Pos Grup Multimedia Lantai 10 Gedung Graha Pena Jawa Pos. Jalan Kebayoran Lama 12, Jakarta Selatan 12210 Telepon: 021-53699659 Fax: 021-5349207 info@jawapos.com Tentang Kami Redaksi Info Iklan Karir Kontak © 1996 – 2024 Jawa Pos
Pj Gubernur Sulsel lalui medan sulit temui warga terisolir banjir Luwu – ANTARA News Politik Hukum Ekonomi Metro Sepakbola Olahraga Humaniora Lifestyle Hiburan Nusantara Dunia Infografik Foto Video Tekno Otomotif Warta Bumi Rilis Pers Login English Edition Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Kategori Politik Hukum Ekonomi Metro Sepakbola Olahraga Humaniora Lifestyle Hiburan Nusantara Dunia Infografik Foto Video Tekno Otomotif Warta Bumi Rilis Pers Telaah Karkhas Cegah Hoax Antara Interaktif Mata Indonesia Antara Doeloe Ikuti kami ANTARA Humaniora Pj Gubernur Sulsel lalui medan sulit temui warga terisolir banjir Luwu 9 Mei 2024 18:55 WIB Perjuangan PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat melewati jembatan darurat demi menemui warga terisolir Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Kamis (9/05/2024). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel Perjuangan PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat melewati jembatan darurat demi menemui warga terisolir Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Kamis (9/05/2024). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel Makassar (ANTARA) – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin harus berjibaku melalui medan sulit hingga melewati titian bambu yang difungsikan sebagai jembatan darurat di tengah arus sungai yang sangat deras demi menemui warga terisolir yang berada di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Kamis. Ribuan warga di Kecamatan Latimojong terdampak banjir dan tanah longsor terisolir karena jembatan putus sejak Jumat 3 Mei 2034. “Alhamdulillah, di Latimojong sudah tertangani, bahkan di sana sudah ada posko sebagai pusat pelayanan. Begitu juga kebutuhan seperti sembako dan kebutuhan vital lainnya sudah disediakan setiap saat,” kata Bahtiar usai peninjauan melalui keterangan di Makassar, Kamis. Berdasarkan penentuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 14 hari merupakan waktu tanggap darurat. Sementara untuk penanganan seperti perbaikan jembatan dan perbaikan jalan dipercepat agar bisa tembus ke seluruh daerah terdampak bencana alam melalui jalur darat. Baca juga: Pemprov Sulsel pastikan posko kesehatan optimal layani korban bencana “Kami sudah tetapkan 14 hari darurat bencana. Namun sejauh ini sudah cukup tertangani. Sejumlah wilayah terdampak dan para korban sudah diberikan pelayanan, lebih-lebih pelayanan kesehatan sudah disiapkan tenaga kesehatan maupun obat-obatan,” ucapnya. Selain Kecamatan Latimojong, Bahtiar juga mengunjungi titik banjir dan longsor di Kecamatan Bajo Barat. Turut serta Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Makassar Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M. Bahtiar dan Andi Rahmat mengecek semua posko di Kecamatan Latimojong dan Bajo Barat untuk memastikan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah terdampak bencana alam terpenuhi, terutama sembako, kebutuhan air bersih, pakaian, dan alat penerangan. Baca juga: Basarnas Makassar evakuasi 52 korban banjir Sungai Latimojong Luwu Sekadar informasi, Desa Kadundung, Latimojong terisolir setelah jembatan penghubung dengan sejumlah desa tetangga putus akibat banjir yang melanda pada 3 Mei 2024. Lalu di Desa Pajang, longsor mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia. Kemudian di Desa Saronda, Kecamatan Bajo Barat, ada sejumlah rumah dan fasilitas umum hanyut terbawa arus banjir. Begitupun di Desa Bone Lemo, tercatat delapan rumah hanyut, sembilan rumah rusak parah, lima rumah terendam, dan hampir 60 persen akses air bersih masyarakat setempat belum terpenuhi. Baca juga: 16 desa terisolir di Luwu jadi perhatian khusus BNPB Pewarta: Nur Suhra Wardyah Editor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2024 Tags: banjir luwu longsor luwu bencana sulsel pj gubernur sulsel warga terisolir korban banjir Terkait Pemprov Sulsel pastikan posko kesehatan optimal layani korban bencana 7 jam lalu Pemerintah Pusat kirim bantuan 40 ton beras untuk bencana Sulsel 9 jam lalu Infografik Bantuan untuk korban banjir dan longsor di Luwu 11 jam lalu Pemprov Sulsel beri pendampingan “trauma healing” bagi korban bencana Kemarin 19:07 27 korban banjir dari daerah terisolasi dibawa ke rumah sakit Luwu Kemarin 18:03 Walhi beri empat rekomendasi imbas bencana yang tewaskan 13 warga Luwu Kemarin 16:02 Pangdam XIV/HSN bantu turunkan tim trauma healing ke Luwu Kemarin 06:05 Basarnas Makassar evakuasi 52 korban banjir Sungai Latimojong Luwu Kemarin 22:01 Satgas Gulben TNI AL bantu cari dan evakuasi korban bencana di Luwu Kemarin 21:12 16 desa terisolir di Luwu jadi perhatian khusus BNPB 7 Mei 2024 BNPB beri bantuan Dana Siap Pakai Rp2,5 miliar untuk bencana di Sulsel 7 Mei 2024 Basarnas: Korban banjir Luwu jadi 13 orang, dua baru ditemukan 7 Mei 2024 Terpopuler – Humaniora Kota Mataram dan Bali diguncang gempa 5,2 Magnitudo Kemarin 05:59 Info Haji 2024 Menag imbau calon jamaah haji siapkan kebugaran fisik Kemarin 13:04 Unesco tetapkan tiga warisan dokumenter RI sebagai Memory of the World 23 jam lalu Gunung Ibu di Halmahera erupsi, semburkan abu setinggi 2.000 meter Kemarin 05:12 Diisukan jadi Menkeu, Menkes: Aku mau jadi Menteri Penerangan Kemarin 18:58 Lihat Juga Presiden harap Hari Kenaikan Yesus Kristus jadi inspirasi nilai kasih 4 jam lalu USU: Kenaikan uang kuliah tunggal sesuai Permendikbudristek 4 jam lalu Sejarawan: Tambo Tuanku Imam Bonjol berisikan sejarah Indonesia 5 jam lalu Menhub pastikan pekan depan atribut pangkat di STIP dihilangkan 7 jam lalu Tokoh agama ajak jaga toleransi di momen Kenaikan Yesus Kristus 7 jam lalu Unesco tetapkan tiga warisan dokumenter RI sebagai Memory of the World 23 jam lalu Perpusnas nilai Indonesia Emas bisa dicapai SDM dengan literasi kuat Kemarin 12:39 Presiden: Pemerintah bangun sumur pompa untuk antisipasi kemarau Kemarin 12:15 KemenPPPA kawal penanganan kasus suami bunuh istri di Minahasa Selatan Kemarin 11:29 Info Haji 2024 437 PPIH diberangkatkan ke Arab Saudi untuk persiapan sambut jamaah Kemarin 11:22 Komisi X DPR usul tinjauan tahunan, pastikan KIP Kuliah tepat sasaran 7 Mei 2024 Info Haji Kemenag umumkan daftar penempatan hotel jamaah di Makkah dan Madinah 7 Mei 2024 Unduh Mobile Apps untuk iOS dan Android Bahasa Jelajahi ANTARA News Politik Hukum Ekonomi Metro Sepakbola Olahraga Humaniora Lifestyle Hiburan Nusantara Dunia Infografik Foto Video Tekno Otomotif Warta Bumi Rilis Pers Telaah Karkhas Cegah Hoax Antara Interaktif Mata Indonesia Antara Doeloe RSS Tentang Kami Ketantuan Penggunaan Kebijakan Privasi Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber ANTARA Foto korporat.antaranews.com Copyright © 2024 ANTARA
Pemerintah Pusat Kirim Bantuan 40 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sulsel Skip to main content Home Profil Visi Misi Profil Gubernur Profil Provinsi Data Kepegawaian Profil Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan TUGAS DAN FUNGSI PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Struktur Organisasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Ragam Informasi Gubernur Pengumuman Sekda Dinas Badan Biro Pemprov Asisten Artikel Redaksi Produk Hukum Keputusan Gubernur 2013 Peraturan Gubernur 2014 Daftar Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Rekapitulasi Perda Prov. Sulsel Peraturan Daerah PERATURAN GUBERNUR 2017 Potensi Daerah Perkebunan KOMODITI SERE KOMODITI KOPI KOMODITI KOPI ARABIKA KOMODITI KOPI ROBUSTA KOMODITI KELAPA KOMODITI KELAPA HYBRIDA KOMODITI KELAPA DALAM KOMODITI PALA KOMODITI TEMBAKAU KOMODITI TEBU KOMODITI SAWIT KOMODITI LADA KOMODITI JAMBU METE KOMODITI CENGKEH KOMODITI KAKAO Pertambangan Perikanan & Kelautan Kehutanan Pertanian Data Lahan Pertanian dan Data Seri TPH 2008 – 2016 Luas Tanam dan Panen Jan-Sept 2018 Peternakan Kabupaten/Kota PPID AKSI PPK IPKD Home Profil Visi Misi Profil Gubernur Profil Provinsi Data Kepegawaian Profil Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan TUGAS DAN FUNGSI PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Struktur Organisasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Ragam Informasi Pengumuman Sekda Dinas Badan Biro Pemprov Asisten Artikel Redaksi Staf Ahli Kepala Dinas Redaksi Produk Hukum Keputusan Gubernur 2013 Peraturan Gubernur 2014 Daftar Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Rekapitulasi Perda Prov. Sulsel Peraturan Daerah PERATURAN GUBERNUR 2017 Potensi Daerah Perkebunan KOMODITI SERE KOMODITI KOPI KOMODITI KOPI ARABIKA KOMODITI KOPI ROBUSTA KOMODITI KELAPA KOMODITI KELAPA HYBRIDA KOMODITI KELAPA DALAM KOMODITI PALA KOMODITI TEMBAKAU KOMODITI TEBU KOMODITI SAWIT KOMODITI LADA KOMODITI JAMBU METE KOMODITI CENGKEH KOMODITI KAKAO Pertambangan Perikanan & Kelautan Kehutanan Pertanian Data Lahan Pertanian dan Data Seri TPH 2008 – 2016 Luas Tanam dan Panen Jan-Sept 2018 Peternakan Kabupaten/Kota PPID AKSI PPK IPKD Copyright Diskominfo-SP Sulsel – All right reserved Home Berita Pemerintah Pusat Kirim Bantuan 40 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sulsel Pemerintah Pusat Kirim Bantuan 40 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sulsel Pemerintah Pusat Kirim Bantuan 40 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sulsel by Admin 09 May 2024 462 pengunjung Luwu, sulselprov.go.id – Pemerintah pusat menaruh perhatian besar terhadap bencana banjir dan longsor yang terjadi di enam kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel). Kepedulian ini ditunjukkan melalui bantuan 40 ton beras yang dikirim ke Posko Induk Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Sulsel, di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Luwu, Kamis dini hari, 9 Mei 2024. Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, mengungkapkan, bantuan tersebut berasal dari Kementrian Sosial dan Grup BUMN Indonesia seperti BNI dan Pupuk Indonesia. “Alhamdulillah, Kamis dini hari tadi kami menerima bantuan 40 ton beras dari pemerintah pusat, yang bersumber dari Kementrian Sosial serta BUMN Indonesia,” kata Malik Faisal selaku Satgas Distribusi Bantuan. Kesibukan terlihat di Posko Induk Tanggap Darurat Banjir – Longsor Sulsel. Jejeran truk memenuhi Lapangan Andi Djemma. Nampak juga mobil pick up berjejer rapi di halaman depan panggung utama Andi Djemma, tempat menyimpan bantuan yang akan disalurkan ke korban terdampak bencana di Kabupaten Luwu dan Wajo. “Sebanyak 30 ton didrop di posko induk, sedangkan 10 ton sengaja ditaruh di Bandara Bua karena akan diangkut menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Darat ke Kecamatan Latimojong, karena belum bisa diakses melalui jalur darat,” jelas Malik. Selain bantuan dari pemerintah pusat, ungkap Malik, juga telah diterima bantuan dari pihak swasta seperti PT Menara Sakti Makassar yang mengantar langsung 200 dus mie instan, 1 ton beras, serta 200 dus air mineral. Diketahui, Posko Induk Penanganan Bencana Tingkat Provinsi Sulsel dipusatkan di Lapangan Andi Djemma, Kabupaten Luwu. Hingga saat ini, masih ada 16 desa di Kecamatan Latimojong, Luwu, yang tidak bisa diakses melalui jalur darat akibat terputusnya tiga jembatan yang menuju ke daerah di kaki gunung tersebut. Bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan ribuan warga di 16 desa tersebut diangkut menggunakan helikopter dari TNI dan Polri, serta BNPB. Malik Faisal mengungkapkan, hingga hari kelima pasca bencana yang melanda enam daerah di Sulsel, pihaknya telah menyalurkan 23 ton bantuan kepada warga terdampak, khususnya di Kabupaten Luwu. Dengan hadirnya bantuan dari pemerintah pusat ini, maka bantuan tersebut akan segera tersalurkan, khususnya di Kecamatan Latimojong. “Insya Allah bantuan ini segera tersalurkan dan kami telah melakukan koordinasi untuk segera menyalurkan bantuan tersebut ke daerah terdampak lainnya. Termasuk yang berasal dari donatur lain” ujar Malik. Sebelumnya saat Jumpa Pers, Rabu, 8 Mei 2024, Malik Faisal menyampaikan bahwa selama proses tanggap darurat sudah terdata 70 instansi yang memberikan sumbangan melalui posko induk di Belopa. Instansi tersebut baik instansi negara, swasta maupun perorangan. (*) Kategori OPD Forkopimda pemprov RS Artikel Yang Berkaitan Pj Sekda Sulsel Pastikan Pemenuhan Pangan dan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor 03 May 2024 Nobar di Rujab Gubernur, Pj Sekprov : Support Pemerintah Provinsi Sulsel untuk Timnas Garuda Muda 30 Apr 2024 Pemprov Sulsel Ingatkan Kabupaten Kota Siapkan Cadangan Pangan 29 Apr 2024 Pj Sekda Pimpin Rakor Lintas Perangkat Daerah Asisten 1, Ingatkan Maksimalkan Pelayanan 27 Apr 2024 Buka Musrenbang Tematik, Pj Sekda Sulsel Harap Tidak Sekedar Wacana 25 Apr 2024 Peringatan 28 Tahun Otoda, Pj Sekda Sulsel: Beri Dampak Positif untuk Kemajuan Daerah 25 Apr 2024 Hadiri HBH PSBM XXIV, Pj Sekda: Saudagar Bugis Makassar Jadi Spirit Kemajuan Ekonomi Nasional 21 Apr 2024 Berita Terpopuler 8 Program Prioritas Pj. Gubernur Sulsel Oct 22, 2024 7 Sosial Media Berita Trakhir Pj Sekda Sulsel Pastikan Pemenuhan Pangan dan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor Nobar di Rujab Gubernur, Pj Sekprov : Support Pemerintah Provinsi Sulsel untuk Timnas Garuda Muda Pemprov Sulsel Ingatkan Kabupaten Kota Siapkan Cadangan Pangan Pj Sekda Pimpin Rakor Lintas Perangkat Daerah Asisten 1, Ingatkan Maksimalkan Pelayanan Buka Musrenbang Tematik, Pj Sekda Sulsel Harap Tidak Sekedar Wacana Peringatan 28 Tahun Otoda, Pj Sekda Sulsel: Beri Dampak Positif untuk Kemajuan Daerah Hadiri HBH PSBM XXIV, Pj Sekda: Saudagar Bugis Makassar Jadi Spirit Kemajuan Ekonomi Nasional Berita Populer Lewati Titian Bambu di Tengah Deras Arus Sungai, Pj Gubernur Bahtiar Temui Warga Korban Bencana di Latimojong dan Bajo Barat Admin 09 May 2024 Lewati Titian Bambu di Tengah Deras Arus Sungai, Pj Gubernur Bahtiar Temui Warga Korban Bencana di Latimojong dan Bajo Barat 09 May 2024 Sadar Pentingnya Literasi Digital, DWP Sulsel Sosialisasi “Bijak Bersosial Media” 09 May 2024 Pemerintah Pusat Kirim Bantuan 40 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sulsel 09 May 2024 TNI AU Dirikan Posko Satgasud di Posko Induk Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Andi Djemma Kabupaten Luwu 09 May 2024 Literasi Digital, Sultan Rakib: Jangan Biarkan Jempol Mengalahkan Pikiran Kita 09 May 2024 Diskominfo Sulsel Target SPBE 24 Kabupaten/Kota di Sulsel Berpredikat BAIK 08 May 2024 Libur Nasional Mei Samsat di Sulsel Tetap Buka 08 May 2024 About Us Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Jenderal Urip Sumoharjo No. 269 +(0411) 453192 admin@sulselprov.go.id Ragam Informasi Gubernur Sekda Dinas Badan Biro Pemprov Asisten Artikel Redaksi Staf Ahli Kepala Dinas Redaksi Pejabat Pemerintah Copyright © Dikelola oleh Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan
Legislator Wajo Soroti Penebangan Pohon Picu Banjir, Desak Rehabilitasi Hutan Home Berita Sepakbola Hukum & Kriminal Budaya Wisata Kuliner Bisnis Sulsel Ewako Foto Video Indeks Halo Detiker Masuk/Daftar detikcom Terpopuler Kirim Tulisan Live TV detikPemilu NEW Kategori Berita detikNews detikFinance detikInet detikHot detikSport Sepakbola detikOto detikTravel detikFood detikHealth Wolipop DetikX 20Detik detikFoto detikEdu detikHikmah detikProperti detikPop NEW Daerah detikJateng detikJatim detikJabar detikSulsel detikSumut detikBali detikSumbagsel detikJogja NEW Layanan Pasang Mata adsmart Forum detikEvent Trans Snow World Trans Studio berbuatbaik.id ziswafctarsa.id Detik Network CNN Indonesia CNBC Indonesia Hai Bunda InsertLive Beautynesia Female Daily CXO Media detikSulsel Berita Legislator Wajo Soroti Penebangan Pohon Picu Banjir, Desak Rehabilitasi Hutan Agung Pramono – detikSulsel Kamis, 09 Mei 2024 18:20 WIB BAGIKAN Komentar Foto: Banjir di Kabupaten Wajo, Sulsel. (Agung Pramono/detikSulsel) Wajo – Anggota DPRD Kabupaten Wajo Elfrianto menyoroti penebangan pohon yang membuat hutan menjadi gundul sehingga memicu terjadinya banjir. Elfrianto pun mendesak Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan rehabilitasi hutan untuk mencegah bencana ini terulang. “Wajo, Luwu dan daerah lain hanya kena dampaknya karena di hulu hutan di gunung gundul karena dilakukan penebangan pohon untuk pembukaan perkebunan, pemakaian kayu, dan tambang. Wajo dan Sidrap itu penebangan pohon untuk Luwu tambang di Latimojong,” ujar Elfrianto kepada detikSulsel , Kamis (9/5/2024). Elfrianto mengatakan, pemerintah harus mengedepankan mitigasi bencana sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Dia menjelaskan, mitigasi merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana. “Maka dari itu pemerintah dan seluruh stakeholder harus memikirkan dan ada tindakan kongkrit ke depan bagaimana cara mencegah banjir yang terjadi di Sulsel,” ucapnya. Menurut Elfrianto, pemerintah harus meningkatkan pengawasan dan penegakan regulasi. Fungsi hutan dan lahan harus dikembalikan sebagai daerah serapan air. “Pemerintah Sulsel harus melakukan koordinasi lintas pemerintah kabupaten untuk melakukan rehabilitasi hutan, normalisasi sungai dan sanksi perusahaan/oknum yang melakukan penebangan liar dan tambang,” tegas Elfrianto. “Selain itu luapan air yang mengalir di sungai yang ada di Wajo dan Luwu bisa dimanfaatkan untuk air bersih, pertanian, dan perkebunan. Sistem Drainase yang ada di pemukiman harus diperbaiki dengan baik agar tidak terjadi genangan air dan mengalir dengan lancar,” sambungnya. Dia menyebut, hampir setiap tahun banjir di Wajo bagian utara utamanya di Kecamatan Keera dan Pitumpanua. Dia juga berharap agar ditempatkan tim SAR di wilayah Pelabuhan Bangsalae, Siwa, agar evakuasi bisa cepat dilakukan. “Bukan hanya menangani banjir tapi juga untuk tindakan secepatnya masyarakat yang tenggelam di sungai, nelayan di laut, masyarakat yang tenggelam di laut kalau rekreasi, dan kecelakaan di pelabuhan penyeberangan,” sebutnya. Baca juga: Sulsel Wilayah Terdampak Bencana Tertinggi di Luar Jawa Imbas Cuaca Ekstrem Elfrianto lantas menyinggung kejadian tahun 2015 saat kapal fiber tenggelam di laut penyeberangan Pelabuhan Siwa dan Tobaku menelan ratusan jiwa. Selanjutnya pada tahun 2019, siswa dan masyarakat tenggelam meninggal di Pelabuhan Bangsalae siwa. Pada tahun 2022, nelayan 2 orang tenggelam sampai sekarang mayat tidak ditemukan dan 2023 seorang anak tenggelam di sungai dan meninggal. “Semuanya terlambat penanganan karena menunggu Tim SAR dan perahu karet dari Sengkang dan kabupaten tetangga,” jelas Efrianto. Baca juga: Dugaan Aktivitas Tambang Emas-Lahan Kritis Penyebab Longsor di Luwu Dia juga meminta agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siwa direlokasi. Menurutnya, lokasi rumah sakit itu tidak representatif lagi karena masuk dalam wilayah rawan bencana banjir. “Maka dari itu kepada pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten mohon RSUD Siwa sudah tidak layak, harus direlokasi di tempat yang tidak terkena banjir, kasihan pasien setiap tahun merasakan harus dipindahkan karena banjir dan fasilitas RS Siwa banyak yang rusak,” bebernya. Diketahui, banjir bandang menerjang Kabupaten Wajo pada Jumat (3/5). Insiden ini mengakibatkan satu warga meninggal dunia. Simak Video ” ASN di Jeneponto Sulsel Ditangkap Usai Jadi Pengedar Narkoba ” (sar/ata) banjir di wajo wajo sulsel BAGIKAN Komentar Berita Terkait BNPB: 155 Korban Banjir-Longsor di Luwu Mengungsi ke Masjid Kondisi Pascabanjir Bandang di Luwu Asrinya PLTA Balambano di Luwu Timur Sulsel Berita detikcom Lainnya Warga Kota Depok Wisata Long Weekend Naik Kereta: Sekalian Edukasi Anak detikNews | Kamis, 09 Mei 2024 19:25 WIB Bebankan Banyak Biaya Tak Terduga ke Pengunjung, Restoran Ini Dikritik detikFood | Kamis, 09 Mei 2024 19:00 WIB AS Paksa ByteDance Jual TikTok yang Harganya Ribuan Triliun, Siapa Mampu Beli? detikFinance | Kamis, 09 Mei 2024 20:00 WIB Susunan Pemain Indonesia Vs Guinea: Ferarri, Komang, Nathan di Belakang Sepakbola | Kamis, 09 Mei 2024 19:20 WIB Sudah Berusia 20 Tahun, Segini Populasi Daihatsu Xenia di Indonesia detikOto | Kamis, 09 Mei 2024 20:13 WIB Cerita ARMY Kalap di BTS Pop Up: Monochrome Jakarta, Belanja Hingga Rp 5 Juta Wolipop | Kamis, 09 Mei 2024 17:00 WIB Berita Terpopuler #1 Link Live Streaming Playoff Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea Malam Ini detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 19:30 WIB #2 Laga Playoff Timnas U-23 Indonesia vs Guinea Jam Berapa? Cek di Sini! detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 16:30 WIB #3 Jadwal Kick Off Indonesia Vs Guinea U-23 di Perebutan Tiket Olimpiade Paris detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 17:45 WIB #4 Daftar Susunan Pemain Indonesia Vs Guinea: Ferarri-Komang Tumpuan di Belakang detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 19:35 WIB #5 Daftar Negara Lolos ke Olimpiade Paris 2024: Menyusul Indonesia atau Guinea? detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 17:00 WIB Video 01:49 Update Kasus Tewasnya Mahasiswa IAIN Gorontalo saat Pengkaderan Selasa, 07 Mei 2024 08:30 WIB 01:42 Camat di Pohuwato Gorontalo Keciduk Diduga Nyabu di Rumah Dinas Sabtu, 04 Mei 2024 12:13 WIB 01:24 Penampakan Banjir Bandang-Longsor Terjang 6 Kecamatan di Luwu Jumat, 03 Mei 2024 16:59 WIB 02:16 Arahan Jokowi ke Jajaran Menteri Terkait Erupsi Gunung Ruang Jumat, 03 Mei 2024 15:39 WIB Foto 5 Foto Potret Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bajoe Bone-Kolaka Minggu, 14 Apr 2024 19:45 WIB 5 Foto Potret Evakuasi 19 Korban Longsor di Tator hingga 15 Orang Ditemukan Tewas Minggu, 14 Apr 2024 18:23 WIB detikNetwork CNBC Indonesia Lowongan KPPS Pilkada 2024 Dibuka, Segini Gaji PPK, PPS & Pentarlih Kamis, 09 Mei 2024 20:15 WIB CNN Indonesia LIVE REPORT: Indonesia vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024 Kamis, 09 Mei 2024 19:44 WIB Beautynesia 5 Film Garapan James Cameron Wajib Tonton, Salah Satunya Puncaki Film Terlaris Sepanjang Masa Kamis, 09 Mei 2024 20:00 WIB Female Daily Sudah Ditunggu sejak Lama, Kini Butik Gucci Beauty Hadir di Indonesia! Kamis, 09 Mei 2024 13:00 WIB HaiBunda Cerita Joy Tobing Menikah dengan Suami TNI, Sempat Tak Direstui Ibunda hingga Jadi Ibu Sambung Kamis, 09 Mei 2024 19:20 WIB InsertLive Rizky Febian-Mahalini Segera Menikah, Jeffry Reksa Didukung Cepat Halalin Putri Delina Kamis, 09 Mei 2024 20:00 WIB part of Redaksi Pedoman Media Siber Karir Kotak Pos Info Iklan Privacy Policy Disclaimer Download aplikasi detikcom Copyright @ 2024 detikcom, All right reserved
Berita dan Informasi Banjir sulsel Terkini dan Terbaru Hari ini – detikcom MENU detikcom Terpopuler Kirim Tulisan Live TV detikPemilu NEW Kategori Berita detikNews detikFinance detikInet detikHot detikSport Sepakbola detikOto detikTravel detikFood detikHealth Wolipop DetikX 20Detik detikFoto detikEdu detikHikmah detikProperti detikPop NEW Daerah detikJateng detikJatim detikJabar detikSulsel detikSumut detikBali detikSumbagsel detikJogja NEW Layanan Pasang Mata adsmart Forum detikEvent Trans Snow World Trans Studio berbuatbaik.id ziswafctarsa.id Detik Network CNN Indonesia CNBC Indonesia Hai Bunda InsertLive Beautynesia Female Daily CXO Media Berita dan Informasi Banjir sulsel Terkini dan Terbaru Hari ini – detikcom Semua Berita Berita Foto detikSulsel Senin, 06 Mei 2024 22:56 WIB Pemkab Selayar Imbau ASN Patungan Bantu Korban Banjir-Longsor di Sulsel Pemkab Kepulauan Selayar mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh ASN untuk patungan membantu korban banjir dan longsor di beberapa kabupaten di Sulsel. detikSulsel Minggu, 05 Mei 2024 10:00 WIB Pj Gubernur Sulsel Atensi Khusus 3.000 Warga Luwu Terisolasi Imbas Longsor Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin memberi atensi khusus terhadap 3.000 warga di Kecamatan Latimojong yang terisolasi imbas banjir dan longsor. detikSulsel Selasa, 02 Apr 2024 13:24 WIB Banjir Terjang 2 Desa di Luwu Utara, 205 Kepala Keluarga Terdampak Banjir menerjang dua desa di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bencana hidrometerologi itu mengakibatkan 250 kepala keluarga (KK) terdampak. detikSulsel Jumat, 17 Feb 2023 11:07 WIB BPBD Sulsel Catat 7.460 KK Terdampak Bencana Imbas Cuaca Ekstrem di 8 Wilayah BPBD Sulsel mencatat 7.460 KK terdampak bencana akibat cuaca ekstrem. Warga yang terdampak mulai dari banjir, angin kencang, hingga longsor. detikSulsel Kamis, 02 Feb 2023 21:59 WIB Banjir Rendam Puskesmas di Barru, Pasien Panik hingga Dievakuasi Banjir merendam Puskesmas Bojo, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel). Banjir tersebut menyebabkan pasien terpaksa harus dievakuasi. detikSulsel Senin, 26 Des 2022 19:25 WIB Banjir-Longsor Terjang 17 Wilayah di Sulsel, 14.067 Rumah Warga Terdampak BPBD Sulsel melaporkan bencana banjir dan longsor terjadi 17 kabupaten/kota imbas cuaca buruk. Akibatnya, 14.067 rumah warga terdampak. Penampakan Banjir Soppeng Dipicu Cuaca Ekstrem hingga 2 Rumah Hanyut Tim SAR Terus Cari Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sulsel Momen Wapres JK Tinjau Lokasi Banjir di Sulawesi Selatan Maros Sulsel Lumpuh, Pasien dengan Infus Tembus Banjir Potret Banjir Lumpuhkan Jalur Trans Sulawesi dan Kepung Sulsel detikSulsel Minggu, 25 Des 2022 20:37 WIB Terobos Banjir, Mak Ganjar Bagikan Bantuan untuk Warga Sulsel Ratusan paket sembako dan makanan dibagikan kepada warga di Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep. detikSulsel Minggu, 25 Des 2022 09:50 WIB 8 Bencana Terjang Berbagai Daerah di Sulsel Imbas Cuaca Ekstrem Sejumlah wilayah di Sulsel diterjang bencana hidrometeorologi imbas cuaca ekstrem. BMKG memprakirakan cuaca buruk masih berlangsung hingga hari ini. detikSulsel Minggu, 18 Des 2022 10:15 WIB 5 Wilayah di Sulawesi Dilanda Banjir dan Longsor: Jalan Putus-Warga Terisolir Longsor dan banjir menerjang sejumlah wilayah di Sulawesi. Situasi tersebut menyebabkan akses jalan utama terputus sehingga membuat warga terisolir. detikNews Kamis, 06 Okt 2022 14:41 WIB Ribuan Warga Palopo Terdampak Banjir dan Tanah Longsor! Ribuan kepala keluarga di lima kecamatan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, terdampak banjir dan tanah longsor. 1 2 3 4 5 Tag Terkait: #banjir makassar #banjir #sulsel #biromakassar #makassar #bnpb #sulawesi selatan #longsor gowa #longsor sulsel #maros part of Connect With Us Copyright @ 2024 detikcom. All right reserved Kategori detikNews detikEdukasi detikFinance detikInet detikHot detikSport Sepakbola detikOto detikProperti detikTravel detikFood detikHealth Wolipop detikX 20Detik detikFoto detikHikmah detikPop Layanan Pasang Mata Adsmart Forum detikEvent detikPoint Trans Snow World Trans Studio Informasi Redaksi Pedoman Media Siber Karir Kotak Pos Media Partner Info Iklan Privacy Policy Disclaimer Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Banjir di Sulsel tewaskan belasan orang, pemerintah dinilai tidak sentuh ‘mitigasi risiko’ – BBC News Indonesia Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi dan Cookies kami Kami melakukan sejumlah perubahan penting terkait Kebijakan Privasi dan Cookies dan kami ingin memberitahu Anda, apa arti langkah ini bagi Anda dan data Anda. OKE Coba lihat apa yang berubah Close privacy banner Beri tahu kami Anda jika setuju dengan pengambilan data melalui AMP. Kami dan para mitra kami menggunakan teknologi, seperti cookies , dan mengumpulkan data rambanan untuk memberikan Anda pengalaman daring terbaik dengan konten dan iklan yang ditampilkan disesuaikan dengan keperluan Anda. Mohon beritahu kami bila Anda setuju. Terima pengambilan data dan lanjutkan Atur pengaturan saya Close cookie banner Atur persetujuan pengaturan di halaman AMP Pengaturan itu berlaku pada halaman AMP saja. Anda mungkin akan ditanya lagi untuk mengatur preferensi ketika Anda mengunjungi halaman non-AMP BBC. Halaman ponsel yang Anda kunjungi dibuat dengan menggunakan teknologi AMP Google Pengambilan data sangat diperlukan Agar situs kami tetap berjalan, kami menyimpan sejumlah informasi terbatas dalam perangkat Anda tanpa persetujuan Anda. Baca lebih jauh tentang informasi penting yang kami simpan di perangkat Anda untuk memastikan situs kami berjalan. Kami menggunakan penyimpanan lokal untuk menyimpan preferensi yang Anda pilih dalam perangkat Anda. Pengambilan data opsional Bila Anda menyetujui pengambilan data pada halaman AMP, Anda mengizinkan kami menampilkan preferensi iklan Anda, yang relevan bagi Anda bila Anda berada di luar Inggris. Baca lebih lanjut bagaimana kami menyesuaikan iklan di BBC dan mitra-mira iklan kami. Anda dapat memilih untuk tidak menerima iklan yang disesuaikan dengan pilihan Anda dengan mengeklik “Tolak pengambilan data dan lanjutkan” di bawah ini. Anda tetap dapat melihat iklan, namun tak sesuai dengan pilihan Anda. Anda dapat mengubah pengaturan dengan mengeklik “Pilihan iklan/Jangan sebarkan informasi saya” di catatan kaki, kapan saja. Terima pengambilan data dan lanjutkan Tolak pengambilan data dan lanjutkan Close cookie banner BBC News, Indonesia Langsung ke konten Kategori Berita Indonesia Dunia Viral Liputan Mendalam Majalah Berita Indonesia Dunia Viral Liputan Mendalam Majalah Iklan Belasan orang meninggal akibat banjir di Sulsel, pemerintah dinilai tidak sentuh ‘mitigasi risiko’ Sumber gambar, Antara Foto Keterangan gambar, Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (3/5/2024). 4 Mei 2024 Sedikitnya 15 orang meninggal dunia dan ribuan lainnya diungsikan akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan, pada Jumat (03/05). Pakar kebencanaan menilai pemerintah daerah dan pusat belum menyentuh mitigasi risiko sehingga jatuhnya korban akibat bencana alam bisa dihindari. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 14 orang meninggal dunia di Kabupaten Luwu akibat tertimbun longsor dan terseret banjir. Adapun satu orang lainnya meninggal dunia di Kabupaten Sidenreng Rappang atau lazim disebut Sidrap. Selain Kabupaten Luwu dan Sidrap, bencana banjir telah melanda Kabupaten Wajo, Sinjai, Enrekang, Pinrang, dan Soppeng. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel melaporkan bahwa Luwu adalah kabupaten yang paling parah terpapar banjir. Terdapat 13 kecamatan di kabupaten itu yang terendam banjir. Iklan Hingga Sabtu (4/5) pukul 09.00 WIB, sebanyak 2.052 kepala keluarga terdampak dan 115 jiwa di Kabupaten Luwu mengungsi di beberapa masjid dan rumah kerabat. Lewatkan Artikel-artikel yang direkomendasikan dan terus membaca Artikel-artikel yang direkomendasikan ‘Kapan kita bisa pulang? – Warga hampir sebulan mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Gunung Marapi erupsi: Jumlah korban meninggal 23 jiwa, pencarian dihentikan Gempa Garut M6,2 ‘Seperti ada raksasa berjalan‘ – Apa saja yang diketahui sejauh ini? Petir dan puting beliung di Jawa Barat, banjir di Jawa Tengah dan Lampung – Mengapa cuaca ekstrem terjadi dan sampai kapan? Akhir dari Artikel-artikel yang direkomendasikan “Kerugian materil terdata kaji cepat antara lain sebanyak 1.943 unit rumah terdampak, 109 unit rumah rusak berat, 42 unit rumah hanyut, empat titik ruas jalan terdampak, satu unit jembatan terdampak, 14 unit kendaraan roda dua dan empat terdampak, serta lahan persawahan dan perkebunan warga terdampak,” sebut keterangan BNPB dan BPBD Sulsel. Basarnas Sulsel mengatakan telah mengerahkan puluhan personel dari Kota Makassar dan daerah lain ke sejumlah lokasi bencana. Warga ‘takut’ bencana susulan Takdir (38) warga di Desa Kasibiang, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, mengaku “ketakutan” pada ancaman banjir susulan. Menurut Takdir, warga di desanya mulai waspada karena ada titik longsor di pegunungan dekat desa. “Kita tetap waspada karena di wilayah pegunungan ada beberapa titik longsor. Jangan sampai tiba-tiba datang air bah,” paparnya kepada wartawan Darul Amri yang melaporkan untuk BBC News Indonesia. Sumber gambar, Antara Foto Keterangan gambar, Foto udara suasana permukiman yang terdampak banjir di Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Sabtu (4/5/2024). Takdir menyebut sanak saudaranya yang tinggal di Desa Malela Suli sudah mengungsi sejak siang hingga malam. Ada yang ke rumah keluarga terdekat atau masjid terdekat. “Sudah banyak yang dievakuasi. Kendaraan tidak bisa masuk, biar motor trail susah tembus karena jalan itu lumpur sampai di atas lutut,” kata Takdir. BMKG keluarkan tanda siaga bencana selama tiga hari di Sulsel Kekhawatiran Takdir cukup beralasan mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wil. IV Makassar telah mengeluarkan tanda siaga selama tiga hari ke depan untuk wilayah bencana. Baca juga: Tanah longsor di Tana Toraja menewaskan 20 warga, bagaimana cara antisipasi tanah longsor? Taiwan sigap menghadapi gempa – Pelajaran apa yang bisa dipetik Indonesia? Prakirawan BMKG IV Makassar, Amhar Ulfiana, menyebutkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah daerah. “Untuk hari ini kami masih berikan peringatan siaga, di atas waspada. Ada tiga tingkatan: waspada, siaga, kemudian awas,” jelasnya. Peringatan siaga diberikan karena intensitas hujan diperkirakan masih lebat hingga sangat lebat. “Seperti banjir dan tanah longsor kami tetap kasih siaga untuk besok dan lusa,” tambah Amhar. Pemprov Sulsel dikritik tidak menyentuh mitigasi risiko Lewati Podcast dan lanjutkan membaca Investigasi: Skandal Adopsi Investigasi untuk menyibak tabir adopsi ilegal dari Indonesia ke Belanda di masa lalu Episode Akhir dari Podcast Ketua Research Institute of Disaster Engineering Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Ardy Arsyad, menilai Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan masih berfokus pada sektor hilir, yaitu evakuasi. “Nanti terjadi longsor baru turun ramai-ramai bikin gawat darurat, emergency, evakuasi, rehabilitasi. Tapi ada yang kurang, menurut saya, mitigasi risiko (atau) manajemen resiko. Itu tidak tersentuh dari semua pihak,” ungkap Ardy Arsyad. Menurut Ardy, seharusnya pemerintah melakukan pencegahan, salah satunya pendataan daerah-daerah yang rawan bencana. “Masalahnya sekarang ada daerah yang rawan longsor tapi terlalu regional, tidak detail. Misalnya dikatakan Toraja Utara itu rawan longsor, tapi masyarakat itu mau tahu di mana saja daerah rawan, kalau bisa tingkat RT dan RW,” tegasnya. Baca juga: Banjir dan longsor di Sumbar ungkap praktik ‘deforestasi yang makin luas di Taman Nasional Kerinci Seblat’ Banjir Demak: Apa penyebabnya dan sampai kapan hujan ekstrem melanda? Selain harus mempunyai data, Pemprov Sulsel perlu membuat peta risiko, kata Ardy. Apalagi, tambahnya, rata-rata daerah yang risiko bencananya cukup tinggi memiliki kontur tanah yang labil, ditambah adanya pembukaan lahan dan perubahan iklim. “Jadi usulan saya pemerintah ini harus membuat buku manual atau buku saku bagi masyarakat yang hidup di daerah lereng, dan itu disosialisasikan. Bukunya seputar bagaimana mengolah lahan di daerah lereng-lereng. Kan tidak mungkin disuruh mereka pindah padahal mereka sudah memiliki lahan itu,” jelas Ardy. Sumber gambar, Basarnas Keterangan gambar, Selain Kabupaten Luwu dan Sidrap, bencana banjir telah melanda Kabupaten Wajo, Sinjai, Enrekang, Pinrang, dan Soppeng. Berdasarkan data BPBD Sulsel, terdapat 43 orang meninggal dunia akibat bencana alam sepanjang 2024 di Sulawesi Selatan. Selain akibat banjir di Luwu dan Sidrap pada Mei 2024, puluhan orang tewas akibat tanah longsor di Tana Toraja pada pertengahan April lalu . ‘Kalau bicara mitigasi, semua unsur ikut terlibat’ Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo, mengatakan mitigasi risiko seharusnya tidak hanya ditujukan ke BPBD tapi juga ke berbagai instansi seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta pihak Balai Sungai. “Itu kan kerusakan lingkungan bukan di [ranah] BPBD tetapi ada di kementerian terkait, seperti di lingkungan hidup kehutanan. Kalau banjir itu kaitannya dengan balai sungai. Jadi kalau bicara mitigasi semua unsur ikut terlibat,” ujar Amson Padolo. Kata Amson, pihaknya sudah menyampaikan soal persoalan mitigasi bencana ini ke Menteri Koordinator PMK agar semua instansi terkait digerakkan. “Hampir beberapa provinsi juga seperti begini, jadi kita berharap ada kesatuan yang dikoordinir oleh bapak menko agar melibatkan semua unit-unit dalam hal penanganan mitigasi,” sambung Amson. Sebelumnya, setelah bencana tanah longsor terjadi di Tana Toraja, pertengahan April lalu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bahwa semua peralatan untuk deteksi dini bencana tanah longsor – mulai dari indikasi kawasan rawan hingga peringatan cuaca – sudah difasilitasi bagi pemerintah daerah. Sehingga, seharusnya bencana yang menelan jiwa bisa dihindari. “Jadi penanggulangan bencana ini, ujung tombaknya pemerintah daerah. Sekarang informasi apa lagi yang diperlukan? Peta daerah sudah ada, peta risikonya sudah ada. Terus sekarang, prakiraan cuaca BMKG alatnya sudah ada di situ. “Teknologi praktisnya untuk melihat gejala alam sudah kami ajarkan. Proses belajar ini juga harus kita dorong ke pemerintah daerah,” tegas Abdul. Reportase oleh wartawan di Sulawesi Selatan, Darul Amri. Topik terkait Indonesia Bencana alam Lingkungan Alam Berita Utama Perempuan Inggris mengaku bersalah terlibat jaringan penyiksaan monyet global 2 jam yang lalu ‘Sepatu Bata’ dan lima hal yang perlu diketahui di balik penutupan pabriknya di Purwakarta – Mulai ‘kurang inovasi’ hingga ‘kendala bahan baku impor’ 8 jam yang lalu Taruna STIP tewas dianiaya senior, pimpinan sekolah dinonaktifkan – Mengapa kekerasan sulit diberantas di lingkaran sekolah ikatan dinas? 6 jam yang lalu Majalah Kisah seorang perempuan di Lubuklinggau yang tiba-tiba jadi warga negara Malaysia – ‘Saya kaget kenapa ini bisa terjadi’ 7 Mei 2024 Kasus kanker penis dunia melonjak, ribuan pasien di Brasil mengalami amputasi penis 8 Mei 2024 Israel serang Rafah usai Hamas sepakati proposal gencatan senjata – Apa yang kami ketahui sejauh ini 7 Mei 2024 Bakteri pemakan plastik yang dapat membantu sampah terurai dengan sendirinya 7 Mei 2024 ‘Matahari seperti ada tujuh saja!’ – Bagaimana cuaca panas berdampak terhadap masyarakat miskin? 5 Mei 2024 Senjata Korea Utara digunakan Rusia untuk serang Ukraina – Mengapa temuan ini penting? 6 Mei 2024 Paling banyak dibaca Konten tidak tersedia BBC News, Indonesia Alasan Anda dapat mempercayai BBC News Peraturan Penggunaan Mengenai BBC Kebijakan tentang Privasi Cookies Hubungi BBC Do not share or sell my info © 2024 BBC. BBC tidak bertanggung jawab atas konten dari situs eksternal. Baca tentang peraturan baru terkait link eksternal.
Kalla Rescue Bantu BPBD Luwu Evakuasi Korban Banjir dan Tanah Longsor Home Berita Sepakbola Hukum & Kriminal Budaya Wisata Kuliner Bisnis Sulsel Ewako Foto Video Indeks Halo Detiker Masuk/Daftar detikcom Terpopuler Kirim Tulisan Live TV detikPemilu NEW Kategori Berita detikNews detikFinance detikInet detikHot detikSport Sepakbola detikOto detikTravel detikFood detikHealth Wolipop DetikX 20Detik detikFoto detikEdu detikHikmah detikProperti detikPop NEW Daerah detikJateng detikJatim detikJabar detikSulsel detikSumut detikBali detikSumbagsel detikJogja NEW Layanan Pasang Mata adsmart Forum detikEvent Trans Snow World Trans Studio berbuatbaik.id ziswafctarsa.id Detik Network CNN Indonesia CNBC Indonesia Hai Bunda InsertLive Beautynesia Female Daily CXO Media detikSulsel Berita Kalla Rescue Bantu BPBD Luwu Evakuasi Korban Banjir dan Tanah Longsor Abadi Tamrin – detikSulsel Kamis, 09 Mei 2024 18:00 WIB BAGIKAN Komentar Foto: Tim Kalla Rescue turut membantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Luwu, Sulsel. (Dok. Kalla) Makassar – Tim Kalla Rescue turut membantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu , Sulawesi Selatan (Sulsel). Tim Kalla Rescue juga turut melakukan pencarian terhadap dua korban hilang bernama Ulfiana (8) dan Mutmita (5). Corporate Social Responsibility Department Head Kalla, Rafiquah Djamil menyampaikan rasa empati dan kepedulian terhadap korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Sulsel, seperti Wajo, Sinjai, dan Luwu. Rafiquah berharap dampak dari bencana ini segera berlalu dan warga bisa kembali beraktivitas normal. “Setiap bencana tentunya membawa duka dan luka mendalam bagi setiap warga yang terdampak. Kalla turut berduka cita dan sangat prihatin terhadap warga yang terdampak. Semoga keadaan dapat segera membaik dan aktivitas warga dapat segera kembali berjalan normal,” ucap Rafiquah Djamil dalam keterangannya, Kamis (9/5/2024). Rafiquah mengatakan tim Kalla Rescue bersama tim SAR dan PMI masih terus melakukan evakuasi warga terdampak di Kecamatan Suli, Luwu. Tim Kalla Rescue dipusatkan beroperasi di Luwu yang merupakan wilayah dengan dampak terparah sejak banjir bandang dan tanah longsor melanda, Jumat (3/5). “Di samping evakuasi warga, tim Kalla Rescue pun turut membantu pembersihan terhadap sejumlah fasilitas umum yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu, seperti halnya rumah ibadah. Dimana kondisi saat ini, genangan air akibat banjir sudah mulai surut,” terangnya. Baca juga: Derita Korban Banjir-Longsor di Luwu: Terserang Penyakit-Kesulitan Air Bersih Ke depannya, lanjut Rafiquah, tim Kalla Rescue akan terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan membangun jejaring sesama potensi tim SAR serta terus terlibat pada upaya pertolongan dan evakuasi korban bencana. Bukan hanya Sulawesi Selatan saja, tetapi diseluruh wilayah Sulawesi. Untuk diketahui, Kalla Rescue merupakan tim tanggap bencana yang dibentuk Kalla. Jumlah personel Kalla Rescue saat ini sebanyak 21 orang yang merupakan karyawan dari berbagai unit bisnis Kalla. Sejak hadir Agustus 2022 lalu, tim Kalla Rescue aktif turun langsung di lokasi bencana untuk membantu warga. Simak Video ” Detik-detik Tebing Longsor Timpa Sejumlah Warga di Luwu Sulsel ” (ata/hmw) kalla rescue bpbd luwu banjir luwu tanah longsor luwu luwu sulsel sulawesi selatan BAGIKAN Komentar Berita Terkait Manusia Silver Ngamuk saat Diamankan di Makassar, Petugas Dicakar Kondisi Pascabanjir Bandang di Luwu Potret Udara Ratusan Rumah di Sidrap Terendam Banjir Berita detikcom Lainnya Warga Kota Depok Wisata Long Weekend Naik Kereta: Sekalian Edukasi Anak detikNews | Kamis, 09 Mei 2024 19:25 WIB Bebankan Banyak Biaya Tak Terduga ke Pengunjung, Restoran Ini Dikritik detikFood | Kamis, 09 Mei 2024 19:00 WIB AS Paksa ByteDance Jual TikTok yang Harganya Ribuan Triliun, Siapa Mampu Beli? detikFinance | Kamis, 09 Mei 2024 20:00 WIB Susunan Pemain Indonesia Vs Guinea: Ferarri, Komang, Nathan di Belakang Sepakbola | Kamis, 09 Mei 2024 19:20 WIB Sudah Berusia 20 Tahun, Segini Populasi Daihatsu Xenia di Indonesia detikOto | Kamis, 09 Mei 2024 20:13 WIB Cerita ARMY Kalap di BTS Pop Up: Monochrome Jakarta, Belanja Hingga Rp 5 Juta Wolipop | Kamis, 09 Mei 2024 17:00 WIB Berita Terpopuler #1 Link Live Streaming Playoff Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea Malam Ini detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 19:30 WIB #2 Laga Playoff Timnas U-23 Indonesia vs Guinea Jam Berapa? Cek di Sini! detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 16:30 WIB #3 Jadwal Kick Off Indonesia Vs Guinea U-23 di Perebutan Tiket Olimpiade Paris detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 17:45 WIB #4 Daftar Susunan Pemain Indonesia Vs Guinea: Ferarri-Komang Tumpuan di Belakang detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 19:35 WIB #5 Daftar Negara Lolos ke Olimpiade Paris 2024: Menyusul Indonesia atau Guinea? detikSulsel | Kamis, 09 Mei 2024 17:00 WIB Video 01:49 Update Kasus Tewasnya Mahasiswa IAIN Gorontalo saat Pengkaderan Selasa, 07 Mei 2024 08:30 WIB 01:42 Camat di Pohuwato Gorontalo Keciduk Diduga Nyabu di Rumah Dinas Sabtu, 04 Mei 2024 12:13 WIB 01:24 Penampakan Banjir Bandang-Longsor Terjang 6 Kecamatan di Luwu Jumat, 03 Mei 2024 16:59 WIB 02:16 Arahan Jokowi ke Jajaran Menteri Terkait Erupsi Gunung Ruang Jumat, 03 Mei 2024 15:39 WIB Foto 5 Foto Potret Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bajoe Bone-Kolaka Minggu, 14 Apr 2024 19:45 WIB 5 Foto Potret Evakuasi 19 Korban Longsor di Tator hingga 15 Orang Ditemukan Tewas Minggu, 14 Apr 2024 18:23 WIB detikNetwork CNBC Indonesia Lowongan KPPS Pilkada 2024 Dibuka, Segini Gaji PPK, PPS & Pentarlih Kamis, 09 Mei 2024 20:15 WIB CNN Indonesia LIVE REPORT: Indonesia vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024 Kamis, 09 Mei 2024 19:44 WIB Beautynesia 5 Film Garapan James Cameron Wajib Tonton, Salah Satunya Puncaki Film Terlaris Sepanjang Masa Kamis, 09 Mei 2024 20:00 WIB Female Daily Sudah Ditunggu sejak Lama, Kini Butik Gucci Beauty Hadir di Indonesia! Kamis, 09 Mei 2024 13:00 WIB HaiBunda Cerita Joy Tobing Menikah dengan Suami TNI, Sempat Tak Direstui Ibunda hingga Jadi Ibu Sambung Kamis, 09 Mei 2024 19:20 WIB InsertLive Rizky Febian-Mahalini Segera Menikah, Jeffry Reksa Didukung Cepat Halalin Putri Delina Kamis, 09 Mei 2024 20:00 WIB part of Redaksi Pedoman Media Siber Karir Kotak Pos Info Iklan Privacy Policy Disclaimer Download aplikasi detikcom Copyright @ 2024 detikcom, All right reserved