Prabowo_Subianto

Kampanye Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Lompat ke isi Menu utama Menu utama pindah ke bilah sisi sembunyikan Navigasi Halaman Utama Daftar isi Perubahan terbaru Artikel pilihan Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Hubungi kami Bak pasir Bagikan Pencarian Cari Buat akun baru Masuk log Perkakas pribadi Buat akun baru Masuk log Halaman penyunting yang telah keluar log pelajari lebih lanjut Kontribusi Pembicaraan Daftar isi pindah ke bilah sisi sembunyikan Awal 1 Referensi Gulingkan daftar isi Kampanye Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 1 bahasa English Sunting pranala Halaman Pembicaraan Bahasa Indonesia Baca Sunting Sunting sumber Lihat riwayat Perkakas Perkakas pindah ke bilah sisi sembunyikan Tindakan Baca Sunting Sunting sumber Lihat riwayat Umum Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Informasi halaman Kutip halaman ini Lihat URL pendek Unduh kode QR Butir di Wikidata Cetak/ekspor Buat buku Unduh versi PDF Versi cetak Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia . Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. Prabowo – Gibran Kampanye untuk Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 Kandidat Prabowo Subianto Menteri Pertahanan Indonesia (2019–sekarang) Gibran Rakabuming Raka Wali Kota Surakarta (2021–sekarang) Afiliasi Koalisi Indonesia Maju Status Didaftarkan: 25 Oktober 2023 Diresmikan: 6 November 2023 Menang pemilu: 20 Maret 2024 [1] Tokoh kunci Ketua TKN : Rosan Roeslani Wakil Ketua : Ahmad Muzani Lodewijk F Paulus Teuku Riefky Harsya Eddy Soeparno Mahfudz Siddiq Afriansyah Noor Raja Juli Antoni Yohanna Murtika Dominggus Oktavianus Komjen Pol Purn Ari Dono Sukmanto Komjen Pol Purn Condrokirono Juri Ardiantoro Arifah Choiri Fauzi Erwin Aksa Wishnu Wardhana Fauzan Akbar Himawan Buchari Ali Masykur Musa Panel Barus Utje Gustaaf Patty Sylvester Matutina Grace Natalie Sekretaris TKN : Nusron Wahid [2] Slogan Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas Yel-yel Jingle Prabowo Gibran Istimewa Oke Gas Prabowo Gibran Paling Pas Situs web prabowogibran2 .id Kampanye kepresidenan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming 2024 adalah upaya kampanye untuk memperebutkan jabatan presiden dan wakil presiden Indonesia dalam Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 oleh calon presiden Prabowo Subianto , Menteri Pertahanan RI yang kembali mencalonkan diri setelah sebelumnya berkompetisi pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2009 sebagai calon wakil presiden dan pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 dan 2014 sebagai calon presiden, kali ini berpasangan dengan Gibran Rakabuming , Wali Kota Surakarta yang terpilih pada tahun 2021. [3] Kampanye pasangan ini didukung oleh Koalisi Indonesia Maju (2024) yang terdiri dari gabungan 10 partai politik, yang terbagi menjadi empat partai politik parlemen yaitu Partai Gerindra , Partai Golkar , PAN , Partai Demokrat , empat partai non-parlemen yaitu PBB , Partai Gelora Indonesia , PSI , Partai Garuda , satu partai lokal yaitu Partai Aceh dan satu partai non-partisipan Pemilu 2024 yaitu PRIMA . Secara total keseluruhan, pasangan Prabowo-Gibran memiliki dukungan 261 kursi dari 575 kursi di DPR-RI 2019-2024, 1.031 kursi dari 2.232 kursi di DPRD I (Provinsi), dan 7.826 kursi dari 17.340 kursi di DPRD II (Kabupaten/Kota). Referensi [ sunting | sunting sumber ] ^ “Prabowo Deklarasi Menang Quick Count: Kami Akan Rangkul Semua Kekuatan” . CNN Indonesia . 15 Februari 2024. ^ “Resmi Diumumkan, Ini Daftar Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran” . KOMPAS.com . 2023-11-06. ^ “Prabowo umumkan Gibran sebagai bakal cawapres, apa saja konsekuensi politik hingga hukumnya?” . bbc.com . 22 Oktober 2023 . Diakses tanggal 03 November 2023 . Periksa nilai tanggal di: |access-date= ( bantuan ) l b s Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (1) Anies-Muhaimin Anies Baswedan · Muhaimin Iskandar Koalisi Perubahan : NasDem , PKS , PKB , Ummat Ketua Tim Sukses: Syaugi Alaydrus Tim Nasional Pemenangan (Timnas) (2) Prabowo-Gibran Prabowo Subianto · Gibran Rakabuming Raka Koalisi Indonesia Maju : Gerindra , Golkar , Demokrat , PAN , PBB , PSI , Garuda , Gelora Ketua Tim Sukses: Rosan Roeslani Tim Kampanye Nasional (TKN) (3) Ganjar-Mahfud Ganjar Pranowo · Mahfud MD Kerjasama Partai Politik : PDIP , PPP , Hanura , Perindo Ketua Tim Sukses: Arsjad Rasjid Tim Pemenangan Nasional (TPN) Artikel terkait Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Pemilu legislatif 2024 Artikel lain Sistem noken Debat Pendukung Calon Survei Insiden kelelahan Diperoleh dari ” https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kampanye_Prabowo_Subianto–Gibran_Rakabuming_dalam_pemilihan_umum_Presiden_Indonesia_2024&oldid=25616190 ” Kategori : Prabowo Subianto Kampanye Presiden Indonesia Kategori tersembunyi: Galat CS1: tanggal Wikipedia pages with incorrect protection templates Artikel yang perlu dikembangkan tetapi tidak memiliki batasan waktu Artikel yang perlu dikembangkan April 2024 Halaman ini terakhir diubah pada 25 April 2024, pukul 09.12. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons ; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk rincian lebih lanjut. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan Kode Etik Pengembang Statistik Pernyataan kuki Tampilan seluler Gulingkan lebar konten terbatas
Legenda Sepak Bola Australia Pamer Foto Bareng Prabowo login Advertisement CLOSE Home Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu 2024 Info Politik BERITA TERBARU Prabowo Hadiri Bimtek dan Rakornas Pilkada PAN Malam Ini Aktivitas Gunung Ruang 9 Mei: 2 Kali Gempa Vulkanik dan Tremor Rektor Universitas Surakarta Daftar Pilkada Solo Lewat Gerindra Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU VIDEO: Truk Bantuan ke Gaza Menumpuk Akibat Penutupan Rafah Guinea Pernah Kritik Keras AS Cs di PBB, Kenapa? Mengumpat di Sidang Kasus Suap Bintang Porno, Trump Ditegur Hakim Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Masa Depan Hijau, PLN Tegaskan Komitmen Berkelanjutan di Hari Bumi Hak-hak Pekerja yang Terkena PHK Sesuai UU Cipta Kerja Stafsus Menkeu Unggah Video Bukti Bea Cukai Tak Bongkar Paket Megatron Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU LIVE REPORT: Indonesia vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024 Indonesia vs Guinea: Witan Sulaeman Kapten Hasil PLN Mobile Proliga: Popsivo Polwan Gilas Bandung BJB 3-0 Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU NASA Bagikan Momen ‘Tersedot’ ke Dalam Lubang Hitam Raksasa SAFEnet: Kekerasan Berbasis Gender Naik, Terbanyak Usia 18-25 Tahun Hacker Makin Doyan Meras, Cek Aktor Antagonis Utamanya Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Bahaya Tidur di Dalam Mobil dengan AC Nyala Umur Daihatsu Xenia Sudah 20 Tahun, Populasinya Tembus 730 Ribu Unit Alasan Toyota Soal Mobil Hybrid Lebih Laku dari Mobil Listrik di RI Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Kim Soo-hyun Akan Tur Asia, Berencana Kembali ke Jakarta Sinopsis Bloodshot, Bioskop Trans TV 9 Mei 2024 Influencer Singapura Punya Cucu di Umur 34, Jadi Gunjingan Netizen Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU Gaet Lebih Banyak Turis RI, Macao Gelar Roadshow Wisata di Jakarta 6 Kandungan Skincare Biar Awet Muda, Bye-bye Keriput! Ci(n)ta Rasa William Wongso CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Kanal Pemilu Tepercaya Features Loading… Home Olahraga Sepakbola Legenda Sepak Bola Australia Pamer Foto Bareng Prabowo CNN Indonesia Kamis, 09 Mei 2024 18:50 WIB Bagikan: Tim Cahill mengunggah foto bersama Prabowo Subianto di akun Instagram. (REUTERS/MOHAMMED DABBOUS) Jakarta, CNN Indonesia — Legenda sepak bola Australia Tim Cahill pamer foto bareng Prabowo Subianto dan mengucapkan sederet kata-kata untuk Indonesia. Cahill yang merupakan mantan kapten timnas Australia menampilkan sebuah foto bersama dengan Prabowo pada Kamis (9/5) dalam akun media sosial Instagram. “Terima kasih atas undangan ke negara Anda yang indah Tuan Presiden @prabowo Senang bertemu teman-teman saya. Selamat atas segala kerja hebat yang Anda lakukan di bidang sepak bola dan olahraga. Saya mendoakan yang terbaik untuk Indonesia,” tulis Cahill dalam takarir. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Pilihan Redaksi Kontroversi Gol De Ligt Dianulir, Hakim Garis Minta Maaf Ong Kim Swee Bicara Saddil Dicoret STY dari Timnas Indonesia 3 Pemain Timnas Vietnam Ditangkap Gara-gara Narkoba Selain Cahill dan Prabowo di foto tersebut juga terdapat pelatih legendaris Bora Milutinovic yang pernah mengantarkan Amerika Serikat, Nigeria, dan China ke Piala Dunia. Sosok lain yang tidak asing dan turut berfoto bersama adalah Dusan Bogdanovic yang merupakan agen pemain sepak bola. ADVERTISEMENT Unggahan Cahill tersebut kemudian mendapat ribuan tanda like dan ratusan komentar. [Gambas:Instagram] “Tim Cahill coy sang peninju tiang corner,” tulis sebuah akun dalam kolom komentar menuliskan salah satu ciri khas Cahill dalam melakukan selebrasi setelah mencetak gol ketika masih aktif bermain. Cahill merupakan top skor sepanjang masa timnas Australia. Sebanyak 50 gol dijaringkan Cahill ketika masih aktif bermain di level internasional. Selain itu Cahill adalah pemain dengan caps terbanyak kedua di timnas Australia. Sejak 2004 hingga 2018, sosok yang berposisi sebagai gelandang serang dan bisa bermain sebagai penyerang itu tampil sebanyak 108 kali membela Socceroos. Jumlah itu hanya kalah dari kiper Mark Schwarzer yang bermain 109 kali. Cahill merupakan nama tenar di kancah sepak bola Australia lantaran sukses pula berkarier di liga Inggris membela Everton sejak 2004 hingga 2012. [Gambas:Video CNN] (nva/sry) Bagikan: TOPIK TERKAIT tim cahill timnas australia prabowo subianto bora milutinovic dusan bogdanovic ARTIKEL TERKAIT Nasib Pahit Australia: Tersingkir Tanpa Cetak Gol di Piala Asia U-23 Susunan Pemain Indonesia vs Australia: Nathan Starter, Hubner Cadangan Pelatih Australia Tak Sabar Lawan Indonesia, Yakin Jadi Laga Bagus Kiper Australia Sebut Timnas Indonesia U-23 Lawan yang Sulit BACA JUGA Prabowo Hadiri Bimtek dan Rakornas Pilkada PAN Malam Ini Dasco Ungkap Prabowo Telah Kantongi Nama untuk Pilgub DKI 2024 Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Bangun Komunikasi dengan Prabowo Pakar: Jika Mau Tambah Kementerian, Prabowo Harus Revisi UU LIHAT SEMUA REKOMENDASI UNTUK ANDA LIHAT LEBIH BANYAK LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2024 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2024 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Upaya Menggemukkan Kabinet Prabowo Search detikcom Home detikNews Investigasi Spotlight Intermeso Crimestory Indeks Search Search Masukkan kata pencarian minimal 3 karakter SPOTLIGHT Upaya Menggemukkan Kabinet Prabowo Rencana penggelembungan nomenklatur menjadi 40 kementerian oleh kabinet Prabowo-Gibran dilakukan untuk menopang janji kampanye mereka. Di sisi lain, menjadi kontroversi untuk politik akomodasi. Ilustrasi : Edi Wahyono Kamis, 9 Mei 2024 Selain menggemukkan kabinet dengan merangkul lawan politik Pilpres 2024, kini bergulir wacana Prabowo Subianto bakal menggemukkan kementerian, yang sebelumnya berjumlah 34 menjadi 40 kementerian. Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra membenarkan bahwa perbincangan mengenai wacana tersebut sudah mulai berkembang di kalangan internal Koalisi Indonesia Maju. “Baru bersifat internal, belum resmi dibahas dengan mengundang seluruh partai KIM. Saya berpendapat struktur kabinet memang perlu dibahas untuk menyesuaikan dengan program-program Pak Prabowo. Masukan boleh saja, tapi keputusan ada di tangan beliau. Bahwa Pak Prabowo menginginkan adanya 40 kementerian, sepenuhnya kita serahkan ke beliau,” ujar Yusril melalui pesan singkat kepada detikX pada Rabu, 8 Mei 2024. Kendati demikian, politikus sekaligus pakar hukum tata negara tersebut turut menyebutkan penambahan jumlah kementerian mesti melalui proses revisi. Sebab, Undang-Undang Kementerian Negara masih membatasi jumlah kementerian hanya boleh sampai 34. “Perubahan itu bisa dilakukan oleh Presiden Jokowi dengan DPR sekarang, bisa juga dilakukan dengan perppu oleh Pak Prabowo seketika setelah beliau dilantik. Unsur ‘hal ihwal kegentingan yang memaksa’ dapat dipertanggungjawabkan karena presiden tidak bisa membentuk kabinet dengan segera sebab terhalang dengan pembatasan jumlah kementerian sebagaimana diatur dalam UU Kementerian Negara,” terang Yusril. Senada dengan Yusril, sebagai anggota dari Koalisi Indonesia Maju, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia turut sepakat perlu meninjau kembali kebutuhan kementerian. Tujuannya, agar sejalan dengan program-program baru maupun kebutuhan pemerintahan. Sebab, menurutnya, UU Kementerian Negara sejatinya memang perlu diperbarui. “Tentu saya kira memang sangat pantas kita meng- update soal kementerian itu apakah nomenklatur-nomenklatur kementerian itu masih relevan untuk 5 tahun, 10 tahun yang akan datang. Jangankan 16 tahun, mungkin 5 tahun, 10 tahun saja kan sebetulnya sudah cukup punya alasan kita untuk meng- update -nya,” jelas Doli. Baru-baru ini, wacana penambahan kementerian mencuat. Salah satu faktornya adalah menjadi rekomendasi Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN). Dalam rapat kerja nasional (rakernas) di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 26-28 April 2024, APHTN-HAN merekomendasikan perlu adanya penambahan 34 hingga 41 kementerian. Misalnya Kementerian Pangan Nasional, Kementerian Perpajakan dan Penerimaan Negara, Kementerian Pengelolaan Perbatasan dan Pulau Terluar, serta Kementerian Kebudayaan. Di sisi lain, UU Kementerian Negara tersebut ternyata memang sudah masuk dalam daftar Prolegnas periode 2020-2024 di DPR seperti yang tertera dalam laman dpr.go.id , Kamis (9/5/2024). Oleh karena itu, Doli tak sepakat apabila wacana perubahan kementerian ini ramai dikaitkan dengan keperluan bagi-bagi jatah menteri. UU Kementerian Negara lebih dahulu diwacanakan untuk diubah tanpa melihat kondisi perpolitikan hari ini. “Karena waktu itu kan nggak tahu kita pilpresnya kayak apa gitu lho. Nah, cuma kan tiba-tiba sekarang terdaftar di Prolegnas, terus kemudian dilihat ada usulan dari APHTN-HAN itu. Jadi jangan dikaitkan dengan soal mengakomodasi politik saat ini,” ujar Ketua Komisi II DPR RI tersebut. Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka mengakui rencana penambahan kementerian masih dalam pembahasan. Salah satunya terkait dengan kebutuhan kementerian untuk menangani program makan siang gratis. Sebab, program tersebut melibatkan anggaran, distribusi, logistik, serta monitoring yang besar dan tidak mudah. “Ini makanya harus, kita pengin program ini bener-bener bisa berjalan karena kita pengin program ini bener-bener bisa impactful, bener-bener bisa dirasakan oleh anak sekolah. Tapi tunggu dulu ya. Ini belum pasti kok masalah kementeriannya. Ditunggu saja dulu,” katanya. Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, mengatakan pembahasan terkait kementerian masih terus berjalan. Adapun kemungkinannya tidak harus mengubah UU Kementerian Negara, tetapi dengan menambahkan jumlah badan untuk mengurus program-program pemerintahan yang baru. “Pak Prabowo yang saya tangkap soal badan pangan dan gizi, itu menjadi sesuatu yang menjadi concernbeliau . Kemudian, perumahan rakyat juga menjadi concern -nya beliau. Desa dan kota. Kalau badan penerimaan negara juga kemungkinan akan dipisah ya. Pajak dan Bea-Cukai mungkin akan disatukan jadi badan penerimaan negara di luar Kementerian Keuangan, itu yang didiskusikan. Tapi apakah sudah final? Belum, ini masih ada sampai Oktober,” tutur Budiman ketika dijumpai detikX di bilangan Jakarta. Budiman melanjutkan Prabowo meyakinkan program-program strategisnya jangan sampai terhambat karena terlalu birokratis. Prabowo menginginkan program-programnya quick win . “Quick win dalam artian 100 persen hasilnya cepat tercapai, tapi 100 persen bisa berjalan. Jadi beberapa program strategis, makanya dibentuk beberapa badan baru biar langsung jalan,” ucap mantan politikus PDI Perjuangan tersebut. Kegelisahan Prabowo, ujar Budiman, terkait dengan berjalannya sebuah program mengacu pada beban birokrasi yang korup dan tidak efisien. “Ketika beliau berbicara, itu rasanya beliau tuh kayak percuma kita punya cita-cita baik, perencanaan baik, uang besar yang dialokasikan kalau pada akhirnya yang menetes ke bawah separuhnya. Itu concern utama beliau, the only , bahkan mungkin sekarang the only concern ,” pungkas Budiman. Prabowo tinjnau program makan siang gratis di sekolah Beijing. Foto : Dok. Istimewa Sementara itu, Waketum Partai Gerindra Habiburokhman menanggapi positif wacana penambahan kementerian sejalan dengan tantangan dan target yang kian besar. “Kalau gemuk dalam konteks fisik seorang per orang itu kan tidak sehat. Tapi, dalam konteks negara, jumlah yang banyak itu artinya besar, buat saya bagus. Negara kita kan negara besar. Tantangan kita besar, target kita besar,” kata Habiburokhman di Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024), seperti dikutip dari detikNews . Ia juga menampik apabila penggemukan ini dikaitkan dengan kebutuhan mengakomodasi dukungan politik. Penambahan pos kementerian tegasnya, merupakan hak prerogatif Prabowo sebagai presiden terpilih. Lagi pula, menurutnya, memang ada beberapa masukan terkait masalah kementerian saat ini. Misalnya Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), terdapat fungsi-fungsi kedirjenan yang berbeda satu sama lain, bahkan cukup ekstrem. “AHU (Administrasi Hukum Umum) dengan Pemasyarakatan, sebenarnya itu kan agak-agak kurang nyambung ,” kata Habiburokhman. Bukan hanya Kumham, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menurut Habib, perlu ada bidang yang dipisah. “Kan kita bernegara ini berdialektika. Mungkin praktik-praktik yang kemarin perlu disempurnakan, kami akan sempurnakan lagi. Konsekuensinya, ya, itu dia. Bisa ada pengembangan jumlah kementerian dan lembaga,” katanya mengakhiri wawancara. Kabinet ‘Gemoy’ Menguras Anggaran Adanya wacana penambahan pos kementerian tak terlepas dari kritik sejumlah pihak. Mantan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menilai penambahan jumlah kementerian tak sesuai dengan ketentuan undang-undang. Meski menduga ada berbagai alasan yang melatari wacana perubahan tersebut, Ganjar skeptis penambahan pos kementerian ini terkait dengan politik akomodasi, berkaca dari pengalamannya sebagai politikus. “Semua alasan sangat mungkin, tapi kecurigaan publik pasti mengarah ke sana. Wong sudah ada undang-undangnya, kok. Mau apa lagi begitu? Tapi saya paham, karena saya politisi, sangat paham. Pasti politik akomodasi akan dilakukan,” kata Ganjar di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, pada Rabu, 8 Mei 2024. Kritik lainnya datang dari eks Menko Polhukam Mahfud Md. Dia mengatakannya di acara ‘Seminar Nasional Pelaksanaan Pemilu 2024: Evaluasi dan Gagasan ke Depan’ di Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang Km 14,5, Kabupaten Sleman. Baca Juga : Politik Jatah Menteri dari Prabowo-Gibran Mahfud menyebut menteri terdahulu berjumlah 26 kementerian. Seiring berjalannya waktu, bertambah menjadi 34 kementerian. Jika ditambah lagi seusai pemilu, kemungkinannya bisa bertambah terus-menerus di kemudian hari. Ia khawatir semakin besarnya kementerian menjadi celah korupsi baru. “Karena semakin banyak (menteri) itu semakin banyak sumber korupsi, itu semua anggaran,” ujar Mahfud Rabu, (8/5/2024). Mahfud turut mengingatkan kembali pada rekomendasi Rakernas Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) pada 2019, jumlah kementerian sebaiknya dirampingkan, berbanding terbalik dengan rekomendasi Rakernas APHTN-HAN 2024. Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti, yang merupakan panitia sekaligus peserta yang turut merekomendasikan perampingan kementerian Rakernas APHTN-HAN 2019, masih bersikap sama hingga sekarang. “Pembatasan ini kan memang diperlukan, karena kan harus rasional dong. Nggak bisa milih menentukan jumlah kementerian dan lain sebagainya itu sekadar maunya presiden saja. Karena kan implikasinya banyak ya, ke pelayanan publik, ke anggaran, makanya dibatasi,” kata Bivitri ketika dihubungi detikX . Mengubah kementerian, kata Bivitri, bisa berimplikasi pada banyak hal. Mulai kepastian jabatan dan status ASN yang bekerja di kementerian terkait apabila kementeriannya dipisah. Membangun nomenklatur jabatan minimal dibutuhkan waktu enam bulan hingga satu tahun. Selain itu, berisiko terdapat benturan kewenangan antar-kementerian yang berakibat tidak efisiennya pekerjaan. “Implikasi anggaran, implikasi kewenangannya, dan implikasi administrasi, termasuk kepegawaian, yang membuat nanti pemerintahan kita menjadi gemuk sekali tidak efisien. Menghabiskan anggaran, padahal justru di saat-saat sekarang itu pertimbangan politik ekonomi justru harus lebih dipakai,” kata Bivitri lugas. Bivitri menduga wacana penggemukan kementerian ini merupakan dalih untuk bagi-bagi kue, bagi-bagi jatah menteri untuk mengakomodasi dukungan partai politik. Bahkan nantinya kemungkinannya, menurut Bivitri, juga terdapat wakil menteri maupun komisaris atau pejabat setingkat menteri yang baru. “Buat saya, nggak ada urgensinya karena yang penting intinya itu pelayanan publiknya seperti apa. Bukan soal organisasinya saja. Jadi, kalau suatu kewenangan sudah bisa di- handle oleh suatu kementerian, maka ya sudah selesai, nggak usah dibikin institusi baru karena nanti implikasinya terlalu besar,” pungkasnya. Reporter: Ani Mardatila, Ahmad Thovan Sugandi Penulis: Ani Mardatila Editor: Dieqy Hasbi Widhana Desainer: Luthfy Syahban ***Komentar*** [Widget:Baca Juga] SHARE Copyright @ 2024 detikcom, All right reserved Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Privacy Policy · Disclaimer
Suhardi – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Lompat ke isi Menu utama Menu utama pindah ke bilah sisi sembunyikan Navigasi Halaman Utama Daftar isi Perubahan terbaru Artikel pilihan Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Hubungi kami Bak pasir Bagikan Pencarian Cari Buat akun baru Masuk log Perkakas pribadi Buat akun baru Masuk log Halaman penyunting yang telah keluar log pelajari lebih lanjut Kontribusi Pembicaraan Daftar isi pindah ke bilah sisi sembunyikan Awal 1 Latar belakang 2 Aktivitas Gulingkan subbagian Aktivitas 2.1 Aktivitas politik 2.2 Aktivitas akademis 3 Pranala luar Gulingkan daftar isi Suhardi Tambah bahasa Tambah pranala Halaman Pembicaraan Bahasa Indonesia Baca Sunting Sunting sumber Lihat riwayat Perkakas Perkakas pindah ke bilah sisi sembunyikan Tindakan Baca Sunting Sunting sumber Lihat riwayat Umum Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Informasi halaman Kutip halaman ini Lihat URL pendek Unduh kode QR Butir di Wikidata Cetak/ekspor Buat buku Unduh versi PDF Versi cetak Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Untuk polisi Indonesia dengan nama yang mirip secara homofonik, lihat Suhardi Alius . Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan . Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: “Suhardi” – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR Suhardi Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya ke-1 Masa jabatan 6 Februari 2008 ( 2008-2-6 ) – 28 Agustus 2014 ( 2014-08-28 ) Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto Pendahulu Tidak ada, jabatan baru Pengganti Prabowo Subianto Informasi pribadi Lahir ( 1952-08-13 ) 13 Agustus 1952 Klaten Jawa Tengah , Indonesia Meninggal 28 Agustus 2014 (2014-08-28) (umur 62) Jakarta , Indonesia Kebangsaan Indonesia Partai politik Gerindra Suami/istri Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P. Alma mater University of the Philippinnes Los Baños (UPLB) Profesi Akademisi Politikus Dikenal karena Cendekiawan Praktisi kehutanan Sunting kotak info • L • B Prof. Dr. Ir. Suhardi , S.S. , M.Sc. (13 Agustus 1952 – 28 Agustus 2014) adalah seorang intelektual , akademisi , politikus dan praktisi kehutanan Indonesia. Ia mendapatkan gelar master dan doktor di bidang fisiologi pohon dari University of the Philippines Los Baños (UPLB) . Sebelum berkecimpung kedalam dunia politik, Ia merupakan Guru Besar dari Universitas Gadjah Mada , dan pernah menjadi dekan di Universitas yang sama. Serta juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Departemen Kehutanan dan Perkebunan (kini Kementerian Kehutanan). Latar belakang [ sunting | sunting sumber ] Suhardi lahir di Klaten , Jawa Tengah merupakan suami dari Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P, yang juga merupakan dosen Fakultas Pertanian UGM. Dan mendapatkan gelar master dan doktor di bidang fisiologi pohon dari Universitas Los Baños , Filipina . Sebagai seorang akademisi dibidang kehutanan dan pertanian, ide-ide dan pemikiran dari Suhardi sudah diakui. Hal itu tercermin dari rekam jejak guru besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini. Ia pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kehutanan UGM. Dan dikenal sebagai Profesor Telo (ketela) oleh para mahasiswanya, disebabkan ia tak bosan-bosan mengampanyekan bahan pangan lokal. Selain itu ia pernah pula menjadi birokrat dalam kedudukan sebagai Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Departemen Kehutanan dan Perkebunan. Di mana ia memperoleh penghargaan Satya Lencana Karya Satya. Aktivitas [ sunting | sunting sumber ] Aktivitas politik [ sunting | sunting sumber ] Suhardi pernah menjabat sebagai Ketua DPD HKTI Jogjakarta. Bersamaan dengan itu Ia juga menjabat sebagai staf ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional Kementrian Pertanian pada 2002-2008. Bersama beberapa rekan di HKTI mendirikan Partai Kemakmuran Tani dan Nelayan (2003), dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum. Ikut mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan menjabat sebagai Ketua Umum. Aktivitas akademis [ sunting | sunting sumber ] Dalam bidang akademis, pemikiran-pemikiran dari Suhardi, terutama dibidang kehutanan dan pertanian sudah diakui oleh banyak kalangan. Sehingga ia diangkat menjadi guru besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada , dan pernah menjabat sebagai dekan di Universitas yang sama. Pranala luar [ sunting | sunting sumber ] (Indonesia) Ketua Umum Gerindra Meninggal Dunia Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan . Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya . l b s Diperoleh dari ” https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suhardi&oldid=25048760 ” Kategori : Kelahiran 1952 Kematian 2014 Meninggal usia 62 Ilmuwan Indonesia Dosen Indonesia Dosen Universitas Gadjah Mada Profesor Indonesia Tokoh Jawa Tokoh Jawa Tengah Tokoh dari Klaten Politikus Indonesia Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya Tokoh Koalisi Merah Putih Kategori tersembunyi: Artikel yang tidak memiliki referensi Desember 2023 Pages using infobox officeholder with unknown parameters Semua orang yang sudah meninggal Tanggal kelahiran 13 Agustus Tanggal kematian 28 Agustus Artikel dengan templat lahirmati Semua artikel biografi Artikel biografi Desember 2023 AC dengan 0 elemen Semua artikel rintisan Rintisan biografi Indonesia Semua artikel rintisan Desember 2023 Semua tokoh Indonesia Rintisan biografi Indonesia Desember 2023 Halaman ini terakhir diubah pada 22 Desember 2023, pukul 11.43. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons ; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk rincian lebih lanjut. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan Kode Etik Pengembang Statistik Pernyataan kuki Tampilan seluler Gulingkan lebar konten terbatas
Prabowo Subianto – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Lompat ke isi Menu utama Menu utama pindah ke bilah sisi sembunyikan Navigasi Halaman Utama Daftar isi Perubahan terbaru Artikel pilihan Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Hubungi kami Bak pasir Bagikan Pencarian Cari Buat akun baru Masuk log Perkakas pribadi Buat akun baru Masuk log Halaman penyunting yang telah keluar log pelajari lebih lanjut Kontribusi Pembicaraan Daftar isi pindah ke bilah sisi sembunyikan Awal 1 Kehidupan awal 2 Karier militer Gulingkan subbagian Karier militer 2.1 Pendidikan militer dan penugasan 2.2 Peran dalam kejatuhan Soeharto 2.3 Pemberhentian dari militer 3 Karier bisnis 4 Karier politik Gulingkan subbagian Karier politik 4.1 Pendirian Partai Gerindra 4.2 Calon wakil presiden (2009) 5 Aktivisme Gulingkan subbagian Aktivisme 5.1 Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia 5.2 Himpunan Kerukunan Tani Indonesia 5.3 Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) 5.4 Kontroversi pembebasan Wilfrida Soik 6 Pemilihan umum presiden Gulingkan subbagian Pemilihan umum presiden 6.1 2014 6.2 2019 6.3 2024 7 Menteri Pertahanan Gulingkan subbagian Menteri Pertahanan 7.1 Penunjukan 7.2 Militer 7.3 Program lumbung pangan 7.4 Kebijakan luar negeri 7.4.1 Laut Cina Selatan 7.4.2 Amerika Serikat 7.4.3 Perang Rusia-Ukraina 7.4.4 Konflik Gaza-Israel 7.5 Pendidikan 8 Kontroversi 9 Kehidupan pribadi Gulingkan subbagian Kehidupan pribadi 9.1 Keluarga 9.2 Citra pribadi 9.3 Agama 9.4 Gelar kehormatan 10 Penghargaan Gulingkan subbagian Penghargaan 10.1 Tanda Kehormatan 11 Karya tulis 12 Lihat pula 13 Referensi Gulingkan subbagian Referensi 13.1 Catatan 13.2 Sitasi 13.3 Bibliografi 14 Pranala luar Gulingkan daftar isi Prabowo Subianto 28 bahasa العربية مصرى Azərbaycanca বাংলা Deutsch English Español فارسی Suomi Français Italiano 日本語 한국어 Madhurâ Minangkabau Bahasa Melayu مازِرونی Nederlands Polski Português Русский Simple English Српски / srpski Sunda தமிழ் ไทย Tiếng Việt 中文 Sunting pranala Halaman Pembicaraan Bahasa Indonesia Baca Lihat sumber Lihat riwayat Perkakas Perkakas pindah ke bilah sisi sembunyikan Tindakan Baca Lihat sumber Lihat riwayat Umum Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Informasi halaman Kutip halaman ini Lihat URL pendek Unduh kode QR Butir di Wikidata Cetak/ekspor Buat buku Unduh versi PDF Versi cetak Dalam proyek lain Wikimedia Commons Wikikutip Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Ini adalah versi stabil , terperiksa pada tanggal 1 Mei 2024 . “Prabowo” beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Prabowo (disambiguasi) . Artikel ini berisi tentang seorang tokoh yang terkait dengan suatu pemilihan umum terkini . Informasi dapat berubah dengan cepat sewaktu-waktu seiringan dengan jalannya peristiwa tersebut, dan laporan berita awal mungkin saja tidak tepercaya . Pembaruan terakhir pada artikel ini tidak merefleksikan informasi terkini. (February 2024) Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini atau mendiskusikan perubahan di halaman pembicaraan . ( Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini ) Jenderal TNI (HOR) ( Purn. ) Datuk Seri Prabowo Subianto Potret resmi sebagai Calon Presiden Republik Indonesia 2024, c. November 2023 . Presiden terpilih Indonesia Mulai menjabat 20 Oktober 2024 Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (terpilih) Menggantikan Joko Widodo Menteri Pertahanan Indonesia ke-26 Petahana Mulai menjabat 23 Oktober 2019 Presiden Joko Widodo Wakil Sakti Wahyu Trenggono (2019–2020) Muhammad Herindra (2020–sekarang) Pendahulu Ryamizard Ryacudu Pengganti Petahana Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya ke-2 Petahana Mulai menjabat 20 September 2014 Ketua Dewan Pembina dirinya sendiri Pendahulu Suhardi Pengganti Petahana Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya ke-1 Petahana Mulai menjabat 6 Februari 2008 Pendahulu Jabatan baru Pengganti Petahana Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ke-22 Masa jabatan 20 Maret 1998 – 22 Mei 1998 Pendahulu Sugiono Pengganti Johny Lumintang Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ke-15 Masa jabatan 1 Desember 1995 – 20 Maret 1998 Pendahulu Subagyo Hadi Siswoyo Pengganti Muchdi Purwoprandjono Informasi pribadi Lahir Prabowo Subianto Djojohadikusumo 17 Oktober 1951 (umur 72) Jakarta , Indonesia Partai politik Gerindra Afiliasi politik lainnya Golkar (sampai 2008) Suami/istri Siti Hediati Hariyadi ( alias Titiek Soeharto) ​ ​ ( m. 1983; c. 1998) ​ Anak Ragowo Hediprasetyo Djojohadikoesoemo (Didit) Orang tua Soemitro Djojohadikoesoemo (ayah) Dora Marie Sigar (ibu) Kerabat Margono Djojohadikoesoemo (kakek) Soebianto Djojohadikoesoemo (paman) Soejono Djojohadikusumo (paman) Hashim Djojohadikusumo (adik) Aryo Djojohadikusumo (keponakan) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (keponakan) Thomas Djiwandono (keponakan) Budi Djiwandono (keponakan) Pendidikan Militer Alma mater Akademi Militer Pekerjaan Tentara Wirausahawan Politikus Penghargaan sipil Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Satyalancana Kesetiaan XVI Satyalancana Seroja Ulangan–III Bintang Yudha Dharma Nararya Tanda tangan Situs web www .prabowosubianto .info Karier militer Pihak Indonesia Dinas/cabang TNI Angkatan Darat Masa dinas 1974—1998 Pangkat Jenderal TNI ( Kehormatan ) [a] NRP 27082 Satuan Infanteri ( Kopassus ) Komando Kopassus , Kostrad Pertempuran/perang Operasi Teratai Pemberontakan di Timor Timur Pemberontakan di Papua Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma Sunting kotak info • L • B Jenderal TNI ( HOR ) [4] ( Purn. ) Datuk Seri H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo ( EYD : Prabowo Subianto Joyohadikusumo ; lahir 17 Oktober 1951) adalah seorang politikus , wirausahawan , dan perwira tinggi militer Indonesia yang menjadi presiden terpilih Indonesia pada pemilihan umum 2024 . [5] [6] Ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan sejak 2019. Ia menikahi putri kedua mendiang Presiden Soeharto , Titiek Soeharto , pada tahun 1983. Pada tahun 1998, ia diberhentikan secara hormat dari TNI dan kemudian dilarang memasuki Amerika Serikat karena diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia . [7] [8] [9] [10] Lahir di Jakarta , masa kecil Prabowo sebagai putra ekonom Soemitro Djojohadikoesoemo banyak dilewatkan di luar negeri bersama orang tuanya. Setelah lulus dari AKABRI Darat di Kota Magelang pada tahun 1974 sebagai seorang letnan dua , [11] ia menjadi salah satu komandan operasi termuda dalam sejarah Angkatan Darat saat memimpin operasi Tim Nanggala di Timor Timur . Kariernya melejit setelah menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen Penanggulangan Teror di Komando Pasukan Khusus pada tahun 1983. Ia digambarkan sebagai seorang komandan nasionalis sayap kanan . [12] [13] [14] Pada tahun 1996, Prabowo diangkat sebagai Komandan Jenderal pada korps tersebut. Saat menjabat, ia memimpin operasi pembebasan sandera di Mapenduma . Ketika Presiden Soeharto , ayah mertuanya, dilengserkan pada bulan Mei 1998, Prabowo sedang menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis . Setelah diberhentikan dari dinas militer , Prabowo menghabiskan waktu di Yordania dan di beberapa negara Eropa . Sekembalinya ke Indonesia, ia menekuni dunia bisnis, mengikuti jejak adiknya Hashim Djojohadikusumo yang merupakan seorang konglomerat . Pada tahun 2009, ia maju di pilpres 2009 sebagai calon wakil presiden dari Megawati Soekarnoputri , namun akhirnya dikalahkan oleh presiden petahana, Susilo Bambang Yudhoyono . [15] Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra , Prabowo Subianto bersama Hatta Rajasa kembali maju sebagai calon Presiden Indonesia ke-7 dalam pemilihan umum 2014 , [16] namun diungguli oleh Gubernur Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya, Jusuf Kalla . [17] Ia mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 , berpasangan dengan Sandiaga Uno , namun ia kembali dikalahkan oleh rivalnya, Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin . [18] [19] Meskipun demikian, Jokowi kemudian memasukkan Prabowo ke dalam kabinetnya dan menjadikannya sebagai Menteri Pertahanan. [20] Pada Rapimnas Partai Gerakan Indonesia Raya tanggal 13 Agustus 2022 di Sentul, Prabowo menerima pencalonan partainya untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 . [21] [22] Prabowo menyatakan kemenangannya dalam pemilu pada tanggal 14 Februari, karena jajak pendapat tidak resmi awal menunjukkan bahwa ia unggul pada putaran pertama pemungutan suara. [23] Pada 20 Maret, Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil bahwa prabowo memperoleh suara terbanyak [5] dan pada 24 April, menyatakan dia sebagai presiden terpilih Indonesia setelah melewati sidang perselisihan di Mahkamah Konstitusi . [5] Kehidupan awal Prabowo (berdiri di kanan atas) bersama kakeknya, Margono Djojohadikusumo (kanan bawah) dan neneknya (kiri bawah). Prabowo Subianto lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951. Ia merupakan anak ketiga dan putra pertama dari bapaknya Soemitro Djojohadikusumo yang berasal dari Gombong , Kebumen , Jawa Tengah dan ibunya Dora Marie Sigar , yang lebih dikenal sebagai Dora Soemitro [24] yaitu seorang wanita Kristen Protestan berdarah Minahasa , yang berasal dari keluarga Maengkom di Langowan , Sulawesi Utara, dan merupakan cucu dari Benyamin Thomas Sigar, seorang prajurit yang menangkap Diponegoro pada tahun 1830. [25] [26] Ayahnya merupakan seorang pakar ekonomi dan politisi Partai Sosialis Indonesia yang pada saat itu baru saja selesai menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Natsir ; pada April 1952, tidak lama setelah kelahiran Prabowo, Soemitro diangkat kembali sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Wilopo . Prabowo memiliki dua orang kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati ; dan seorang adik lelaki, Hashim Djojohadikusumo . Dari keluarga ayahnya, Prabowo merupakan cucu dari Margono Djojohadikusumo , pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua Dewan Pertimbangan Agung yang pertama. Nama pertamanya diambil dari pamannya, Kapten Soebianto Djojohadikoesoemo , seorang perwira Tentara Keamanan Rakyat yang gugur pada Pertempuran Lengkong pada Januari 1946 di Tangerang. Keluarga Djojohadikusumo sendiri dikatakan merupakan keturunan dari Raden Tumenggung Kertanegara atau Pangeran Banyakwide dari Karanganyar (Kebumen), seorang yang pernah menjadi Bupati Karanganyar Roma (sekarang Kebumen ) sekaligus panglima laskar Pangeran Diponegoro di wilayah Kedu ; dan Adipati Mrapat atau Raden Joko Kaiman, bupati Banyumas yang pertama. [27] Dengan itu, garis keturunan keluarga itu dapat ditarik lagi pada penguasa-penguasa awal Kesultanan Mataram . [28] [29] Masa kecil Prabowo banyak dihabiskan di luar negeri, terutama setelah keterlibatan ayahnya menentang pemerintah Presiden Soekarno di dalam Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia di Sumatera Barat . Prabowo menyelesaikan pendidikan menengahnya di Victoria Institution di Kuala Lumpur , Malaysia ; Zurich International School di Zurich , Swiss ; dan The American School di London , Inggris . Baru setelah kejatuhan Soekarno dan naiknya Soeharto , keluarga Soemitro kembali ke Indonesia, dan Prabowo masuk ke AKABRI di Magelang, Jawa Tengah . [30] Karena pengalaman sering diluar negeri, Prabowo Subianto fasih berbahasa Indonesia , Prancis , Jerman , Inggris , dan bahasa Belanda . [31] Karier militer Artikel utama: Karier militer Prabowo Subianto Pendidikan militer dan penugasan Lihat pula: Pendudukan Indonesia atas Timor Timur dan Konflik Papua Satuan Komando Nanggala TNI Angkatan Darat di Timor Timur yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. Prabowo Subianto mendaftar di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia di Kota Magelang pada tahun 1970. [32] Ia lulus pada tahun 1974 bersama orang lain yang kemudian memperoleh posisi kepemimpinan senior seperti Susilo Bambang Yudhoyono . [32] Pada tahun 1976, Prabowo Subianto bertugas di Pasukan Khusus Tentara Nasional Indonesia, Kopassus dan ditugaskan sebagai Komandan Grup 1 Komando Pasukan Sandhi Yudha ( Kopassandha ), yang merupakan salah satu anggota TNI Angkatan Darat. Unit komando Nanggala di Timor Timur , bekas wilayah Portugis yang telah diinvasi pada tahun sebelumnya . [32] Prabowo, yang saat itu berusia 26 tahun, adalah Panglima Nanggala termuda. [32] Prabowo memimpin misi untuk menangkap wakil presiden Fretilin , yang merupakan Perdana Menteri pertama Timor Timur , Nicolau dos Reis Lobato . [32] Yang membimbing Prabowo Subianto adalah Antonio Lobato, adik Nicolau sendiri. Pada tanggal 31 Desember 1978, kompi Prabowo menemukan dan menembak mati Nicolau di perut ketika ia sedang dikawal di Maubisse , lima puluh kilometer selatan Dili . [32] Diklaim, pada tahun 1983, Prabowo memimpin pasukan khusus yang bertanggung jawab atas Pembantaian Kraras di Timor Timur. [33] Orang-orang yang selamat dari pembantaian ini dikurung di kamp konsentrasi yang dijaga oleh pasukan Prabowo, di mana banyak di antara mereka yang meninggal karena kelaparan dan penganiayaan. [34] Prabowo mengklaim bahwa dia tidak berada di dekat distrik Viqueque ketika pembantaian itu terjadi, dan baik PBB maupun pemerintah Timor Leste tidak pernah mengajukan tuntutan pelanggaran hak asasi manusia terhadapnya. [35] Jose Manuel Tesoro menulis untuk Asiaweek pada tahun 2000, menghubungi empat organisasi non-pemerintah termasuk TAPOL di London; Solidamor di Jakarta; Yayasan HAK, yang berkantor pusat di Dili; dan East Timor Action Network (ETAN) di New York, dan mereka tidak dapat memberikan laporan saksi mata, transkrip komunikasi yang disadap, dokumen yang bocor, atau apa pun yang dapat mendukung keterlibatan Prabowo. [36] [33] Pada tahun 1985 Prabowo Subianto mengikuti Kursus Perwira Infanteri Tingkat Lanjut di Fort Benning , di Amerika Serikat untuk pelatihan komando. [37] Pada awal tahun 1990-an, sebagai Panglima Kopassus Grup 3, Mayor Jenderal Prabowo berusaha menumpas gerakan kemerdekaan Timor Timur dengan menggunakan pasukan tidak teratur yang disebut geng “ninja”, berkerudung berpakaian hitam dan beroperasi pada malam hari. Sementara, di kota-kota besar dan desa-desa, milisi dilatih dan diarahkan oleh komandan Kopassus. Pelanggaran hak asasi manusia meningkat. Kampanye Angkatan Darat tahun 1997 disebut Operasi Pemberantasan. [38] Pada tahun 1996, Prabowo Subianto memimpin Operasi Mapenduma di daerah pegunungan Papua . Tujuan dari operasi tersebut adalah pembebasan 11 peneliti ilmiah yang disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Para peneliti tersebut adalah lima orang Indonesia, empat orang Inggris, satu orang Belanda dan istrinya yang sedang hamil asal Jerman. Dua sandera laki-laki asal Indonesia tewas sesaat sebelum operasi penyelamatan. Misi tersebut melibatkan dukungan rahasia dari Atase Militer Inggris dan veteran SAS, Kolonel Ivor Helberg. [39] Setelah pemindahan sandera, Kopassus di bawah pimpinan Prabowo Subianto memulai kampanye pembalasan terhadap desa-desa yang dianggap mendukung OPM, dalam satu insiden di desa Geselema yang menyerang penduduk desa dengan helikopter militer yang menyamar sebagai helikopter Palang Merah . [40] Pada tanggal 20 Maret 1998, Prabowo Subianto diangkat menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang beranggotakan 27.000 orang, yang juga pernah dipimpin oleh mertuanya, Soeharto pada tahun 1965. [41] Peran dalam kejatuhan Soeharto Artikel utama: Kejatuhan Soeharto Kurang dari tiga bulan setelah pengangkatannya sebagai Panglima Kostrad , pada hari pertama kerusuhan Mei 1998 , Prabowo Subianto mendesak Panglima Tentara Nasional Indonesia , Wiranto , untuk mengizinkan dia membawa unit Cadangan Strategisnya dari luar Jakarta ke kota untuk membantu memulihkan ketertiban. [42] Ratusan orang yang dilatih oleh Kopassus (mantan komando Prabowo) diterbangkan dari Dili ke Yogyakarta dengan pesawat carteran, dan kemudian ke Jakarta dengan kereta api. [43] Prabowo Subianto secara terbuka mendesak masyarakat Indonesia untuk bergabung dengannya melawan “pengkhianat bangsa”. [44] Pada pagi hari tanggal 14 Mei, pasukan Kopassus mengawal preman muda dari Lampung di Sumatera bagian selatan menuju ibu kota. [45] Oleh karena itu, Prabowo Subianto dituduh menggunakan para kenalannya di komando sebelumnya untuk mengimpor dan menciptakan masalah, sementara Wiranto menolak memberikan izin kepada komando Prabowo saat ini, Kostrad , untuk memadamkan masalah yang ada, sejalan dengan taktik klasik Jawa untuk menimbulkan kekacauan guna menyaingi dan/atau merebut kekuasaan. [43] Pasukan di bawah komando Prabowo menculik dan menyiksa setidaknya sembilan aktivis demokrasi pada bulan-bulan sebelum kerusuhan Mei 1998 di Indonesia . [46] Dalam salah satu kesaksian Andi Arief, seorang mantan tahanan, ia bercerita tentang penyiksaan selama berhari-hari di sebuah lokasi yang tidak diketahui letaknya, diduga sebuah kamp militer yang sebagian besar waktunya dihabiskan dengan mata tertutup, dan dipaksa untuk menjawab pertanyaan berulang-ulang, terutama mengenai aktivitas politik mereka. Penganiayaan tersebut termasuk dipukul, diteror secara fisik dan mental, serta disetrum. [47] Meskipun begitu, pada tahun 2009, dua dari sembilan orang tersebut menjadi kandidat Gerindra , partai politik yang mendukung Prabowo, dan seorang lagi menjabat sebagai penasihat medianya. [48] Pada tahun 2024, enam dari sembilan orang yang diculik (termasuk Arief) bekerja untuk Prabowo dan mendukungnya untuk menjadi presiden. [49] Prabowo Subianto juga dicurigai mengorganisir penculikan 13 orang aktivis lainnya (semuanya masih “hilang”) antara Februari 1997 dan Mei 1998. [50] Investigasi yang dilakukan selanjutnya terhadap kerusuhan bulan Mei mengungkapkan bahwa kekerasan di Jakarta adalah hasil pergulatan internal elit militer untuk menjadi penerus Suharto. [51] Banyak yang percaya bahwa Prabowo Subianto, sebagai Panglima Cadangan Strategis, berusaha menjadi penerus ayah mertuanya dan mendambakan posisi Panglima Angkatan Bersenjata yang dijabat oleh Jenderal Wiranto, yang diunggulkan untuk menggantikan Suharto. Bersama Panglima Komando Operasi Jakarta Raya (Pangkoops Jaya) Mayjen Sjafrie Sjamsoeddin , Prabowo Subianto bertujuan untuk meneror penentang pemerintah dan menunjukkan bahwa Wiranto adalah “seorang komandan yang tidak kompeten dan tidak dapat mengendalikan kekacauan”. [52] [53] Selama bulan Agustus dan September, tim pencari fakta mewawancarai Prabowo Subianto, Sjafrie, dan komandan militer lainnya mengenai pergerakan mereka selama kerusuhan Jakarta. Prabowo Subianto menegaskan bahwa dia tidak yakin dengan persisnya pergerakan pasukan militer di ibu kota dan menyerahkan hal tersebut kepada Sjafrie. [54] Dalam laporan akhirnya, tim pencari fakta menduga bahwa, pada malam tanggal 14 Mei, Prabowo Subianto bertemu dengan beberapa tokoh TNI dan tokoh sipil di Markas Kostrad untuk membahas pengorganisasian kekerasan. [55] Namun hal ini kemudian dibantah oleh beberapa orang yang hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk pengacara hak asasi manusia terkemuka Adnan Buyung Nasution dan anggota Tim Gabungan Pencari Fakta Bambang Widjojanto . [56] Kesaksian selanjutnya dari Prabowo Subianto [57] pada tahun-tahun setelah penyelidikan bertentangan dengan laporan tim dan menimbulkan skeptisisme terhadap tuduhan tim. [58] Pemberhentian dari militer Pada tanggal 21 Mei 1998, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepresidenan dan Wakil Presiden B.J. Habibie mengambil alih jabatan presiden. Sore hari setelah pelantikan Habibie sebagai presiden, Prabowo Subianto meminta Habibie agar ia diangkat menjadi pimpinan Angkatan Darat menggantikan Wiranto. Namun, Habibie dan Wiranto justru memberhentikan Prabowo dari jabatannya sebagai Pangkostrad, dan keesokan harinya, mengumumkan pengangkatan Wiranto menjadi Menteri Pertahanan dan Keamanan sekaligus Panglima Tentara Nasional Indonesia yang berujung pada pemberhentian Prabowo. Ada dua versi bagaimana ini terjadi: versi pertama menyatakan bahwa Prabowo Subianto yang geram pergi ke Istana Kepresidenan sambil membawa pistol dan truk pasukan Kostradnya. Karena dihalangi masuk ke kantor Habibie, ia mendatangi Soeharto yang malah justru menegurnya. [59] [60] [61] Sementara itu, versi lain menyebutkan bahwa Prabowo diberhentikan dari jabatannya karena ia dicurigai akan melakukan kudeta terhadap Habibie. [62] Dikatakan bahwa setelah pelantikan Habibie, Wiranto melaporkan bahwa terdapat pergerakan dari pasukan Kostrad yang terkonsentrasi di sekitar kediaman Habibie. Habibie kemudian memerintahkan untuk memberhentikan Prabowo dari jabatannya tepat sebelum matahari terbenam pada hari itu juga. [63] [64] [65] Bagaimanapun, Prabowo kemudian dikunjungi oleh Wiranto di rumahnya pada akhir pekan tanggal 23 atau 24 Mei dan kemudian ditugaskan kembali ke peran non-tempur di Sekolah Staf Umum dan Komando Angkatan Bersenjata di Bandung . [66] Setelah penyelidikan ABRI, pada bulan Agustus 1998, Dewan Kehormatan Perwira memutuskan bahwa Prabowo bersalah karena “salah menafsirkan perintah” dalam penculikan sembilan aktivis anti-Suharto pada tahun 1998. [67] Prabowo Subianto mengaku bertanggung jawab atas penculikan sembilan aktivis tersebut, [68] dan diberhentikan dengan hormat dari dinas militer pada bulan November. Dia dan Wiranto membantah pemecatan itu akibat tindakan disiplin. [69] [70] Kemudian dia pergi ke pengasingan sukarela di Yordania [70] di mana dia mengenal Raja Abdullah II muda yang baru di negara itu sebagai sesama komandan pasukan khusus. [68] Dalam wawancara dengan majalah Asiaweek pada tahun 2000, Prabowo Subianto berkata, “Saya tidak pernah mengancam Habibie. Saya tidak berada di balik kerusuhan. Itu kebohongan besar. Saya tidak pernah mengkhianati Soeharto. Saya tidak pernah mengkhianati Habibie. Saya tidak pernah mengkhianati negara saya. Ada kelompok tertentu yang ingin menjadikan saya kambing hitam, mungkin untuk menyembunyikan keterlibatan mereka.” [67] Kelompok hak asasi manusia telah lama mempertanyakan kelayakan Prabowo untuk mencalonkan diri sebagai presiden, dan mencatat bahwa ia diberhentikan dari Angkatan Darat pada bulan Agustus 1998 [b] karena “salah menafsirkan perintah” dalam penculikan aktivis demokrasi. Meskipun pernyataan tersebut merupakan pernyataan resmi militer, para pengamat telah lama meyakini bahwa hal tersebut merupakan sebuah konspirasi kudeta yang membuat Prabowo, yang saat itu menjabat sebagai Pangkostrad, memberikan perintahnya. [71] Sebagai Calon Presiden di tahun 2014 , masa lalu Prabowo mendapat sorotan baru, dan banyak organisasi yang menyerukan agar dia mundur. Pada 19 April, ia dikritik oleh penyair besutan Fahmi Habcyi yang menghubungkannya dengan hilangnya penyair legendaris Widji Thukul dan mendesaknya untuk mengembalikan Thukul karena istrinya sangat terpukul atas menghilangnya suaminya. [72] Koalisi yang terdiri dari Imparsial, Kontras, Setara Institute, dan Kelompok Kerja Hak Asasi Manusia (HRWG), yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Lupa, mengunjungi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta pada 7 Mei 2014 untuk mendesak komisi tersebut menyelidiki kembali Prabowo Subianto. [73] Laporan tanggal 27 Juni 2014 mengindikasikan bahwa seorang jurnalis investigasi, Allan Nairn , telah diancam akan ditangkap “karena mengungkap peran mantan jenderal tersebut dalam pelanggaran hak asasi manusia.” [74] Saat debat capres 2024 tanggal 12 Desember 2023, secara tersirat Prabowo mengaku telah melakukan penculikan Budiman Sudjatmiko , yang merupakan pelanggaran HAM, kemudian Sudjatmiko menjadi salah satu juru bicaranya. [75] Sebelum debat, Prabowo juga mengaku kepada Sudjatmiko, bahwa dirinya telah membebaskan seluruh aktivis yang diculiknya namun tidak mengetahui nasib mereka setelah dibebaskan. [76] Menjelaskan keputusannya, Budiman mengklaim orang-orang berubah setelah 25 tahun, baik dia maupun Prabowo “bergerak ke tengah.” [49] Maria Catarina Sumarsih , yang putranya ditembak mati dalam penembakan Semanggi pada 13 November 1998, mengatakan bahwa Prabowo bertanggung jawab atas tragedi tersebut. [77] Karier bisnis Prabowo memiliki dan pernah memimpin 27 perusahaan di Indonesia dan di luar negeri. [78] Ia adalah Presiden dan CEO PT Tidar Kerinci Agung yang bergerak dalam bidang produksi minyak kelapa sawit, lalu PT Nusantara Energy yang bergerak dalam bidang migas, pertambangan, pertanian, kehutanan dan pulp, juga PT Jaladri Nusantara yang bergerak di bidang perikanan. Setelah meninggalkan karier militernya, Prabowo memilih untuk mengikuti karier adiknya, Hashim Djojohadikusumo , dan menjadi pengusaha. Karier Prabowo sebagai pengusaha dimulai dengan membeli Kiani Kertas , perusahaan pengelola pabrik kertas yang berlokasi di Mangkajang , Kalimantan Timur . Sebelumnya, Kiani Kertas dimiliki oleh Bob Hasan , pengusaha yang dekat dengan Presiden Soeharto . [79] Prabowo membeli Kiani Kertas menggunakan pinjaman senilai Rp 1,8 triliun dari Bank Mandiri . [80] Selain mengelola Kiani Kertas, yang namanya diganti oleh Prabowo menjadi Kertas Nusantara , kelompok perusahaan Nusantara Group yang dimiliki oleh Prabowo juga menguasai 27 perusahaan di dalam dan luar negeri. Usaha-usaha yang dimiliki oleh Prabowo bergerak di bidang perkebunan, tambang, kelapa sawit, dan batu bara. [79] Pada Pilpres 2009 , Prabowo ialah cawapres terkaya, dengan total asset sebesar Rp 1,579 triliun dan US$ 7,57 juta, [81] termasuk 84 ekor kuda istimewa yang sebagian harganya mencapai 3 miliar per ekor serta sejumlah mobil mewah seperti BMW 750Li dan Mercedes Benz E300. [82] Kekayaannya ini besarnya berlipat 160 kali dari kekayaan yang dia laporkan pada tahun 2003 . Kala itu ia hanya melaporkan kekayaan sebesar 10,153 miliar. [83] Namun, pada tahun 2011, dilaporkan bahwa PT Kertas Nusantara memiliki 161 kreditor, yang terdiri terdiri dari 136 kreditor konkuren, 18 kreditor istimewa, dan 7 kreditor separatis. [84] Berdasarkan verifikasi Komisi Pengawas Persaingan Usaha , total utang Kertas Nusantara pada saat itu mencapai Rp 14,31 triliun. [84] Bahkan pada tanggal 9 Juni 2011, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memerintahkan kepada PT Kertas Nusantara agar membayar utang sebesar Rp 142 miliar kepada PT Multi Alphabet sebagai salah satu kreditor dalam waktu 45 hari, dan bila tidak Kertas Nusantara terancam dinyatakan bangkrut. [84] Namun, pada tanggal 21 Juli 2011, PT Kertas Nusantara selamat dari ancaman kebangkrutan setelah 89% kreditor setuju untuk memberikan perpanjangan masa pembayaran utang. [85] Pada tanggal 20 Januari 2014, Tempo melansir pernyataan dari Ketua SP Kahutindo PT Kertas Nusantara, Indra Alam, bahwa PT Kertas Nusantara kembali diterpa masalah karena sekitar 600 karyawan PT Kertas Nusantara di Berau , Kalimantan Timur , berunjuk rasa menuntut gaji yang belum dibayarkan selama lima bulan [86] Tempo juga memberitakan bahwa buruh mengancam tidak akan memilih Prabowo dan menggelar aksi di Bundaran HI. [87] Namun berita ini kemudian dibantah sendiri oleh Indra Alam sebagai pemberitaan palsu . Ia merasa tidak pernah menyatakan bahwa ia mengajak buruh untuk berdemonstrasi di Bundaran HI dan memboikot Prabowo dalam pemilu. Terkait ancaman ini, manajemen PT Kertas Nusantara juga mengkonfirmasi bahwa masalah utang gaji telah diselesaikan sejak Maret 2014. [88] Direktur PT Kertas Nusantara Winston Pola pernah menyatakan meminta maaf dan menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh kesulitan keuangan karena pabrik yang tidak beroperasi dengan kapasitas penuh pada pertengahan tahun 2013. [89] Karier politik Menggunakan koneksinya dengan Presiden Soeharto, Prabowo Subianto dan saudaranya berupaya membungkam kritik jurnalistik dan politik pada tahun 1990an. Hashim tidak berhasil menekan Goenawan Mohamad untuk menjual majalah Tempo miliknya yang dikenal blak-blakan. [90] Prabowo pernah mengundang tokoh agama, Abdurrahman Wahid , ke markas batalionnya pada tahun 1992 dan memperingatkan dia untuk tetap berpegang pada agama dan menjauhi politik, atau Abdurrahman Wahid akan menghadapi tindakan yang tidak diinginkan jika dia terus menerus menentang presiden. [91] Ia kemudian memperingatkan intelektual Nurcholish Madjid (Cak Nur) untuk mengundurkan diri dari KIPP, unit pemantau pemilu yang dibentuk oleh Goenawan Mohamad. Tindakannya dikecam oleh Panglima ABRI, Feisal Tanjung sebagai tindakan yang “jelas inkonstitusional”. [92] Pada tahun 2004, Prabowo Subianto adalah salah satu dari lima pesaing yang bersaing untuk menjadi calon presiden dari partai Golkar . Ia memperoleh jumlah suara terendah, hanya 39, dan tersingkir di putaran pertama. [93] Pemungutan suara putaran kedua dimenangkan oleh Wiranto . Setelah menempati posisi terakhir dalam konvensi partai, Prabowo menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Golkar hingga mengundurkan diri pada 12 Juli 2008. Pendirian Partai Gerindra Artikel utama: Partai Gerakan Indonesia Raya Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto berbicara di hadapan 12.000 kader di SICC, Sentul, Jawa Barat. Prabowo, bersama adiknya Hashim Djojohadikusumo , mantan aktivis mahasiswa Fadli Zon dan mantan Deputi V Badan Intelijen Negara Bidang Penggalangan Muchdi Purwoprandjono serta sederetan nama lainnya mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya atau Partai Gerindra pada tanggal 6 Februari 2008. Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP). [94] Calon wakil presiden (2009) Artikel utama: Pemilihan umum Presiden Indonesia 2009 Pada 9 Mei 2008 , Partai Gerindra menyatakan keinginannya untuk mencalonkan Prabowo menjadi calon presiden pada Pemilu 2009 saat mereka menyerahkan berkas pendaftaran untuk ikut Pemilu 2009 pada KPU. [95] Namun, setelah proses tawar menawar yang alot, akhirnya Prabowo bersedia menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri . Prabowo dan Megawati menandatangani Perjanjian Batu Tulis, yang menyatakan bahwa: [96] Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerindra mencalonkan Megawati sebagai calon presiden dan Prabowo sebagai calon wakil presiden dalam pemilu 2009 Bila terpilih, Prabowo dapat mengendalikan program dan kebijakan ekonomi Indonesia yang “berdasarkan asas berdiri di kaki sendiri, berdaulat di bidang politik, dan berkepribadian nasional di bidang kebudayaan dalam kerangka sistem presidensial” Prabowo dapat menentukan orang yang akan menjadi Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri ESDM, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Perindustrian, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Hukum dan HAM, dan Menteri Pertahanan Pemerintah yang dibentuk akan mendukung program kerakyatan PDI Perjuangan dan delapan program aksi Partai Gerindra untuk kemakmuran rakyat Pendanaan untuk pemilu 2009 akan ditanggung 50% oleh Megawati dan 50% oleh Prabowo Megawati mendukung pencalonan Prabowo sebagai calon presiden pada pemilu 2014 Keduanya mengambil motto ‘Mega-Pro’. Keduanya juga telah menyelesaikan persyaratan administratif KPU dan berkas laporan kekayaan ke KPK . Deklarasi Mega-Prabowo dilaksanakan di tempat pembuangan sampah Bantar Gebang, Bekasi , Jawa Barat . [97] Deklarasi ini menghabiskan ongkos Rp 962 juta. [98] Deklarasi ini juga mendapat perlawanan sejumlah organisasi pembela Hak Asasi Manusia yang berencana akan berunjuk rasa di sejumlah tempat. [98] Hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, yakni Lembaga Survei Indonesia , Lingkaran Survei Indonesia , Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial , Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis , CIRUS , Lembaga Riset Informasi , dan Quick Count Metro TV , memprediksi pasangan Megawati-Prabowo kalah telak dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono – Boediono , dan Pemilu Presiden 2009 berakhir dalam satu putaran. Hasil Perhitungan Manual KPU yang diumumkan 25 Juli 2009 tak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat. Megawati dan Prabowo tidak hadir dalam acara penetapan hasil tersebut meski UU No. 42 Tahun 2008 Tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden mengamanatkan bagi tiap pasangan calon untuk hadir dalam penetapan hasil Pilpres [99] Aktivisme Prabowo terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia HKTI periode 2004-2009. [100] Selain itu, Prabowo juga mendirikan beberapa organisasi masyarakat seperti Asosiasi Petani Indonesia, Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Indonesia dan Ikatan Pencak Silat Indonesia . [78] Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Sebagai Ketua Umum APPSI, Prabowo mengajak Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berkeliling pasar Cipete, Jakarta Selatan. Pada tanggal 6 Agustus 2008 , Munas APPSI secara aklamasi memilih Prabowo sebagai ketua umum APPSI untuk periode 2008-2013. Prabowo terpilih setelah mendapat dukungan dari 29 Dewan Pimpinan Wilayah tingkat provinsi dan 199 Dewan Pimpinan Daerah tingkat kabupaten. [101] Selaku Ketua Umum APPSI, Prabowo kerap menyuarakan agar pemerintah membatasi hipermarket dengan mengatur jaraknya agar tidak merugikan pedagang kecil. “Selama ini pedagang pasar tradisional selalu dianaktirikan sehingga ketika pasar modern didirikan para pemilik modal pedagang pasar harus rela dibubarkan karena ada pembongkaran”, cetus Prabowo. [102] Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Pada tanggal 5 Desember 2004 , Prabowo terpilih sebagai ketua umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) mengalahkan Setiawan Djodi dan Ja’far Hafsah . [103] [104] Pada saat Musyawarah Nasional (Munas) HKTI ke-7, Prabowo Subianto digantikan oleh DR. Oesman Sapta Odang dan pergantian ini telah mendapat Pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor: AHU-14 . AH.01.06. Tahun 2011 tertanggal 18 Januari 2011. [105] Terhadap Keputusan Keabsahan Kepengurusan HKTI di bawah kepemimpinan Ketua Umum DR. Oesman Sapta tersebut telah dilakukan gugatan oleh Prabowo Subianto melalui Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta dan terakhir mendapatkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 310 K/TUN/2012 tertanggal 23 Juli 2013 yang menolak gugatan Prabowo tersebut. [105] Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo membuka turnamen pencak silat SEA Games 2011 di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah , Jakarta . Prabowo pertama kali terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tahun 2004 . Pada Munas PB IPSI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, tanggal 27 Februari 2012, Prabowo terpilih untuk ketiga kalinya sebagai Ketua Umum PB IPSI. [106] Prabowo kembali terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI untuk keempat kalinya pada 18 Desember 2021 di hotel Aston, Sentul. [107] Pada SEA Games 2011 di Jakarta, cabang olahraga pencak silat berhasil mendapatkan juara umum dengan menyabet 9 dari 18 nomor yang dipertandingkan. [108] Prestasi IPSI sangat moncer di Pesta Olahraga Asia 2018 , di mana pencak silat berhasil menyumbang 14 dari 31 emas yang diperoleh kontingen Indonesia. Kontroversi pembebasan Wilfrida Soik Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia wilayah Nusa Tenggara Timur menilai, Prabowo berperan besar dalam pembebasan Wilfrida Soik dari hukuman mati di Pengadilan Kota Bahru, Kelantan , Malaysia . [109] Prabowo menunjuk pengacara Malaysia Tan Sri Mohammad Syafei untuk membela Wilfrida Soik. Wilfrida adalah buruh asal Nusa Tenggara Timur yang diberangkatkan secara ilegal. Wilfrida didakwa hukuman mati karena membunuh majikannya, Yeap Seok Pen pada tanggal 7 Desember 2010. [110] Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah meminta Prabowo Subianto tidak mengklaim bebasnya Wilfrida Soik karena hasil kerjanya sendiri. Menurut dia, bebasnya buruh migran Indonesia di Malaysia itu dari ancaman hukuman mati merupakan hasil kerja banyak pihak. Migrant Care dan pemerintah melalui KBRI Malaysia telah mengawal kasus Wilfrida Soik sejak empat tahun. Menurutnya, Migrant Care tak pernah absen untuk menemani Wilfrida dalam sidang sejak 2010. Mereka pun mendorong agar KBRI menyiapkan pengacara dan penerjemah untuk TKI asal Atambua itu. Mereka berupaya meyakinkan bahwa Wilfrida masih tergolong anak-anak saat peristiwa pembunuhan terjadi dan merupakan korban perdagangan manusia. Sedangkan Prabowo, menurut Anis, baru ikut membantu belakangan dengan mengirim advokat Muhammad Shafee Abdullah untuk mendampingi sidang Wilfrida, sehingga menambah jumlah pengacara yang sudah disediakan KBRI . [111] Pemilihan umum presiden 2014 Artikel utama: Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014 Pada bulan November 2011, Prabowo Subianto mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri dalam Pemilihan umum Presiden 2014 . [16] Survei yang diterbitkan oleh Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) [112] dan oleh Lembaga Survei Indonesia yang diterbitkan pada tanggal 23 Februari 2012 [113] memberinya keunggulan, namun para pengamat dan aktivis meragukan hasil survey tersebut. [114] Pada bulan Maret 2012, Gerindra menunjuk Prabowo Subianto sebagai calon presiden tahun 2014. [115] Slogan partai tersebut kemudian diubah menjadi ” Gerindra Menang Prabowo Presiden “. [116] Prabowo Subianto mengatakan dia akan menjalankan pemerintahan yang ramah investasi jika dia menang dan Indonesia membutuhkan lebih banyak eksplorasi energi. Lebih jauh lagi, ia mengatakan bahwa ia telah melakukan kontak erat dengan serikat pekerja dan yakin bahwa meningkatnya ketidakpuasan pekerja dapat diatasi dengan anggaran nasional yang bijaksana. [117] Ia berjanji akan menggunakan efisiensi gaya militer untuk mendorong proyek-proyek infrastruktur yang tertunda secara kronis, serta menciptakan lapangan kerja di wilayah terpencil di nusantara dengan meningkatkan produktivitas pertanian. [118] Pilar lain dari platform Prabowo adalah bahwa ia sangat sekuler, dan partainya berencana melindungi hak-hak kelompok agama minoritas di negara mayoritas Muslim tersebut. [118] Berdasarkan berbagai hitung cepat setelah Pemilu legislatif 9 April , Gerinda berada di posisi ketiga, menempatkan Prabowo Subianto sebagai salah satu dari dua calon presiden terkemuka pada pemilu yang akan diadakan pada tanggal 9 Juli, selain Gubernur Jakarta, Joko Widodo . [119] Pada hari Selasa, 20 Mei 2014, Golkar , bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB), secara resmi mendukung Prabowo untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun 2014; koalisi mengumpulkan 48,9% suara dan 52,1 kursi di parlemen. [120] Sehari sebelumnya, Prabowo telah memilih mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa sebagai pasangan wakil presidennya. [121] Prabowo Subianto menerima pencalonan Partai Gerindra untuk pemilihan umum presiden 2014 di Lembah Hambalang, pada 17 Maret 2014. [115] Pada tanggal 22 Juli 2014, hari ketika KPU mengumumkan penghitungan resminya, Prabowo Subianto mengundurkan diri dari pencalonan setelah bersikeras untuk menang sejak penghitungan cepat pertama dirilis, meskipun mayoritas menunjukkan bahwa Jokowi unggul. Ia mengaitkan penarikan diri ini dengan “kegagalan Indonesia dalam menjalankan tugasnya terhadap demokrasi” karena “kecurangan besar-besaran yang terstruktur dan sistematis” [122] dan menyatakan bahwa ia dan Hatta “menggunakan hak konstitusional kami untuk menolak pemilihan presiden dan menyatakannya inkonstitusional”. [123] Pidatonya yang disiarkan secara langsung menyiratkan bahwa ia akan menggugat hasil tersebut ke Mahkamah Konstitusi . [122] Laporan selanjutnya menunjukkan adanya kebingungan mengenai apakah Prabowo Subianto mengundurkan diri dari pemilu atau sekadar menolak penghitungan suara. [124] Menurut Douglas Ramage dari Bower’s Asia Group yang berbasis di Jakarta, ini adalah pertama kalinya sejak Era Reformasi yang dimulai pada tahun 1998, legitimasi suatu pemilu dipertanyakan; dia menyatakan bahwa Indomesia telah memasuki “wilayah yang belum dipetakan”. [123] Legalitas gugatan terhadap Prabowo Subiantoro patut dipertanyakan, karena jika ia mengundurkan diri, ia tidak lagi dianggap sebagai calon presiden. [123] Jika dia bisa membuat gugatan tersebut, menurut The Jakarta Post , jarak antara keduanya sudah cukup untuk membuat gugatan tersebut menjadi sulit diproses. [125] Berdasarkan undang-undang pemilu presiden, Prabowo bisa menghadapi hukuman enam tahun penjara dan denda 100 miliar rupiah ($10 juta) jika mengundurkan diri. [122] [123] Malamnya, Joko Widodo resmi diumumkan sebagai presiden dan mulai mendapat ucapan selamat dari para pemimpin dunia. [126] Setelah pengumuman tersebut, nilai Rupiah Indonesia turun sebesar 0,3%, dan JSX Composite turun sebesar 0,9%. [124] Para pengamat membantah tuduhan kecurangan yang dilontarkan oleh Prabowo, dan berpendapat bahwa pemilu tersebut “secara umum adil dan bebas”; Maswadi Rauf dari Universitas Indonesia menyatakan bahwa “tidak ada tanda-tanda kecurangan yang signifikan”, dan mundurnya Prabowo hanya mencerminkan “sikap nyata para elit, yang belum siap menerima kekalahan”. [127] Pada tanggal 21 Agustus 2014, Mahkamah Konstitusi Indonesia menolak klaim kecurangan yang diajukam olehnya, dan membenarkan kekalahannya dalam pemilu. [128] 2019 Artikel utama: Pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 Lihat pula: Kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 Pada 12 April 2018, Prabowo Subianto mengumumkan bahwa ia akan ikut serta dalam Pemilihan Presiden 2019 jika ia dapat memperoleh dukungan yang cukup dari partai politik lain. [129] Media di Indonesia sempat berspekulasi apakah Prabowo Subianto akan menjadi calon presiden atau “king-maker” yang memberikan dukungannya kepada calon lain. [130] Kakak laki-laki Prabowo, Hashim, pada Maret 2018 mengatakan faktor kesehatan dan logistik harus dipertimbangkan sebelum partai mengumumkan calon presiden. [131] Pada bulan April 2018, John McBeth melaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan telah mengadakan serangkaian pertemuan dengan Prabowo Subianto, yang puncaknya adalah usulan pasangan gabungan Jokowi-Prabowo untuk pemilu 2019. Luhut dilaporkan kehilangan semangatnya setelah Prabowo diduga menyatakan ingin memimpin militer dan mendapatkan tujuh kursi di kabinet baru. [132] Fadli Zon membantah Luhut dan menyatakan bahwa Prabowo hanya membahas politik, dan mengeklaim bahwa mereka hanya berbicara tentang langkah ekonomi Eropa dengan tujuan untuk membatasi impor minyak sawit Indonesia. Pejabat Gerindra Andre Rosiade pun menepis laporan tersebut dan menyebutnya sebagai hoaks. [133] Prabowo Subianto dan Presiden Indonesia, Joko Widodo pada 11 Oktober 2019. Pada tanggal 10 Agustus 2018, Prabowo Subianto mendaftar di kantor KPU untuk pemilihan presiden tahun 2019 dengan Sandiaga Uno sebagai pasangannya dan dengan dukungan dari Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat dan Partai Berkarya . [18] Partai Demokrat pada awalnya menginginkan agar Prabowo Subianto memilih Agus Harimurti Yudhoyono sebagai pasangannya. [134] Setelah pemilu, ‘penghitungan cepat’ yang dilakukan di TPS oleh lembaga-lembaga independen yang diberi wewenang oleh pemerintah menunjukkan bahwa Jokowi menang dengan selisih sekitar 10%, namun Prabowo Subianto mengeklaim kemenangan, dan bersikeras bahwa penghitungan sebenarnya yang dilakukan pihaknya menunjukkan bahwa ia memperoleh 62% suara. pemungutan suara. [135] Klaimnya yang tidak berdasar mengenai kecurangan yang meluas mendorong para pendukungnya melakukan protes di Jakarta, yang mengakibatkan kerusuhan yang menyebabkan delapan orang tewas dan 737 orang luka-luka. [136] [137] Mahkamah Konstitusi pada Juni 2019 dengan suara bulat menolak permohonan banding Prabowo terhadap hasil pemilu. [138] Pada tanggal 14 Juli 2019, Prabowo akhirnya mengakui kekalahannya kepada Jokowi dalam perjalanan kereta api di MRT Jakarta , mengucapkan selamat kepada Jokowi dan meminta maaf karena mengkritiknya selama masa kampanye. Namun, hal ini menambah kritik dari para pendukungnya yang kesal yang menyatakan bahwa Prabowo harus tetap menjadi bagian dari oposisi. [139] [140] Partainya sendiri, Gerindra, akhirnya bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju milik Jokowi pada tanggal 21 Oktober 2019 dan Prabowo sendiri ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan pada tanggal 23 Oktober 2019, sehingga bergabung dengan kabinet Jokowi. [25] [141] 2024 Artikel utama: Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 Lihat pula: Kampanye Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 Pada tanggal 7 Januari 2023, Prabowo Subianto kembali meluncurkan kampanye presiden ketiganya untuk Pemilihan Presiden 2024 . [142] Ia mencalonkan diri sebagai presiden, bersama dengan Gibran Rakabuming Raka (putra tertua Joko Widodo , Presiden Indonesia dan rival Prabowo sebelumnya), sebagai calon wakil presidennya. Baik dia maupun Gibran mendaftar di kantor KPU pada 25 Oktober 2023 dengan dukungan Gerindra, Golkar, PAN, PBB, Partai Demokrat, Partai Gelora , Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Garuda . [143] Pada bulan November 2023, Prabowo Subianto menyerukan “penyeimbangan kembali” dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia memandang ke arah Barat; sekarang mereka harus belajar dari Timur seperti Tiongkok , India , Jepang dan Korea Selatan . [144] Prabowo menyambut baik gagasan Indonesia bergabung dengan BRICS jika hal tersebut menguntungkan perekonomian Indonesia, dengan alasan sifat BRICS sebagai blok ekonomi, bukan blok geopolitik. [145] Pada 14 Februari 2024, dalam laporan tidak resmi, Prabowo berhasil memimpin tiga jalur suara dengan memperoleh 58% suara. [146] Hal ini berujung pada pernyataan The New York Times yang menulis bahwa demokrasi di Indonesia terancam ditinggalkan. [146] Prabowo kemudian memenangkan penghitungan cepat yang dilakukan oleh semua survei dan menyerukan persatuan sambil berjanji menjadi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia dan akan membentuk pemerintahan yang akan dipimpin oleh “putra dan putri terbaik Indonesia”. [147] Meski begitu, ia juga berpesan kepada para pendukungnya untuk tenang namun hati-hati menunggu hasil resmi dari KPU. [147] Menteri Pertahanan Penunjukan Pelantikan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju . Pada tanggal 23 Oktober 2019, Prabowo Subianto dilantik sebagai Menteri Pertahanan oleh Presiden Joko Widodo. [148] Ia dibantu oleh Wahyu Sakti Trenggono sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Menurut Jokowi, Prabowo mendapat jabatan itu karena “Memang dia punya banyak pengalaman di sana”. [149] Militer Tak lama setelah pelantikannya, Prabowo Subianto mulai menganjurkan doktrin “perang rakyat total” untuk pertahanan negara Indonesia. [150] Menyadari hal tersebut, ia membentuk Komponen Cadangan pada tanggal 7 Oktober 2021 dan menunjuk presenter TV, Deddy Corbuzier sebagai duta komponen cadangan untuk menggenjot rekrutmen. [151] Mengingat sebagian alutsista TNI sudah tua, maka upaya untuk terus memodernisasi kemampuan militer dilakukan oleh Prabowo. Ia meyakini perencanaan jangka panjang dengan asumsi anggaran pertahanan dikunci sebesar 0,8% PDB Indonesia akan memungkinkan Indonesia membeli senjata tercanggih dan juga membangun industri pertahanan dalam negeri. [152] Rencana yang mencuat ke publik tak lama setelah tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala (402) menjadi perdebatan hangat karena angka yang diajukan mencapai Rp.1,700 triliun atau Rp.68 triliun per tahun. [153] Prabowo Subianto memeriksa prajurit Indonesia pada Oktober 2021. Kepastian anggaran pertahanan ini dimanfaatkan Prabowo untuk membeli alat utama persenjataan canggih yang belum pernah dimiliki TNI. Ia berencana untuk memperluas kemampuan produksi amunisi dalam negeri Indonesia secara besar-besaran, karena kapasitas produksi Indonesia hanya 450 juta butir amunisi per tahun, meskipun terdapat permintaan satu miliar butir amunisi setiap tahunnya. [154] Untuk Angkatan Udara Indonesia , Prabowo ingin memperkuat militer Indonesia dengan mengakuisisi pesawat tempur baru seperti General Dynamics F-16 Fighting Falcon dan Dassault Rafale dari AS dan Prancis [155] sekaligus membeli pesawat angkut baru seperti Airbus A400M Atlas dan yang lebih baru Lockheed Martin C-130J Super Hercules . Untuk Angkatan Laut Indonesia , Prabowo menandatangani kontrak untuk kombatan permukaan yang lebih baru seperti Arrowhead 140 dan FREMM [156] [157] sambil menjajaki kemungkinan produksi lokal pada kapal selam kelas Scorpène di bawah PAL Indonesia . [158] Ia juga memesan 500 Pindad Maung kendaraan utilitas ringan pada tahun 2020. [159] Ia juga memimpin upaya renegosiasi mengenai pembayaran program pesawat tempur KAI KF-21 Boramae setelah pendahulunya, Ryamizard Ryacudu menghentikan pembayaran saham Indonesia dalam program tersebut. [160] Ia kemudian menghadiri peluncuran prototipe pesawat tersebut bersama dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mewakili Indonesia. [161] Pada tanggal 20 April 2022, bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir , Prabowo memperkuat industri pertahanan Indonesia dengan melakukan konsolidasi PT Len, Pindad , PAL Indonesia , Dirgantara Indonesia dan PT Dahana menjadi satu holding, Defend ID . [162] Program lumbung pangan Pada tahun 2020, Prabowo ditunjuk oleh Jokowi untuk menjadi ujung tombak program lumbung pangan nasional ( food estate ). Alasan Jokowi menunjuk Prabowo adalah karena sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo juga berperan penting dalam menjalankan proyek-proyek strategis seperti lumbung pangan. [163] Meskipun Prabowo terpilih sebagai pemimpin proyek, ia menekankan bahwa Kementerian Pertahanan hanya akan memainkan peran pendukung dalam proyek lumbung pangan, sementara Kementerian Pertanian akan memainkan peran utama, yang menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci keberhasilan proyek ini. Hal ini mencerminkan sinergi antara sektor pertanian dan pertahanan dalam upaya mencapai keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional. [163] Kebijakan luar negeri Prabowo Subianto dengan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin pada Juni 2022. Prabowo ketika bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia di Moskwa , Maret 2021. Prabowo bersama Menteri Pertahanan Nasional Korea Selatan , Lee Jong-sup pada April 2021. Prabowo bertemu Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab , Mohammed bin Rasyid al-Maktoum pada Juli 2022. Di 100 hari pertamanya menjabat Menhan, Prabowo mengunjungi 8 negara untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia , Thailand , Turki, Tiongkok , Jepang, Filipina dan Prancis untuk memperkuat hubungan militer. [164] [165] Prabowo juga berupaya membantu BUMN pertahanan untuk mengekspor produknya ke luar negeri. Ia berhasil membantu Dirgantara Indonesia mengekspor pesawat CN-235 ke Senegal dan mengekspor pesawat NC-212i ke Thailand , [166] serta membantu PAL Indonesia mengekspor kapal perang jenis dok platform pendaratan ke Angkatan Laut Filipina . [167] Laut Cina Selatan Menyusul insiden pada akhir tahun 2019 di mana kapal-kapal Tiongkok melanggar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di lepas pantai Kepulauan Natuna , Prabowo Subianto menyerukan tanggapan yang hati-hati, dengan menyebut Tiongkok sebagai “negara sahabat”. [168] Dia juga memerintahkan pengerahan kapal angkatan laut tambahan di wilayah tersebut sebagai tanggapan atas insiden tersebut. [169] Terlepas dari kontroversi kelambanannya mengenai permasalahan Pulau Natuna, jajak pendapat Indo Barometer pada awal Januari menunjukkan bahwa Prabowo Subianto adalah menteri paling populer di kabinet Jokowi. [170] Amerika Serikat Prabowo Subianto dengan Menteri Pertahanan AS, Mark Esper pada November 2019. Pada bulan Oktober 2020, Prabowo Subianto mengunjungi Amerika Serikat meskipun sebelumnya pernah dilarang memasuki negara tersebut, dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan setelah diundang oleh rekannya dari AS, Mark Esper dan visa dikeluarkan untuknya. Beberapa organisasi hak asasi manusia, termasuk Amnesty International , sebelumnya telah meminta pemerintahan Trump untuk membatalkan kunjungan tersebut. [171] Dari tawaran kunjungan luar negerinya yang sering dilakukan seperti ke Amerika Serikat, Prabowo berhasil meyakinkan Kongres Amerika Serikat untuk menyetujui penjualan pesawat canggih pesawat tempur supersonik F-15EX Eagle II ke Indonesia. [172] Perang Rusia-Ukraina Prabowo di Dialog Shangri-La pada 1 Juni 2023. Pada tanggal 3 Juni 2023, Prabowo Subianto mengusulkan rencana perdamaian multi-poin untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina di IISS Dialog Shangri-La di Singapura. [173] [174] Usulannya antara lain sebagai berikut. [173] Penghentian permusuhan segera melalui gencatan senjata. Pembentukan zona demiliterisasi dengan mundur 15 kilometer dari posisi terdepan. Referendum PBB mengenai wilayah yang disengketakan. Usulan Prabowo ditolak mentah-mentah oleh Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksii Reznikov , dengan menyatakan bahwa usulan tersebut adalah “rencana Rusia, bukan rencana Indonesia”. [175] Usulan ini juga dikritik oleh kepala kebijakan luar negeri UE Josep Borrell , dengan mengatakan bahwa harus ada “perdamaian yang adil” bukan “perdamaian penyerahan”. [175] Hal ini juga dikritik oleh Partai PDI-P , di mana Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa Indonesia tidak membutuhkan pemimpin yang memberikan nasehat yang menyimpang dari prinsip diplomasi yang “bebas dan aktif”. [176] Namun, rencana tersebut diterima dengan baik oleh Tiongkok karena diplomat Tiongkok Cui Tiankai mengapresiasi upaya Prabowo dalam menemukan solusi perdamaian sekaligus mengkritik Barat karena salah mengelola situasi keamanan mereka sendiri. [177] Prabowo kemudian dipanggil oleh Jokowi untuk mengklarifikasi rencana perdamaian tersebut karena Indonesia secara resmi mengutuk Rusia atas invasi tersebut. [177] [178] Jokowi kemudian mengklarifikasi bahwa rencana perdamaian yang diusung Prabowo “baik-baik saja” karena hanya sekedar usulan dalam dialog terbuka dan tidak mencerminkan sikap Indonesia terhadap kapasitas resmi. [179] Konflik Gaza-Israel Pada saat Konflik Israel–Hamas pada tahun 2023, Prabowo Subianto mengungkapkan kekecewaannya terhadap Negara-negara Barat yang terkesan diam ketika melihat warga sipil dan anak-anak menjadi korban perang. Ia juga mengecam negara-negara barat karena adanya standar ganda mengenai hak asasi manusia . Ia telah menyumbangkan Rp. 5 miliar kekayaan pribadinya untuk rakyat Palestina [180] dan bergabung dengan Presiden Jokowi, Menteri Luar Negeri Pratikno , Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar untuk Indonesia dari Palestina Zuhair Al-Shun untuk mengirimkan 51,5 ton bantuan yang disalurkan oleh TNI AU. [181] Ia juga telah berkomunikasi dengan Menteri Pertahanan Mesir Mohamed Ahmed Zaki untuk mengizinkan lewatnya kapal rumah sakit TNI Angkatan Laut KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat akan berlabuh di dekat El Arish , Sinai untuk menyalurkan bantuan lebih lanjut untuk Palestina. [182] Pendidikan Salah satu tindakan awal Prabowo sebagai Menteri Pertahanan adalah memperluas bidang studi di Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan). Dalam arahan Prabowo, Unhan membuka program studi S1 Kedokteran Militer dan S1 Sains dan Matematika serta Ilmu Militer. [183] Ia juga membebaskan biaya kuliah bagi taruna berprestasi dan menjamin kesejahteraan mahasiswa dengan menyediakan komputer laptop dari kampus. [184] Pada tanggal 25 Maret 2022, Jokowi dan Prabowo melakukan perluasan kampus dengan membuka cabang di luar Sentul City , Jawa Barat , yaitu Ben Mboi Politeknik, di Belu , Nusa Tenggara Timur . Prabowo juga secara pribadi menerima 22 mahasiswa Palestina untuk didaftarkan di Unhan pada 8 November 2023 dengan masa studi 5 tahun di bidang kedokteran, farmasi, dan teknik. [185] Dia memberi mereka beasiswa penuh dan berjanji untuk mendaftarkan lebih banyak mahasiswa Palestina ke universitas tersebut. [185] Menurut Prabowo, pendaftaran mereka merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk membantu Palestina dalam upayanya menjadi negara berdaulat yang diakui. [185] Kontroversi Artikel utama: Kontroversi yang melibatkan Prabowo Subianto Prabowo telah menjadi salah satu sosok yang sangat kontroversial dalam sejarah Indonesia sejak era Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Indonesia kedua, Soeharto . Sekitar tahun 1980-an, ia dikabarkan berusaha menculik LB Moerdani , yang dianggap berusaha melakukan kudeta terhadap Soeharto, namun usaha ini berhasil digagalkan oleh Luhut Pandjaitan . Cerita ini ditolak oleh Prabowo sendiri, yang menyebut bahwa cerita ini tidak masuk akal. [186] [187] Pada tahun 1990-an, ia bersama saudaranya berusaha membungkam kritik yang menghujani pemerintah pada saat itu. [188] Ia juga memperingati sejumlah tokoh oposisi seperti Abdurrahman Wahid dan Nurcholish Madjid agar berhati-hati dalam mengkritik pemerintah. [189] Selain itu, selama rentang tahun 1995, Prabowo dituduh telah menggerakkan pasukan ilegal ke Timor Timur yang kemudian meneror para penduduk. [190] [191] Sebelumnya, ia juga dituduh berperan dalam Pembantaian Kraras pada 1983. [33] Menyusul tahun 1998, di mana konflik antara pemerintah Orde Baru dan gerakan oposisi semakin memanas, Prabowo memerintahkan agar Tim Mawar menjalankan operasi penculikan para aktivis pro-Reformasi. [192] Tercatat bahwa ada 14 orang aktivis yang menghilang selama periode ini, [193] beberapa di antaranya termasuk Widji Thukul , Herman Hendrawan , dan Petrus Bima yang diduga telah dibunuh. [194] Namun, Prabowo sendiri membantah hal ini, mengatakan bahwa ia hanya menculik 9 orang aktivis, dan telah mengembalikan para aktivis itu dalam keadaan hidup. [195] Selain sebagai dalang penculikan para aktivis, Prabowo juga diduga kuat telah mendalangi kerusuhan Mei 1998 . [196] [197] Namun, ia membantah hal ini, mengatakan bahwa ia hanya mengikuti perintah dan memastikan bahwa ia tidak pernah mendapat perintah untuk menyiksa orang. [198] Pasca Kejatuhan Soeharto , BJ Habibie dilantik sebagai Presiden Indonesia ke-3. Namun, hanya sehari setelahnya, Wiranto yang merupakan Panglima ABRI melaporkan kepada Habibie bahwa terdapat konsentrasi militer yang cukup besar di kediaman presiden serta pergerakan pasukan Kostrad di Jakarta. Presiden Habibie lantas memberhentikan Prabowo sebagai Pangkostrad dan Prabowo kemudian terbang ke Yordania . [199] [200] Kontroversi mengenai dirinya tetap berlanjut sepanjang karier politiknya, terutama selama pencalonannya dalam pilpres 2014 , pilpres 2019 , kariernya sebagai Menteri Pertahanan, dan pilpres 2024 . [201] [202] [203] Kehidupan pribadi Keluarga Pada bulan Mei 1983, Prabowo menikah dengan Siti Hediati Hariyadi , putri Presiden Soeharto dan Tien Soeharto . Pasangan ini dikaruniai seorang anak, Ragowo Hediprasetyo (Didit). Keduanya berpisah pada tahun 1998, tak lama setelah Orde Baru tumbang. Didiet tumbuh dan besar di Boston , Amerika Serikat , dan berprofesi sebagai seorang desainer yang berbasis di Paris , Prancis . [204] [205] Semenjak pensiun dari dunia militer, Prabowo memilih tinggal di sebuah bukit yang terletak di Tepi Barat Rangkaian Pegunungan Jonggol, tepatnya berada di Kawasan Sentul, Desa Bojong Koneng , Kecamatan Babakan Madang , Bogor . Kompleks Kediaman Prabowo atau sering disebut Padepokan Garuda Yaksa , sebuah kompleks kediaman pribadi sangat asri dan luas. Di kediaman tersebut terdapat lahan pertanian, peternakan, bahkan lapangan pacu kuda di dalam kompleks rumah. Prabowo dikatakan kerap membagikan hasil pertanian dan peternakan di kompleks kediamannya kepada masyarakat sekitar secara gratis. [206] Citra pribadi Kemeja khaki atau putih berkantong empat menjadi ciri khas penampilan Prabowo. Prabowo merupakan seorang pecinta kucing dan memiliki seekor kucing bernama Bobby Kertanegara. [207] Bobby diadopsi oleh Prabowo dari jalanan setelah sebuah pertemuan yang terjadi secara kebetulan, [207] dan ia sering muncul dalam pertemuan-pertemuan yang dihadiri Prabowo di kediamannya di Kertanegara. [207] Selain seekor kucing, ia juga memiliki 18 ekor kuda di kawasan perbukitannya di Pegunungan Jonggol, Bojong Koneng , Kabupaten Bogor (tenggara Sentul City ), dan ia sering mengajak tamu untuk menunggangi salah satu kudanya, termasuk saat Jokowi dan Gibran berkunjung. [208] Ia pernah membawa kudanya untuk kampanye di Stadion Gelora Bung Karno pada 2014. [209] Prabowo biasanya mengenakan baju berwarna khaki dengan banyak saku. Ia sendiri menyatakan menyukai setelan ini karena alasan praktis. Prabowo mulai sering memakainya saat berpasangan dengan Megawati pada Pilpres 2009. [210] Agama Dalam sebuah wawancara pada tahun 2018, Prabowo menyatakan bahwa dirinya adalah seorang Muslim yang menganut pandangan nasionalisme, [211] meskipun ia menambahkan bahwa dia memiliki pengetahuan yang kurang tentang Islam . [211] Pada tanggal 7 Juni 2024, Prabowo menyatakan bahwa ia tidak bisa membaca Al-Quran dengan lancar. [212] Prabowo mengatakan bahwa dirinya memang tidak dilahirkan dalam keluarga yang mendalami ajaran Islam, melainkan tumbuh bersama rekan-rekan yang tergabung dalam berbagai organisasi masyarakat Islam. [213] Prabowo mengaku bangga menganut agama Islam yang dianggapnya sebagai pelopor banyak terobosan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia. [214] Prabowo pernah mengatakan bahwa ia merasa cocok untuk menganut keyakinan Islam dari ajaran Nahdlatul Ulama karena ia yakin bahwa ajaran tersebut menganjurkan bentuk Islam yang toleran, protektif terhadap masyarakat, dan moderat. [215] Gelar kehormatan Pada tanggal 17 Juni 2009, Prabowo dinyatakan sebagai anggota marga Lumban Tobing. Selain itu, adiknya Hashim Djojohadikusumo juga diterima sebagai anggota marga tersebut. [216] Penganugerahan marga tersebut difasilitasi oleh Persatuan Punguan Siraja Lumban Tobing (PPSLB) dan berlangsung di Danau Toba Convention Center, Medan . [217] Pada 28 Desember 2011, Prabowo menerima gelar adat Tongkonan dari masyarakat adat desa Siguntu , Rantepao , Toraja Utara . [218] Pemberian gelar adat yang dibarengi dengan upacara duka Rambu Solo’ disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo , Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang , Panglima Kodam VII/Wirabuana Mayor Jenderal Muhammad Nizam , Bupati Tanah Toraja Theofilus Allorerung , Bupati Toraja Utara Frederik Batti’ Sorring , beserta ribuan warga setempat. Penghargaan Tanda Kehormatan Prabowo mendapatkan sejumlah tanda kehormatan atas prestasi dan jasanya baik dari dalam maupun luar negeri, diantaranya: Dada kanan Dada kiri Army Aviation (US Army) [219] [ tepercaya? ] GSG 9 Badge (Germany) Military Freefall Parachutist Badge (US Army) Master Parachutist Badge (US Army) Pathfinder Badge (US Army) Brevet Brevet Kualifikasi Komando Kopassus [220] Brevet Free Fall Brevet Para Utama Baris ke-1 Bintang Yudha Dharma Utama (2022) [221] Baris ke-2 Bintang Kartika Eka Paksi Utama (2022) [221] Bintang Jalasena Utama (2022) [221] Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama (2022) [221] Baris ke-3 Bintang Kartika Eka Paksi Pratama Bintang Yudha Dharma Nararya Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Baris ke-4 Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun Satyalancana G.O.M VII Satyalancana Dwidya Sistha Baris ke-5 Satyalancana G.O.M IX Raksaka Dharma (Ulangan I) Satyalancana Seroja (Ulangan II) Satyalancana Wira Karya Baris ke-6 Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (2023) [222] Grand Cordon of the Order of Military Merit – Yordania [223] [224] Knight of the Royal Order of Sahametrei – Kamboja Baris ke-7 Commander of the National Order of Merit – Prancis (1997) [225] [226] Darjah Gemilang Seri Melaka (D.G.S.M.) – Melaka (26 Juli 2022) [227] Darjah Utama Bakti Cemerlang (D.U.B.C.) – Singapura (21 November 2023) [228] Brevet Brevet Kualifikasi Penanggulangan Teror (Gultor) Brevet Kehormatan Brevet Hidro-Oseanografi/Surveyor “A” (2021) [229] Brevet Trimedia Intai Amfibi Korps Marinir (2023) [230] Brevet Anti-Teror Aspek Laut (2023) [230] Wing Penerbang TNI AU Kelas I (2023) [231] Brevet Komando Kopasgat (2023) [232] Brevet Pengendali Tempur (Dalpur) Kopasgat (2023) [232] Brevet Anti-Teror Aspek Udara (2023) [232] Karya tulis Prabowo menandatangani buku Paradoks Indonesia karyanya. Kegemaran Prabowo menulis sudah terlihat sejak SMA, saat ia menjadi editor majalah SMA American School in London . Berikut ini adalah sejumlah buku yang ditulis oleh Prabowo: Subianto, Prabowo (1998). Komando: Mengabdi Kepada Negara dan Bangsa . Perpustakaan Nasional . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-05-07. Subianto, Prabowo (2004). Kembalikan Indonesia: Haluan Baru Keluar dari Kemelut Bangsa . Pustaka Sinar Harapan. ISBN 9789794168165 . Subianto, Prabowo (2009). Membangun Kembali Indonesia Raya: Haluan Baru Menuju Kemakmuran . Institut Garuda Nusantara. ISBN 9789791953306 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-24. Subianto, Prabowo (2013). Wahadyo, Agus, ed. Surat untuk sahabat . Mediakita. ISBN 9789797944322 . Subianto, Prabowo (2017). Paradoks Indonesia . Jakarta: Koperasi Garudayaksa Nusantara. ISBN 978-602-61076-0-2 . [233] Subianto, Prabowo (2021). Kepemimpinan Militer . PT Media Pandu Bangsa. ISBN 9786025154133 . Subianto, Prabowo (2022). Kepemimpinan Militer . 1 . PT Media Pandu Bangsa. ISBN 9786025154188 . Subianto, Prabowo (2022). Kepemimpinan Militer . 2 . PT Media Pandu Bangsa. ISBN 9786025154195 . Subianto, Prabowo (2021). Paradoks Indonesia dan Solusinya . Jakarta: PT Media Pandu Bangsa. ISBN 978-602-51541-5-7 . Lihat pula Gibran Rakabuming Raka Koalisi Indonesia Maju Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014 Pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 Referensi Catatan ^ Prabowo menerima gelar Jenderal Kehormatan dari Presiden Joko Widodo pada 28 Februari 2024 atas “kontribusi besarnya bagi negara”. [1] [2] ^ Keppres Nomor 62/ABRI/1998 tanggal 20 November 1998 menyatakan bahwa mulai akhir November, Prabowo Subianto diberhentikan dengan hormat dari militer. Sitasi ^ “Penjelasan Jokowi Kenapa Prabowo Subianto Naik Pangkat: Supaya Kita Tahu Jasa-jasanya di Pertahanan” . Kompas TV . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-03-01 . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ Pradipta. “Alasan Presiden Berikan Gelar Jenderal Kehormatan untuk Prabowo” . Radio Republik Indonesia (dalam bahasa Inggris) . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ “Prabowo Subianto” . LHKPN . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-03-23 . Diakses tanggal 2020-12-25 . ^ “Prabowo Resmi Terima Anugerah Jenderal TNI Kehormatan” . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-02-28 . Diakses tanggal 2024-02-29 . ^ a b c “Pemilu 2024: KPU umumkan Prabowo-Gibran raih suara terbanyak, bagaimana nasib dugaan kecurangan?” . BBC News Indonesia . 2024-03-19. Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 March 2024 . Diakses tanggal 2024-03-20 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo, dari Lawan Politik hingga Jadi Menhan Jokowi” . Detik.com . 30 Agustus 2023. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-09-05 . Diakses tanggal 2023-09-10 . ^ Ratcliffe, Rebecca; Hariandja, Richaldo (2024-02-14). “Indonesia election: minister dogged by rights abuse claims ‘takes early lead ‘ ” . The Guardian (dalam bahasa Inggris). ISSN 0261-3077 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-14 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo Looks to Win Indonesia Presidency: What to Know” . TIME (dalam bahasa Inggris). 2024-02-14. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-14 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Paddock, Richard C. (2020-10-14). “Indonesian Defense Chief, Accused of Rights Abuses, Will Visit Pentagon” . The New York Times (dalam bahasa Inggris). ISSN 0362-4331 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 October 2020 . Diakses tanggal 2024-02-14 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Mangkuto, Wangi Sinintia (26 Oktober 2019). “Prabowo, dari Lawan Politik hingga Jadi Menhan Jokowi” . CNBC Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-10-27 . Diakses tanggal 2021-07-26 . ^ “Siapa Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Karier Militer dan Sepak Terjang Politik hingga Menjadi Menhan” . VOI – Waktunya Merevolusi Pemberitaan . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-11-10 . Diakses tanggal 2023-11-10 . ^ Anwar, Muhammad Choirul (13 July 2020). “Sosok Prabowo di Mata Wamenhan: Super Nasionalis!” . CNBC Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 January 2023 . Diakses tanggal 2023-03-23 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Topsfield, Jewel (8 May 2018). “Prabowo Subianto opens up on Jakarta elections and the 2019 presidency” . The Sydney Morning Herald . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 April 2018 . Diakses tanggal 14 April 2018 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Jordan to enhance ties with RI” , The Jakarta Post , 26 May 2015, diarsipkan dari versi asli tanggal 26 March 2019 , diakses tanggal 26 March 2019 Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “PDI-P hails Prabowo as Megawati’s running mate” . The Jakarta Post . Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 January 2012. Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b “Prabowo Runs for President” . 22 November 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 November 2011 . Diakses tanggal 23 November 2011 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Jakarta governor Widodo wins Indonesian presidential election” . Indonesia News.Net. Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 October 2014 . Diakses tanggal 23 July 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b “Dihadiri AHY, Prabowo-Sandiaga Uno resmi mendaftar di KPU” . BBC News Indonesia . 10 August 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 August 2018 . Diakses tanggal 26 August 2018 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Ghaliya, Ghina (21 May 2019). “KPU names Jokowi winner of election” . The Jakarta Post . Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 May 2019 . Diakses tanggal 23 May 2019 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo jadi menteri pertahanan, pengamat militer: Pandangannya ‘berbahaya ‘ ” . BBC News Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 8 December 2023 . Diakses tanggal 2023-12-08 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Sekjen Gerindra: Insyaallah Prabowo Maju Pilpres 2024” . detiknews . 2021-10-10. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 October 2021 . Diakses tanggal 2021-10-10 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Teresia, Ananda; Lamb, Kate; Suroyo, Gayatri (12 August 2022). Kapoor, Kanupriya, ed. “Indonesia defence minister Prabowo accepts party’s nomination to run for president” . Reuters . Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 October 2022 . Diakses tanggal 13 August 2022 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Indonesia election 2024: Prabowo Subianto hails ‘victory for all Indonesians’ as early counts show him in lead with 58%” . South China Morning Post . 15 February 2024. Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 February 2024 . Diakses tanggal 16 February 2024 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Ibu Prabowo Meninggal di Singapura . Diakses dari situs berita kompas pada 5 Mei 2014 ^ a b Schröter, Susanne (2010). Christianity in Indonesia: Perspectives of Power (dalam bahasa Inggris). LIT Verlag Münster. hlm. 311. ISBN 9783643107985 . ^ Purnamasari, Niken. “Keluarga Prabowo Dituduh Khianati Diponegoro, Gerindra Tuding Cebong” . detiknews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-01-11 . Diakses tanggal 2024-01-11 . ^ Attar, Mahmuda (2023-11-16). “Prabowo Subianto diam-diam punya trah ningrat Kerajaan Mataram sampai tembus ke Majapahit, ini silsilahnya” . www.hops.id . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-04-19 . Diakses tanggal 2024-04-10 . ^ Hasanudin Aco (18 Oktober 2013). “Prabowo Tidak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Meriah” . Tribunnews.com . tribunnews.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-17 . Diakses tanggal 15 Mei 2013 . ^ Bland, Ben (28 Juni 2013). “Lunch with the FT: Prabowo Subianto” . Financial Times . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-09-04 . Diakses tanggal 18 April 2014 . ^ Daftar Riwayat Hidup Prabowo . Diakses dari situs KPU pada 30 Mei 2014 ^ Kulsum, Kendar Umi (2020-10-13). “Prabowo Subianto” . kompas.id . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-11-10 . Diakses tanggal 2023-11-10 . ^ a b c d e f Conboy, Kenneth (2003). Kopassus : inside Indonesia’s special forces . Equinox Pub. ISBN 979-95898-8-6 . OCLC 51242376 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 23 March 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b c “What ever happened in Kraras, Timor Leste, ‘Pak’ Prabowo?” . The Jakarta Post . December 20, 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 8 April 2023 . Diakses tanggal 14 February 2024 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo and human rights” . Inside Indonesia . Apr 27, 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 February 2024 . Diakses tanggal 14 February 2024 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Letter to the editor: Prabowo Clarifies” . The Jakarta Post . December 27, 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 February 2024 . Diakses tanggal 17 February 2024 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Image Of Evil, Prabowo’s refracted reputation for ruthlessness in East Timor” . Asiaweek . March 3, 2000. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 February 2024 . Diakses tanggal 17 February 2024 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Priest, Dana (23 May 1998). “U.S.-Trained Unit Suspected of Torture” . The Washington Post . Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 October 2018 . Diakses tanggal 23 September 2019 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Webster, David; Taylor, John G. (2001). “East Timor: The Price of Freedom” . Pacific Affairs . 74 (1): 138. doi : 10.2307/2672517 . ISSN 0030-851X . JSTOR 2672517 . ^ Davis, Mark (12 July 1999). “Blood on the Cross” . Four Corners, Australian Broadcasting Corporation . Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 December 2013 . Diakses tanggal 6 October 2013 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “West Papua Report January 2013” (PDF) . ReliefWeb. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 27 January 2013 . Diakses tanggal 10 April 2019 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Friend 2003 , hlm. 325. ^ ( Friend 2005 , hlm. 330) ^ a b ( Friend 2005 , hlm. 331) ^ ( Friend 2005 , hlm. 315) ^ Aspinall, Edward; van Klinken, Geert Arend; Feith, Herbert (1999). The last days of President Suharto . Clayton: Monash Assia Institute. hlm. 57–58. ISBN 0-7326-1175-X . OCLC 40792361 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 23 March 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Korban yang Dikembalikan” . Kontras. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 March 2014 . Diakses tanggal 25 February 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Testimony of Andi Arief” . xs4all.nl . Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 February 2007 . Diakses tanggal 24 April 2007 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Thompson, Geoff (31 March 2009). “The Farmer Wants a Country” . ABC Foreign Correspondent . Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 January 2014 . Diakses tanggal 25 February 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b “Indonesia election: An ‘impossible’ country tests its hard-won democracy” . BBC News . 2024-02-10. Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-18 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Kronik Kasus Penculikan dan Penghilangan Paksa Aktivis 1997 – 1998” (PDF) . kotras.org . Kontras. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2 January 2014 . Diakses tanggal 24 September 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Purdey 2006 , hlm. 106 ^ Sijabat, Ridwan Max (13 May 2004). “Six years after, May 1998 tragedy still unresolved” . The Jakarta Post . Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 March 2012 . Diakses tanggal 8 June 2011 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Purdey 2006 , hlm. 107 ^ Purdey 2006 , hlm. 150–151 ^ Purdey 2006 , hlm. 148 ^ Purdey 2006 , hlm. 153 ^ “Prabowo, Gerindra Fight Accusations of Past Rights Abuses” . etan.org . Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 June 2012 . Diakses tanggal 24 August 2012 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Purdey 2006 , hlm. 154 ^ van Dijk, Cornelis Pieter (2001). A Country in Despair Indonesia Between 1997 And 2000 . Boston: BRILL. hlm. 209–210. ISBN 978-90-04-43487-5 . OCLC 1276859752 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 23 March 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Emmerson, Donald K. (2015-05-20). “Indonesia Beyond Suharto” . Gramedia Pustaka Utama . Jakarta: 309. doi : 10.4324/9781315703510 . ISBN 978-1-317-46808-0 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 23 March 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Schwarz, Adam (1994). A nation in waiting : Indonesia in the 1990s . Boulder: Westview Press. hlm. 367–369. ISBN 0-8133-8881-3 . OCLC 30356852 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 23 March 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Habibie, Bacharuddin Jusuf (2006). Detik-detik yang menentukan : jalan panjang Indonesia menuju demokrasi (edisi ke-1st). Jakarta, Indonesia: THC Mandiri. ISBN 979-99386-6-X . OCLC 71779429 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 23 March 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Subroto, Hendro (2009). Sintong Panjaitan, perjalanan seorang prajurit para komando . Jakarta: Penerbit Buku Kompas. hlm. 11–14. ISBN 9789797094089 . ^ Agus, Feri (2018). “Beda Nasib Wiranto dan Prabowo Usai Soeharto Tumbang” . CNN Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-03-03 . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ Musthafa, Siti Aisah Nurhalida. ” ‘ Anda Ini Presiden Naif!’, Dialog Utuh Prabowo pada Habibie yang Ramai Tahun 1998″ . Pikiran Rakyat . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-03-04 . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ McBeth, John (4 June 1998). “Soldiering On: Military chief faces down one threat but others loom” . Far Eastern Economic Review . Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 February 2014 . Diakses tanggal 25 February 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Tesoro, Jose Manuel (3 March 2000). “The Scapegoat?” . CNN. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 March 2014 . Diakses tanggal 10 May 2012 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Friend (2003), p. 347 ^ “Presiden Jokowi berikan pangkat jenderal kehormatan ke Prabowo, pegiat HAM dan peneliti menentang” . BBC News Indonesia . 2024-02-28. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-03-01 . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ a b Purdey 2006 , hlm. 155 ^ Sihaloho, Markus (30 May 2014). “A Checkered Past Continues to Dog Would-Be Leader” . Jakarta Globe . Diarsipkan dari versi asli tanggal 31 May 2014 . Diakses tanggal 30 May 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Sugiharto. “Prabowo Disentil Lewat Puisi Wiji Thukul” . Tempo (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 November 2023 . Diakses tanggal 2023-11-14 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo unsuitable for president, rights campaigners say” . The Jakarta Post . 7 May 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 May 2014 . Diakses tanggal 13 May 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Journalist Allan Nairn Threatened for Exposing Indonesian Pres. Candidate’s Role in Mass Killings” . Democracy Now! . 27 June 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 July 2014 . Diakses tanggal 4 July 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo Klaim Didukung “Tapol yang Katanya Saya Culik”, Budiman Sudjatmiko Langsung Berdiri Angkat Tangan” . KOMPAS.com . 2023-12-13. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 December 2023 . Diakses tanggal 2024-02-14 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Tanyakan Isu Penculikan ke Prabowo, Budiman Sudjatmiko: Beliau Bilang Sudah Dikembalikan Semua” . KOMPAS.com . 2023-07-27. Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 February 2021 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Ratcliffe, Rebecca; Hariandja, Richaldo (2024-02-16). ” ‘ A betrayal’: mother’s fight for justice as Indonesia elects Suharto era figure” . The Guardian (dalam bahasa Inggris). ISSN 0261-3077 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-17 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Achmad (22 Januari 2014). “Profil Tokoh: Prabowo Subianto” . pemilu.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-03-24 . Diakses tanggal 24 Maret 2014 . ^ a b Susanto, Heri (25 Mei 2009). “Pabrik Kertas Prabowo Terbesar di ASEAN” . VivaNews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-08-08 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Syafputri, Ella (7 Juli 2011). Syafputri, Ella, ed. “Kejagung SP3 Kasus Kiani Kertas” . ANTARA News . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-05 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ “KPU Umumkan Harta Kekayaan dan Dana Awal Kampanye Capres/Cawapres” . KPU . 29 Mei 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-08 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ “Alamak! Kuda Prabowo Harganya Rp 3 Miliar” . Kompas.com . 20 Mei 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-05 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Syavira, Famega (19 mei 2009). “Kekayaan Prabowo 1,7 Triliun” . Tempo Interaktif . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-05-20 . Diakses tanggal 27 januari 2010 . Parameter |coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan ( |author= yang disarankan) ( bantuan ); Periksa nilai tanggal di: |accessdate=, |date= ( bantuan ) ^ a b c Suprapto, Hadi (21 Juli 2011). “Utang Perusahaan Prabowo Rp14,3 Triliun” . VIVA.co.id . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-04 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . Parameter |coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan ( |author= yang disarankan) ( bantuan ) ^ Prihandoko (21 Juli 2011). “PT Kertas Nusantara Lolos dari Ancaman Pailit” . Tempo.co . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-04 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Hidayat, Firman (20 Januari 2014). “5 Bulan Tak Digaji Karyawan Prabowo Subianto Mogok” . Tempo.co . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-04 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Karyawan Kertas Nusantara Ancam Tak Pilih Prabowo . Diakses dari situs berita Tempo pada 5 Mei 2014 ^ Tak benar Karyawan PT Kertas Nusantara Ancam Prabowo, Tempo.co Terbitkan Berita Hoax. Diakses dari situs berita Tempo pada 5 Mei 2014 ^ Suprapto, Hadi (25 Januari 2014). “Telat Bayar Gaji Karyawan, Direktur PT Kertas Nusantara Minta Maaf” . VIVA.co.id . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-04 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Friend 2003 , hlm. 324. ^ Friend 2003 , hlm. 203, 324. ^ “Surat Dari Redaksi” (Letter from the Editor), Tempo , 6–12 Oct 98, p. 7; Schwarz, Nation in Waiting , pp. 161–162, 320, 490n35. ^ Ananta, Aris (November 2005). Emerging Democracy in Indonesia . Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. hlm. 94. ISBN 978-981-230-322-6 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 December 2016 . Diakses tanggal 24 September 2016 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Bestari, Fardi (2023-11-21). “Prabowo Subianto Terima Penghargaan Darjah Utama Bakti dari Presiden Singapura” . Tempo (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 November 2023 . Diakses tanggal 2023-11-21 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ (Indonesia) M. Rizal Maslan (9 Mei 2008). “Datangi KPU, Partai Gerindra Usung Prabowo Sebagai Capres” . Detik.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-08-17 . Diakses tanggal 7 Oktober 2008 . ^ Yudhistira, Angkasa (18 Maret 2014). “Ini Isi Perjanjian Batu Tulis Antara-Megawati dengan Prabowo” . Okezone.com . Okezone. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-05 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ “Deklarasi Mega-Pro 24 Mei di Bantar Gebang” . Kompas.com . Kompas. 18 Mei 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-05-21 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ a b TMC, Rudi P (23 Mei 2009). “Deklarasi Megawati-Prabowo Mengundang Demo” . Tempo Interaktif . Archived from the original on 2009-08-13 . Diakses tanggal 27 Januari 2010 . Pemeliharaan CS1: Url tak layak ( link ) ^ Pramono (25 Juli 2009). “Tak Ada Sanksi Untuk Mega-Prabowo” . Tempo Interaktif . Archived from the original on 2009-08-13 . Diakses tanggal 27 Januari 2010 . Pemeliharaan CS1: Url tak layak ( link ) ^ “Profil Prabowo Subianto” . prabowocenter.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-03-24 . Diakses tanggal 24 Maret 2014 . ^ Suhendra (6 Agustus 2008). “Prabowo Subianto Jadi Ketua Asosiasi Pedagang Pasar” . detikcom . Detik. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-08-10 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ “Prabowo: Batasi Pasar Modern!” . Inilah. 8 Agustus 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-10-11 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Tempointeraktif (3 Desember 2004). “Prabowo Ikut Bursa Calon Ketua HKTI” . Tempointeraktif. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-08 . Diakses tanggal 7 Oktober 2008 . ^ Himpunan Kerukunan Tani Indonesia . “Ketua Umum Prabowo Subianto” . HKTI. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-09-08 . Diakses tanggal 7 Oktober 2008 . ^ a b [ https://web.archive.org/web/20140813082029/http://hkti.or.id/profil/ Profil HKTI] ^ “Lagi, Prabowo Pimpin PB IPSI” . Merdeka.com . Suara Merdeka. 27 Februari 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-08 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Tim. “Terpilih Lagi Jadi Ketua IPSI, Prabowo Ingin Bawa Pencak Silat ke Olimpiade” . detikcom . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-08-25 . Diakses tanggal 2022-08-25 . ^ “Sea Games, Indonesia Raih Juara Umum cabang Pencak Silat” . Silat Indonesia. 18 November 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-06-06 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Bere, Sigiranus Marutho (7 April 2014). Assifa, Farid, ed. “Padma NTT: Terima Kasih Prabowo Telah Selamatkan Wilfrida Soik” . Kompas.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-24 . Diakses tanggal 24 April 2014 . Lebih dari satu parameter |author= dan |last= yang digunakan ( bantuan ) ^ Rizki Puspita Sari (17 November 2013). “Prabowo Lobi Malaysia, Bantu Wilfrida Soik” . Tempo.co . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-24 . Diakses tanggal 24 April 2014 . ^ NUR ALFIYAH (8 April 2014). “Migrant Care: Wilfrida Bebas, Prabowo Baru Belakangan Ikut Bantu” . Tempo.co . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-09 . Diakses tanggal 26 April 2014 . ^ “Prabowo Receives Presidential Nod in 2nd Public Poll” . Jakarta Globe . 28 February 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 March 2012 . Diakses tanggal 28 February 2012 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Mencari Calon Presiden 2014” . Lembaga Survei Indonesia . 23 February 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 February 2012 . Diakses tanggal 25 February 2012 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Nirmala, Ronna (24 February 2012). “President Prabowo? LSI Survey Says Yes” . Jakarta Globe . Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 February 2012 . Diakses tanggal 25 February 2012 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Faqih, Mansyur (9 May 2012). Muhammad, Djibril, ed. “Prabowo Resmi Jadi Capres Partai Gerindra” . Republika Online . Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 May 2012 . Diakses tanggal 10 May 2012 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Muzani: Gerindra Menang, Prabowo Presiden” . jpnn.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 August 2013 . Diakses tanggal 10 May 2012 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Neumann, Lin (23 November 2013). “Newsmaker Interview: Prabowo Subianto” . American Chamber of Commerce in Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 31 May 2014 . Diakses tanggal 30 May 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Bellman, Eric (1 August 2012). “Indonesians Turn Gaze to Suharto-Era General” . The Wall Street Journal . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2 June 2014 . Diakses tanggal 30 May 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Analysis of Quick Count Results of the Indonesian Legislative Election 2014” . indonesia-investments.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 April 2014 . Diakses tanggal 29 April 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Aditya, Reza (20 May 2014). “Prabowo Signs Coalition Agreement with Six Parties” . Tempo . Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 June 2014 . Diakses tanggal 30 May 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Ericssen (19 May 2014). “BREAKING: Prabowo Subianto Declares Hatta Rajasa as VP Pick in Indonesian Election” . Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 June 2014 . Diakses tanggal 6 June 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b c Bachelard, Michael (22 July 2014). “Prabowo Subianto ‘withdraws’ from Indonesian presidential election on day vote was to be declared” . Sydney Morning Herald . Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 July 2014 . Diakses tanggal 22 July 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b c d Tolan, Casey; Park, Madison; Quiano, Kathy (2014-07-22). “Winner of Indonesia presidential race breaks the mold” . CNN (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 July 2014 . Diakses tanggal 2023-03-23 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Manurung, Novrida; Rahadiana, Rieka; Rusmana, Yoga (2014-07-22). “Widodo Wins Indonesian Vote as Prabowo Withholds Concession” . Bloomberg.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 July 2014 . Diakses tanggal 2023-03-23 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Official, final tally: Jokowi 53.15%, Prabowo 46.85%” . The Jakarta Post . 22 July 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 July 2014 . Diakses tanggal 22 July 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Cochrane, Joe (22 July 2014). “Joko Widodo, Populist Governor, Is Named Winner in Indonesian Presidential Vote” . The New York Times . Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 July 2014 . Diakses tanggal 22 July 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Karmini, Niniek; Kotarumalos, Ali (22 July 2014). “Jakarta Governor Wins Indonesian Presidency – ABC News” . ABC News . Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 July 2014 . Diakses tanggal 2023-03-23 . ^ “Indonesian court: No proof of election fraud” . Asian Correspondent . Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 August 2014 . Diakses tanggal 21 August 2014 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Aritonang, Margareth S. (12 April 2018). “It’s official: Prabowo to join 2019 race” . The Jakarta Post . Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 April 2018 . Diakses tanggal 12 April 2018 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Damhuri, Eda, ed. (26 February 2018). “Prabowo, Jadi Capres atau King Maker?” . Republika.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 April 2018 . Diakses tanggal 31 March 2018 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Erdianto, Kristian (28 March 2018). “Soal Pencapresan Prabowo, Hashim Bicara Kesehatan dan Logistik” . Kpmpas.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 31 March 2018 . Diakses tanggal 31 March 2018 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Mcbeth, John (15 April 2018). “Indonesia moving toward a one-horse race” . Asia Times . Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 May 2022 . Diakses tanggal 17 April 2018 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Hakim, Rakhmat Nur (16 April 2018). Gayu, Balih, ed. “Prabowo Diberitakan Minta 7 Kursi Kabinet jika Jadi Cawapres Jokowi, Gerindra Sebut Hoaks” . Kompas.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 April 2018 . Diakses tanggal 17 April 2018 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ ” ‘ Walau kecewa, PD tidak khianati koalisi’: Partai Demokrat akhirnya dukung Prabowo-Sandiaga” . BBC News Indonesia . 10 August 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 August 2018 . Diakses tanggal 26 August 2018 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Walton, Kate (18 April 2018). “Widodo leads Indonesia presidential race: Unofficial results” . Al Jazeera. Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 April 2019 . Diakses tanggal 18 April 2019 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Suroyo, Gayatri; Damiana, Jessica (24 May 2019). “Indonesian opposition set to challenge election result in court” . Reuters. Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 May 2022 . Diakses tanggal 19 March 2021 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Kramer, Elisabeth. “Jakarta Plots and a Would-be President” . Australian Institute of International Affairs . Diarsipkan dari versi asli tanggal 8 February 2020 . Diakses tanggal 19 March 2021 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Lamb, Kate (27 June 2019). “Indonesian court rejects appeal against election result” . The Guardian . Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 February 2021 . Diakses tanggal 19 March 2021 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Astutik, Yanurisa Ananta & Yuni. “Akhirnya… Jokowi dan Prabowo Bertemu di MRT Jakarta” . CNBC Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 June 2021 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Redaksi. “Usai Temui Jokowi, Prabowo Dikritik Pendukung 02 yang Kecewa” . CNBC Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2 March 2021 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Prasetia, Andhika. “Relawan Usai Bertemu Jokowi: Presiden Tegaskan Gerindra Masuk Koalisi” . detiknews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 March 2021 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Aryan, Muhammad Hanafi. “Prabowo Resmikan Kantor Badan Pemenangan Presiden Gerindra, Siap Hadapi 2024” . detiknews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 January 2023 . Diakses tanggal 2023-01-08 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Muliawati, Anggi. “Resmi! Prabowo-Gibran Daftar Capres-Cawapres ke KPU” . detiknews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 October 2023 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Indonesia’s Prabowo slams West for double standards, lack of moral leadership: ‘we don’t really need Europe ‘ ” . SCMP . 14 November 2023. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 January 2024 . Diakses tanggal 24 January 2024 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ tim (13 November 2023). “Prabowo Buka Opsi Bawa Indonesia Masuk BRICS Jika Jadi Presiden” . CNN Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 January 2024 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Wee, Sui-Lee; Suhartono, Muktita (2024-02-14). “A Feared Ex-General Is Set to Become Indonesia’s New Leader” . The New York Times (dalam bahasa Inggris). ISSN 0362-4331 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-14 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Wardah, Fathiyah; Mazrieva, Eva (14 February 2024). “Prabowo: “Kami Akan Jadi Pemimpin Untuk Seluruh Rakyat ” ” . VOA Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Fullerton, Jamie (2019-10-23). ” ‘ Dark day for human rights’: Subianto named as Indonesia’s defence minister” . The Guardian . ISSN 0261-3077 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 March 2020 . Diakses tanggal 2020-02-21 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Ihsanuddin, Krisiandi (2019-10-24). “Presiden Jokowi Ungkap Alasan Pilih Prabowo sebagai Menhan” . KOMPAS.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 November 2022 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo: Kalau Terpaksa, Kita Lakukan Perang Rakyat Semesta” . CNBC Indonesia . 11 November 2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 November 2019 . Diakses tanggal 11 November 2019 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ detikcom, Tim. “Prabowo Jadikan Deddy Corbuzier Duta Komcad” . detiknews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 November 2022 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo Siapkan Pagu Anggaran Pertahanan 0,8% dari PDB untuk 25 Tahun” . Tribunnews.com . 2024-02-14. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 December 2021 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Detikcom, Tim. “Prabowo Blak-blakan soal Heboh Anggaran Alutsista Rp 1.700 Triliun” . detiknews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 16 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Nufus, Wilda. “Belanja Alutsista, Prabowo Fokus Pengadaan Pesawat Tempur-Produksi Peluru” . detiknews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 February 2020 . Diakses tanggal 2020-02-21 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Agiesta, Fellyanda Suci (29 January 2020). “Prabowo Incar Pesawat Tempur & Kapal Selam Buat Pertahanan RI, Ini Kecanggihannya” . merdeka.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 February 2020 . Diakses tanggal 2020-02-21 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Ashar, Syamsul (21 September 2021). “Spesifikasi kapal perang Arrowhead 140 yang diboyong Prabowo dari Inggris” . www.kontan.co.id . Diakses tanggal 2024-02-16 . [ pranala nonaktif permanen ] ^ Rizky, Martyasari. “Musuh Bisa Ciut! Kapal Perang ‘Hantu Laut’ Ini Dibeli Prabowo” . CNBC Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 March 2023 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “5 Jenis Alutsista Canggih Ini Dibeli Prabowo Sejak Menjabat Menhan” . SINDOnews Nasional . Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 February 2022 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Rahadiansyah, Rangga. “Soal Alutsista Lokal, Prabowo Sudah Borong 500 Unit Rantis Maung” . detikoto . Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 January 2024 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Media, Kompas Cyber (2022-02-14). “Kilas Perjalanan Proyek Jet Tempur KFX/IFX Indonesia dan Korsel” . KOMPAS.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 July 2022 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Menhan Prabowo Hadiri Langsung Peluncuran Prototipe Jet Tempur KFX/IFX di Korsel” . SINDOnews Nasional . Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 April 2021 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Media, Kompas Cyber (2022-04-20). “Jokowi Luncurkan “Holding” BUMN Pertahanan Defend ID” . KOMPAS.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 February 2021 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Wulandari, Trisna. “Apa Itu Food Estate? Program Strategis Nasional yang Disebut Anies di Debat Pilpres” . detikedu . Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 January 2024 . Diakses tanggal 2024-02-19 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo kicks off first China working trip to discuss defense with Beijing” . The Jakarta Post . 16 December 2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 October 2020 . Diakses tanggal 21 October 2020 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Iqbal, Muhammad. “100 Hari Jokowi-Ma’ruf, Prabowo Sudah Kunjungi 8 Negara” . CNBC Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 September 2022 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Humas (2021-03-21). “PT Dirgantara Indonesia Ekspor CN235-220 ke Senegal” . Sekretariat Kabinet Republik Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 January 2022 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Ekspor Kapal Perang ke Filipina, PAL Indonesia Memenangi Pasar ASEAN” . SINDOnews Ekbis . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 July 2022 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Tehusijarana, Karina Maharani (10 January 2020). “Natuna conflict pits Prabowo against former allies” . The Jakarta Post . Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 January 2020 . Diakses tanggal 22 January 2020 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Ghaliya, Ghina (22 January 2020). “Minister Prabowo to deploy more ships to protect Natuna” . The Jakarta Post . Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 January 2020 . Diakses tanggal 22 January 2020 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Indo Barometer: Prabowo Paling Populer di Kabinet Jokowi” . nasional . Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 February 2020 . Diakses tanggal 2020-02-21 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Paddock, Richard C. (14 October 2020). “Indonesian Defense Chief, Accused of Rights Abuses, Will Visit Pentagon” . The New York Times . Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 October 2020 . Diakses tanggal 21 October 2020 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Okezone (2022-05-23). “Dahsyat! Indonesia Akan Miliki Jet Tempur Supersonik F-15 EX, Jenderal Andika: Kebutuhan TNI AU : Okezone Nasional” . nasional.okezone.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 October 2022 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b McBeth, John (8 June 2023). “No takers for Prabowo’s offbeat Ukraine peace plan” . Asia Times . Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 June 2023 . Diakses tanggal 15 June 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Indonesia proposes demilitarised zone, UN referendum for Ukraine peace plan” . Reuters . 3 June 2023. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 June 2023 . Diakses tanggal 15 June 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b “Ukraine dismisses ‘strange’ Indonesian peace plan” . The Jakarta Post . 4 June 2023. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 June 2023 . Diakses tanggal 15 June 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Lai, Yerica (7 June 2023). “PDI-P takes swipe at Prabowo over controversial Ukraine peace plan – Politics” . The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 June 2023 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Ruehl, Mercedes; Hille, Kathrin. “Indonesia floats Ukraine peace plan, triggering sharp western criticism” . Financial Times . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-09-18 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Yanwardhana, Emir. “Jokowi Panggil Prabowo, Buntut Proposal Damai Rusia-Ukraina” . CNBC Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 June 2023 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Yanwardhana, Emir. “Jokowi Buka-bukaan Proposal Damai Rusia-Ukraina dari Prabowo” . CNBC Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 June 2023 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Negara Barat Diam Seribu Bahasa saat Palestina Diserang Israel, Prabowo Kecewa Berat” . JPNN . 5 November 2023. Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-18 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Dirgantara, Adhyasta; Prabowo, Dani (2023-11-09). “Prabowo Kirim Bantuan Uang Rp 5 Miliar untuk Rakyat Palestina” . KOMPAS.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-18 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ antaranews.com (2023-12-01). “Prabowo komunikasi dengan Mesir, KRI Radjiman belum dapat dekati Gaza” . Antara News . Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 February 2024 . Diakses tanggal 2024-02-18 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Liputan6.com (2022-06-07). “Sekjen PDIP: Kebijakan Prabowo Kembangkan Kurikulum Sains Unhan Sejalan dengan Prinsip Bung Karno” . liputan6.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 June 2022 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Kasih, Ayunda Pininta (2021-04-02). “Universitas Pertahanan RI Buka Beasiswa S2-S3, Bebas Biaya Kuliah” . KOMPAS.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 June 2022 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b c Koesmawardhani, Nograhany Widhi. “22 Mahasiswa Palestina Dibawa ke Indonesia, Dikuliahkan Teknik-Kedokteran di Unhan” . detikedu . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 November 2023 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Subroto, Hendro (2009). Sintong Panjaitan, perjalanan seorang prajurit para komando . Jakarta: Penerbit Buku Kompas. hlm. 450–453. ISBN 9789797094089 . ^ Berpangkat Kapten, Prabowo Berani Lawan Jendral Benny Moerdani . Diakses dari situs berita Merdeka pada 3 Mei 2014 ^ Friend, T. (2003). Indonesian Destinies . Harvard University Press. hlm. 324 . ISBN 0-674-01137-6 . ^ Friend, T. (2003). Indonesian Destinies . Harvard University Press. hlm. 203 , 324. ISBN 0-674-01137-6 . ^ Soempono, Femi Adi (2009). Prabowo dari Cijantung bergerak ke istana . Yogyakarta: Galang Press. hlm. 121. ISBN 9789797094089 . ^ Lowry, Bob (2013). “Timor Timur: The Untold Story by Lieutenant General Kiki Syahnakri (retd), Indonesian Armed Forces” (PDF) . 10 (4). Australian Army Journal: 88. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2014-02-12 . Diakses tanggal 2014-04-18 . ^ “Penculikan Aktivis, Prabowo: Saya Tidak Ngumpet” . Tempo.co . 28 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-03-26 . Diakses tanggal 26 Maret 2014 . ^ Lamb, David (24 Mei 1998). “Gen. Wiranto: From Brink of a Sacking to Strongman” . Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-18 . Diakses tanggal 17 April 2014 . Prabowo, 46, who attended the advanced officers training course at Ft. Bragg, N.C., in 1980 and wanted Wiranto’s job as defense chief, was widely believed to be behind some of Indonesia’s most flagrant human rights abuses. Among them are the disappearances of 14 student activists–five remain unaccounted for–and the supplying of provocateurs to encourage riots against ethnic Chinese merchants ^ Asydhad, Arifin (14 Juni 2005). “14 Korban Penculikan 1997-1998 Diyakini Sudah Meninggal” . detikcom . Detik. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-11-13 . Diakses tanggal 17 April 2014 . ^ Pernah Diculik Pius, Prabowo Tak Bersalah . Diakses dari situs berita Tempo pada 3 Mei 2014 ^ Agus Supriyanto (3 juni 2005). “Prabowo dan Sjafrie Tak Penuhi Panggilan Komnas HAM” . tempointeraktif. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-12-04 . Diakses tanggal 7 oktober 2008 . Periksa nilai tanggal di: |accessdate=, |date= ( bantuan ) ^ “Six years after, May 1998 tragedy still unresolved” . The Jakarta Post. 13 Mei 2004. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-03-10 . Diakses tanggal 18 April 2014 . A joint fact-finding team set up by the government alleged that the riots were part of a scenario engineered by former president Soeharto’s son-in-law Prabowo Subianto, then the Army’s Strategic Reserve Command (Kostrad) chief and most recently a Golkar Party presidential candidate before he lost the nomination, in his attempt to have martial law declared, which would allow him to take power amidst the national leadership crisis that ended with Soeharto’s resignation on May 21. ^ “Prabowo Ungkap Sekitar Lengsernya Soeharto — Feisal & Wiranto Dalang Kerusuhan Mei 98” . Jawa Pos Online. 28 Februari 2000. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-06-16 . Diakses tanggal 18 April 2014 . ^ Subroto, Hendro (2009). Sintong Panjaitan, perjalanan seorang prajurit para komando . Jakarta: Penerbit Buku Kompas. hlm. 11–14. ISBN 9789797094089 . ^ Hadad, Toriq (29 desember 1998). “Koneksi Prabowo di Negeri Gurun” . Majalah Tempo . Tempo. Archived from the original on 2011-12-23 . Diakses tanggal 27 januari 2010 . Parameter |coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan ( |author= yang disarankan) ( bantuan ); Periksa nilai tanggal di: |accessdate=, |date= ( bantuan ) Pemeliharaan CS1: Url tak layak ( link ) ^ “The ‘study’ Prabowo said predicted Indonesia would dissolve by 2030 is actually a sci-fi techno-thriller called ‘Ghost Fleet’ | Coconuts” . https://coconuts.co/ (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-03-22 . Diakses tanggal 2024-02-15 . Hapus pranala luar di parameter |website= ( bantuan ) ^ Afifa, Laila (2018-12-26). “Prabowo Likens Indonesia’s Economy to African Country Haiti” . Tempo (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-28 . Diakses tanggal 2024-02-15 . ^ Media, Kompas Cyber (2023-12-16). “Video Viral Prabowo Sebut “Ndasmu Etik”, Jubir: 1.000 Persen Bercanda” . KOMPAS.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 December 2023 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Soal Calon First Lady, Prabowo: Tunggu Saja” . Tempo.co . Tempo. 10 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-10 . Diakses tanggal 4 Mei 2014 . ^ Helmi, Kunang (6 Februari 2011). “Didit Meets Parisian Haute Couture’s Challenge” . The Jakarta Post . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-04 . Diakses tanggal 5 Mei 2014 . ^ Melihat Luasnya rumah Prabowo di Hambalang Jabar . Diakses dari situs berita Detikcom pada 28 Februari 2024 ^ a b c “Foto-Foto Bobby Kertanegara, Kucing Prabowo Subianto yang Menggemaskan” . liputan6.com . 2024-01-22. Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 January 2024 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo Subianto Punya Koleksi Puluhan Kuda, Ada yang Pernah Ditunggangi Jokowi dan Gibran Rakabuming” . liputan6.com . 2024-02-16. Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 June 2023 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Antara Kampanye Kuda dan Prabowo” . 2014-05-04. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 May 2014 . Diakses tanggal 16 February 2024 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Hantoro, Juli (2013-10-26). “Soal Pakaian Khasnya, Ini Kata Prabowo” . Tempo . Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 March 2022 . Diakses tanggal 2024-02-16 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ a b Erwanti, Marlinda Oktavia. “Prabowo: Ilmu Islam Saya Kurang, tapi…” detiknews . Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 March 2024 . Diakses tanggal 2024-03-13 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ William, Anton. “Ditantang Mengaji, Prabowo: Lebih Baik Orang Lain” . Tempo . Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 March 2024 . Diakses tanggal 2024-03-13 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ DHF. “Prabowo Tanggapi Tudingan Islam Abangan Dengan Gurauan” . nasional . CNN Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 March 2024 . Diakses tanggal 2024-03-13 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo Bangga Agama Islam Pelopor Terobosan Ilmu Pengetahuan” . detiknews . detikcom . Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 March 2024 . Diakses tanggal 2024-03-13 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo Akui Cocok dengan NU Karena Ajarkan Islam Sejuk dan Lindungi Masyarakat” . Liputan6.com . 2023-11-19. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 March 2024 . Diakses tanggal 2024-03-13 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Prabowo Resmi Sandang Marga Lumban Tobing” . Kompas.com . 17 Juni 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-12-23 . Diakses tanggal 22 Agustus 2010 . ^ “Difasilitasi PPSLB, Prabowo Dikukuhkan Marga Lumban Tobing Nomor 15 Turunan Raja Sumurung” . Sinar Indonesia Baru . 18 Juni 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-24 . Diakses tanggal 22 Agustus 2010 . ^ Radja, Aditia Maruli, ed. (28 Desember 2011). “Prabowo terima gelar adat Toraja” . ANTARA News . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-09-23 . Diakses tanggal 29 Desember 2011 . ^ “Jatosint status/ 1189392057938219010” . Twitter . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-24 . Diakses tanggal 2023-02-15 . ^ “3 Brevet Milik Prabowo Subianto yang Didapat Ketika Masih di Militer” . SINDOnews.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-24 . Diakses tanggal 2023-02-15 . ^ a b c d Biro Humas Setjen Kemhan (15 Agustus 2022). “Menhan Prabowo Subianto Terima Empat Bintang Kehormatan Utama, Disematkan Panglima TNI dan Tiga Kepala Staf Angkatan” . Biro Humas Setjen Kemhan . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-08-15 . Diakses tanggal 15 Agustus 2022 . ^ “Menhan Prabowo Subianto Terima Bintang LVRI” . www.katakini.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-01-05 . Diakses tanggal 2023-01-05 . ^ Maryati, Lilis (11 Oktober 2016). “Prabowo Unggah Seragam Militer Bintang 3, Netter Salah Fokus Ucapkan Ulang Tahun di Hari yang Salah” . Tribunnews.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-07-26 . Diakses tanggal 16 Desember 2020 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Foto seragam militer” . Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 Mei 2022. ^ “Prabowo Kenang Momen Terima Medali Penghargaan Militer dari Prancis” . detikcom . 31 Maret 2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 November 2020 . Diakses tanggal 16 Desember 2020 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ “Foto dengan penghargaan” . Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Juli 2014. ^ “Saat Prabowo Dianugerahi Gelar Kehormatan Datuk Seri Darjah Gemilang Seri Melaka” . 26 Juli 2022. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-07-26 . Diakses tanggal 26 Juli 2022 . ^ Bestari, Fardi (2023-11-21). “Prabowo Subianto Terima Penghargaan Darjah Utama Bakti dari Presiden Singapura” . Tempo (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-11-22 . Diakses tanggal 2023-11-21 . ^ “Luhut Binsar, Prabowo Subianto hingga Hadi Tjahjanto Dapat Brevet Kehormatan dari KSAL Yudo Margono” . KOMPAS.tv . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-11-30 . Diakses tanggal 2023-02-15 . ^ a b Galiartha, Gilang (24 Januari 2023). Noor, Chandra Hamdani, ed. “Kasad dikukuhkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL” . Antara . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-02-01 . Diakses tanggal 24 Januari 2023 . ^ “Prabowo Dapat Brevet Wing Kehormatan Penerbang dari TNI AU” . nasional . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-08 . Diakses tanggal 2023-03-08 . ^ a b c Media, Kompas Cyber. “Prabowo Jadi Warga Kehormatan Kopasgat TNI AU, Janji Jaga Nama Korps “Baret Jingga”” . KOMPAS.com . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-20 . Diakses tanggal 2023-03-14 . ^ Sutari, Tiara. “Prabowo Kritik Ironi Bangsa Lewat ‘Paradoks Indonesia ‘ ” . CNN Indonesia . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-05-07 . Diakses tanggal 2022-05-07 . Bibliografi Friend, T. (2003). Indonesian Destinies . Harvard University Press. ISBN 0-674-01137-6 . Purdey, Jemma (2006). Anti-Chinese Violence in Indonesia, 1996–1999 . Honolulu, HI: University of Hawaii Press . ISBN 978-0-8248-3057-1 . Pranala luar Wikimedia Commons memiliki media mengenai Prabowo Subianto Djojohadikusumo . Situs web resmi Prabowo Subianto di Facebook Prabowo Subianto di Twitter Jabatan politik Didahului oleh: Ryamizard Ryacudu Menteri Pertahanan Indonesia 2019–sekarang Petahana Jabatan lain Didahului oleh: Siswono Yudohusodo Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia 2004–2009 Diteruskan oleh: Oesman Sapta Odang Didahului oleh: Eddie Marzuki Nalapraya Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia 2007–sekarang Diteruskan oleh: masih menjabat Didahului oleh: Aries Muftie Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia 2008–2015 Diteruskan oleh: Sandiaga Uno Jabatan partai politik Didahului oleh: – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra 2008–sekarang Petahana Didahului oleh: Suhardi Ketua Umum Partai Gerindra 2014–sekarang Petahana Jabatan militer Didahului oleh: Sang Nyoman Suwisma Wadanjen Kopassus 1994–1995 Diteruskan oleh: M. Idris Gassing Didahului oleh: Subagyo Hadi Siswoyo Danjen Kopassus 1995–1998 Diteruskan oleh: Muchdi Purwoprandjono Didahului oleh: Sugiono Pangkostrad 1998 Diteruskan oleh: Johny Lumintang l b s Prabowo Subianto Keluarga Orang tua Margono Djojohadikoesoemo (kakek) dan Siti Katoemi Wirodihardjo (nenek) Soemitro Djojohadikoesoemo (ayah) dan Dora Marie Sigar (ibu) Soebianto Djojohadikoesoemo dan Soejono Djojohadikusumo (paman) Pasangan dan saudara Titiek Soeharto (mantan istri) Biantiningsih Miderawati Djiwandono (kakak) Soedradjad Djiwandono (kakak ipar) Mariani Ekowati le Maistre (kakak) Hashim Djojohadikusumo (adik) Generasi ke-2 Didit Hediprasetyo (anak) Aryo Djojohadikusumo (keponakan) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (keponakan) Thomas Djiwandono (keponakan) Budi Djiwandono (keponakan) Afiliasi Almamater: Akademi Militer Nasional , Magelang Pangkat dan jabatan militer terakhir: Letnan Jenderal , Dansesko ABRI Partai politik: Gerindra Lainnya Tim Mawar l b s Soeharto Presiden Indonesia ke-2 Keluarga Orang tua Kertosudiro (ayah) dan Sukirah (ibu) Pasangan dan saudara Tien Soeharto (istri) • Probosutedjo (adik) • Sudwikatmono (sepupu) Generasi ke-2 Tutut (anak) dan Indra Rukmana (menantu) Sigit (anak) Bambang (anak) dan Halimah (mantan menantu), Mayangsari (menantu) Titiek (anak) dan Prabowo Subianto (mantan menantu) Tommy (anak) dan Tata (mantan menantu) Mamiek (anak) Generasi ke-3 Dandy Nugroho Hendro Maryanto Danty Indriastuti Purnamasari Danny Bimo Hendro Utomo Eno Sigit dan Fahmi David (cucu menantu) Ari Sigit Panji Trihatmodjo Khirani Siti Hartina Trihatmodjo Dharma Mangkuluhur Gayanti Hutami Didit Hediprasetyo Pemerintahan Kobkamtib Malapetaka 15 Januari 1974 Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan Kebijakan 15 November 1978 Paket Kebijaksanaan Oktober 1988 Proyek lahan gambut satu juta hektar Rencana Pembangunan Lima Tahun Topik terkait Memorial Isih penak jamanku to? ← Didahului: Soekarno Digantikan: B. J. Habibie → l b s Kabinet Indonesia Maju (2019–2024) Presiden : Joko Widodo | Wakil Presiden : Ma’ruf Amin Kementerian di bawah Menko Polhukam : Mahfud MD , Tito Karnavian ( plt. ), Hadi Tjahjanto Mendagri : Tito Karnavian Menlu : Retno Marsudi Menhan : Prabowo Subianto Menkumham : Yasonna Laoly Menkominfo : Johnny Gerard Plate , Mahfud MD ( a.i. ), Budi Arie Setiadi Menteri PAN-RB : Tjahjo Kumolo , Mahfud MD ( a.i. ), Tito Karnavian ( a.i. ), Mahfud MD ( plt. ), Abdullah Azwar Anas Kementerian di bawah Menko Perekonomian : Airlangga Hartarto Menkeu : Sri Mulyani Menperin : Agus Gumiwang Kartasasmita Mendag : Agus Suparmanto , Muhammad Lutfi , Zulkifli Hasan Menaker : Ida Fauziyah Menkop UKM : Teten Masduki Menteri BUMN : Erick Thohir Menteri ATR / Kepala BPN : Sofyan Djalil , Hadi Tjahjanto , Agus Harimurti Yudhoyono Mentan : Syahrul Yasin Limpo , Arief Prasetyo Adi ( plt. ), Amran Sulaiman Kementerian di bawah Menko Kemaritiman dan Investasi : Luhut Binsar Panjaitan Menlutkan : Edhy Prabowo , Luhut Binsar Panjaitan ( a.i. ), Syahrul Yasin Limpo ( a.i. ), Sakti Wahyu Trenggono Menparekraf / Kepala Baparekraf : Wishnutama , Sandiaga Uno Menhub : Budi Karya Sumadi Menteri ESDM : Arifin Tasrif Menteri PUPR : Basuki Hadimuljono Menteri LHK : Siti Nurbaya Bakar Meninves / Kepala BKPM (kementerian dibentuk pada April 2021): Bahlil Lahadalia Kementerian di bawah Menko PMK : Muhadjir Effendy Menkes : Terawan Agus Putranto , Budi Gunadi Sadikin Mensos : Juliari Batubara , Muhadjir Effendy ( a.i. ), Tri Rismaharini Menag : Fachrul Razi , Yaqut Cholil Qoumas Menteri PPPA : I Gusti Ayu Bintang Darmawati Mendes PDTT : Abdul Halim Iskandar Menpora : Zainudin Amali , Muhadjir Effendy ( a.i. ), Dito Ariotedjo Mendikbudristek : Nadiem Makarim Menristek / Kepala BRIN (kementerian dibubarkan pada April 2021): Bambang Brodjonegoro Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden: Menteri PPN / Kepala Bappenas : Suharso Monoarfa Mensesneg : Pratikno Kepala BRIN : Laksana Tri Handoko Kepala Otorita IKN : Bambang Susantono Jakgung : Arminsyah ( plt. ), ST Burhanuddin Kepala BIN : Budi Gunawan Panglima TNI : Hadi Tjahjanto , Andika Perkasa , Yudo Margono , Agus Subiyanto Kapolri : Ari Dono Sukmanto ( plt. ), Idham Azis , Listyo Sigit Prabowo Kepala Staf Kepresidenan : Moeldoko Sekretaris Kabinet : Pramono Anung l b s Menteri Pertahanan Indonesia Kementerian Pertahanan Soeprijadi Imam Muhammad Suliyoadikusumo Amir Sjarifuddin Mohammad Hatta Sutan Rasjid Sri Sultan Hamengkubuwono IX Abdoel Halim Sewaka Sri Sultan Hamengkubuwono IX Wilopo Iwa Kusumasumantri Burhanuddin Harahap Ali Sastroamidjojo Djoeanda Kartawidjaja A. H. Nasution M. Sarbini Soeharto Maraden Panggabean M. Jusuf Poniman Leonardus Benyamin Moerdani Edi Sudradjat Wiranto Juwono Sudarsono Mohammad Mahfud Agum Gumelar Matori Abdul Djalil Juwono Sudarsono Purnomo Yusgiantoro Ryamizard Ryacudu Prabowo Subianto l b s Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (1) Anies-Muhaimin Anies Baswedan · Muhaimin Iskandar Koalisi Perubahan : NasDem , PKS , PKB , Ummat Ketua Tim Sukses: Syaugi Alaydrus Tim Nasional Pemenangan (Timnas) (2) Prabowo-Gibran Prabowo Subianto · Gibran Rakabuming Raka Koalisi Indonesia Maju : Gerindra , Golkar , Demokrat , PAN , PBB , PSI , Garuda , Gelora Ketua Tim Sukses: Rosan Roeslani Tim Kampanye Nasional (TKN) (3) Ganjar-Mahfud Ganjar Pranowo · Mahfud MD Kerjasama Partai Politik : PDIP , PPP , Hanura , Perindo Ketua Tim Sukses: Arsjad Rasjid Tim Pemenangan Nasional (TPN) Artikel terkait Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Pemilu legislatif 2024 Artikel lain Sistem noken Debat Pendukung Calon Survei Insiden kelelahan l b s Calon dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 Pemenang Prabowo Subianto / Gibran Rakabuming Raka ( Gerindra , kampanye ) Calon lain Anies Baswedan / Muhaimin Iskandar ( Independen , kampanye ) Ganjar Pranowo / Mahfud MD ( PDI-P , kampanye ) l b s Calon dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 Pemenang Joko Widodo / Ma’ruf Amin ( PDI–P , kampanye ) Calon lain Prabowo Subianto / Sandiaga Uno ( Gerindra , kampanye ) l b s Calon dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2014 Pemenang Joko Widodo / Jusuf Kalla ( PDI–P ) Calon lain Prabowo Subianto / Hatta Rajasa ( Gerindra ) l b s Calon dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2009 Pemenang Susilo Bambang Yudhoyono / Boediono ( Partai Demokrat ) Calon lain Megawati Soekarnoputri / Prabowo Subianto ( PDI–P ) Jusuf Kalla / Wiranto ( Golkar ) l b s Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014 (1) Prabowo-Hatta Prabowo Subianto · Hatta Rajasa Koalisi Merah Putih : Gerindra , Golkar , PAN , PKS , PPP , PBB , Demokrat Ketua Tim Sukses: Mahfud MD (Mei–Juli 2014); Yunus Yosfiah (Juli–Agustus 2014) (2) Jokowi-JK Joko Widodo · Jusuf Kalla Koalisi Indonesia Hebat : PDIP , PKB , NasDem , Hanura , PKPI Ketua Tim Sukses: Tjahjo Kumolo Artikel terkait Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Pemilu legislatif 2014 Pelantikan presiden 2014 Artikel lain Urun daya Sistem noken KawalPemilu.org KawalMenteri.org l b s Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Soeharto Umar Wirahadikusumah Kemal Idris Wahono Makmun Murod Wahono Poniman Himawan Soetanto Leo Lopulisa Wiyogo Atmodarminto Muhammad Ismail Rudini Soeweno Soeripto Adolf Sahala Rajagukguk Soegito Wismoyo Arismunandar Kuntara Tarub Wiranto Sugiono Prabowo Subianto Johny Lumintang Djamari Chaniago Djaja Suparman Agus Wirahadikusumah Ryamizard Ryacudu Bibit Waluyo Hadi Waluyo Erwin Sudjono George Toisutta Burhanudin Amin Pramono Edhie Wibowo Azmyn Yusri Nasution Muhammad Munir Gatot Nurmantyo Mulyono Edy Rahmayadi Agus Kriswanto Andika Perkasa Besar Harto Karyawan Eko Margiyono Dudung Abdurachman Maruli Simanjuntak Muhammad Saleh Mustafa Diperoleh dari ” https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Prabowo_Subianto&oldid=25651191 ” Kategori : Current events from February 2024 Articles with empty listen template Orang hidup berusia 73 Kelahiran 1951 Prabowo Subianto Tokoh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Komandan Jenderal Kopassus Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Alumni Akademi Militer 1974 Pendiri partai politik Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya Menteri Kabinet Indonesia Maju Menteri Pertahanan Indonesia Tokoh Koalisi Merah Putih Wirausahawan hasil hutan Indonesia Wirausahawan manufaktur Indonesia Wirausahawan minyak dan gas Indonesia Wirausahawan perdagangan Indonesia Wirausahawan pertambangan Indonesia Wirausahawan pertanian Indonesia Wirausahawan Jawa Bangsawan Indonesia Tokoh Jawa Tokoh dari Jakarta Soeharto Tokoh Minahasa Kategori tersembunyi: CS1 sumber berbahasa Inggris (en) Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung Galat CS1: tanggal Pemeliharaan CS1: Url tak layak Halaman dengan rujukan yang memiliki parameter duplikat Artikel dengan pranala luar nonaktif Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen Galat CS1: pranala luar Halaman Wikipedia yang dilindungi sebagian tanpa batas waktu Artikel dengan parameter tanggal yang tidak valid pada templat Pages using infobox officeholder with unknown parameters Semua orang hidup Tanggal kelahiran 17 Oktober Artikel dengan templat lahirmati Semua artikel biografi Artikel biografi Mei 2024 Semua artikel yang butuh referensi tepercaya Pranala kategori Commons ada di Wikidata Nama pengguna Twitter sama seperti Wikidata Halaman ini terakhir diubah pada 1 Mei 2024, pukul 06.43. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons ; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk rincian lebih lanjut. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan Kode Etik Pengembang Statistik Pernyataan kuki Tampilan seluler Gulingkan lebar konten terbatas
Titiek Soeharto – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Lompat ke isi Menu utama Menu utama pindah ke bilah sisi sembunyikan Navigasi Halaman Utama Daftar isi Perubahan terbaru Artikel pilihan Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Hubungi kami Bak pasir Bagikan Pencarian Cari Buat akun baru Masuk log Perkakas pribadi Buat akun baru Masuk log Halaman penyunting yang telah keluar log pelajari lebih lanjut Kontribusi Pembicaraan Daftar isi pindah ke bilah sisi sembunyikan Awal 1 Pendidikan 2 Keluarga 3 Kekayaan Gulingkan subbagian Kekayaan 3.1 Saham SCTV 4 Kegiatan sosial Gulingkan subbagian Kegiatan sosial 4.1 Sumbangan korban bencana 4.2 Pembawa acara Piala Dunia 2006 5 Karier politik 6 Referensi Gulingkan daftar isi Titiek Soeharto 4 bahasa English Français 日本語 Bahasa Melayu Sunting pranala Halaman Pembicaraan Bahasa Indonesia Baca Lihat sumber Lihat riwayat Perkakas Perkakas pindah ke bilah sisi sembunyikan Tindakan Baca Lihat sumber Lihat riwayat Umum Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Informasi halaman Kutip halaman ini Lihat URL pendek Unduh kode QR Butir di Wikidata Cetak/ekspor Buat buku Unduh versi PDF Versi cetak Dalam proyek lain Wikimedia Commons Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Ini adalah sebuah nama Indonesia yang tidak menggunakan nama keluarga . Nama “Soeharto” adalah sebuah patronimik . Titiek Soeharto Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Masa jabatan 1 Oktober 2014 – 11 Juni 2018 Pengganti Gandung Pardiman Grup parlemen Fraksi Partai Golongan Karya Daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta Informasi pribadi Lahir Siti Hediati Harijadi 14 April 1959 (umur 65) Semarang , Jawa Tengah , Indonesia Partai politik Gerindra (sejak 2023) Afiliasi politik lainnya Golkar (2012 – 2018) Berkarya (2018 – 2023) Suami/istri Prabowo Subianto ​ ​ ( m. 1983; c. 1998) ​ Anak Ragowo Hediprasetyo Djojohadikoesoemo (Didit) Orang tua Soeharto (ayah) Siti Hartinah (ibu) Kerabat Siti Hardijanti Rukmana (kakak) Sigit Harjojudanto (kakak) Bambang Trihatmodjo (kakak) Hutomo Mandala Putra (adik) Siti Hutami Endang Adiningsih (adik) Alma mater Universitas Indonesia Pekerjaan Pengusaha politikus Sunting kotak info • L • B Siti Hediati Hariyadi , S.E. (lahir 14 April 1959), lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto adalah politisi berkebangsaan Indonesia . Ia merupakan putri dari Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto . [1] Pada 2012, Titiek memutuskan untuk aktif berpolitik sebagai kader Partai Golongan Karya . Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Bidang Pertanian dan Nelayan DPP Partai Golkar sampai 2015. [2] Kiprahnya di politik mendorongnya untuk ikut serta dalam Pemilu Legislatif 2014 dan berhasil memperoleh kursi dapil Daerah Istimewa Yogyakarta . Pada Juni 2018, Titiek memutuskan untuk mundur dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya . [3] . Pada 2023 Titiek bergabung dengan Partai Gerindra dan diangkat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Ia juga ikut serta kembali dalam Pemilu Legislatif 2024 untuk dapil Daerah Istimewa Yogyakarta . Titiek dipercaya memimpin Yayasan Seni Rupa Indonesia untuk masa bakti 2010 sampai 2015 dan menjadi komentator televisi pada acara Piala Dunia FIFA 2006 di SCTV , serta dipilih sebagai salah satu juri pada acara Puteri Indonesia 2014 . Setahun setelah rezim ayahnya berakhir pada 1999, majalah Time memperkirakan kekayaan pribadinya mencapai $ 75 juta. [4] Pendidikan Titiek mengenyam pendidikan di SMA Negeri 3 Jakarta pada 1974–1977. Ia berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1978–1985 dan meraih gelar sarjana ekonomi . [5] Keluarga Titiek menikah dengan Prabowo Subianto pada Mei 1983. Pasangan ini dikaruniai seorang anak, Didit Hediprasetyo. Didit menghabiskan sebagian masa sekolahnya di Boston , AS. Perkawinan pasangan ini berakhir perpisahan namun belum dijelaskan apakah hanya sekedar berpisah atau perceraian . Kekayaan Majalah Time pernah menurunkan laporan kekayaan keluarga Cendana dengan judul Suharto Inc yang berujung ke meja hijau . Disebutkan Titiek adalah penyuka merek kelas tinggi seperti Harry Winston , Bulgari dan Cartier . Titiek juga dikenal sebagai pengagum para bintang film. Ketika Steven Seagal ke Bali dalam rangka peresmian Planet Hollywood pada 1994 lalu, misalnya, Titiek dikabarkan berdansa dengan bintang laga itu. Saham SCTV Pada 27 Juli 2005, pengusaha Henry Pribadi , melalui perusahaannya, PT Citabumi Sacna, melepas seluruh kepemilikannya di PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) sebesar 25 persen. SCMA merupakan induk perusahaan Surya Citra Televisi ( SCTV ). Saham milik Henry dibeli oleh pemegang saham SCMA lainnya PT Abhimata Mediatama. Saham yang dijual Henry setara dengan 473.437.500 saham dengan harga Rp 1.225 per saham. Mbak Titik adalah komisaris PT Abhitama. Saham SCMA disebut-sebut dimiliki oleh Abhitama sebanyak 77,49% dan publik 22,51%. Di sini, Titik juga duduk sebagai komisaris. Kegiatan sosial Titiek juga aktif di dunia sosial. Misalnya, dia pernah menjadi ketua Yayasan Seni Indonesia. Sumbangan korban bencana Pada bulan Mei 2006 Titiek dua kali tampil di depan publik. Pertama, menjenguk dan memberikan bantuan bagi pengungsi Gunung Merapi . Di sinilah Titik menyatakan permintaan maaf sang ayah, Soeharto . Ketika gempa datang, Titiek muncul lagi di Yogyakarta dengan membawa bingkisan “85 tahun Pak Harto” untuk para korban musibah. Di sini, Titik menyampaikan salam Pak Harto bagi warga setempat. Pembawa acara Piala Dunia 2006 Pada tanggal 9 Juni 2006, Titiek muncul sebagai pembawa acara di SCTV dalam penayangan siaran langsung Piala Dunia 2006 . Hanya dalam 3 kali pertandingan, SCTV mendapat kritikan bertubi-tubi dari para penggemar bola yang menganggap Titiek tidak punya kompetensi sebagai pembawa acara. Sejak saat itu sampai berakhirnya gelaran Piala Dunia Titiek tidak lagi muncul sebagai presenter. Pihak SCTV menyangkal hal ini dikarenakan oleh tuntutan pemirsa dan beralasan Titiek hanya dikontrak untuk 3 pertandingan. [6] [7] Ada rumor yang mengatakan Titiek bisa menjadi presenter sebagai imbalan telah menalangi 25 % dana pembelian hak siar Piala Dunia 2006. Karier politik Pada Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014 Titiek Soeharto terpilih sebagai anggota DPR dari Partai Golkar untuk masa jabatan 2014–2019. [8] Dia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif untuk daerah pemilihan Dapil DIY dengan nomor urut 1. Referensi ^ “Former Indonesian president Suharto dies” . Irish Times (dalam bahasa Inggris). 27-01-2008 . Diakses tanggal 30-06-2015 . Periksa nilai tanggal di: |access-date=, |date= ( bantuan ) ^ “Golkar Gandeng Keluarga Soeharto Sebagai Keluarga Besar” . BeritaSatu . 20-05-2012 . Diakses tanggal 18-09-2022 . Periksa nilai tanggal di: |access-date=, |date= ( bantuan ) ^ “Titiek Soeharto leaves Golkar, joins Tommy at Berkarya” . The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). 11-06-2018 . Diakses tanggal 18-09-2022 . Periksa nilai tanggal di: |access-date=, |date= ( bantuan ) ^ Colmey, John (24 Mei 1999). “Suharto Inc” . CNN. Time Asia . Diakses tanggal 6 November 2017 . ^ “Salinan arsip” (PDF) . Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2020-06-18 . Diakses tanggal 2021-09-18 . ^ “KPI: Titik jadi Host PD Blunder” , DetikCom , diakses Juni 2007 ^ “Titiek Tampil, Kritik Muncul” Diarsipkan 2007-03-12 di Wayback Machine ., Kompas , diakses Juni 2007 ^ “Profil Resmi Anggota DPR” . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-07-13 . Diakses tanggal 2015-07-12 . l b s Soeharto Presiden Indonesia ke-2 Keluarga Orang tua Kertosudiro (ayah) dan Sukirah (ibu) Pasangan dan saudara Tien Soeharto (istri) • Probosutedjo (adik) • Sudwikatmono (sepupu) Generasi ke-2 Tutut (anak) dan Indra Rukmana (menantu) Sigit (anak) Bambang (anak) dan Halimah (mantan menantu), Mayangsari (menantu) Titiek (anak) dan Prabowo Subianto (mantan menantu) Tommy (anak) dan Tata (mantan menantu) Mamiek (anak) Generasi ke-3 Dandy Nugroho Hendro Maryanto Danty Indriastuti Purnamasari Danny Bimo Hendro Utomo Eno Sigit dan Fahmi David (cucu menantu) Ari Sigit Panji Trihatmodjo Khirani Siti Hartina Trihatmodjo Dharma Mangkuluhur Gayanti Hutami Didit Hediprasetyo Pemerintahan Kobkamtib Malapetaka 15 Januari 1974 Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan Kebijakan 15 November 1978 Paket Kebijaksanaan Oktober 1988 Proyek lahan gambut satu juta hektar Rencana Pembangunan Lima Tahun Topik terkait Memorial Isih penak jamanku to? ← Didahului: Soekarno Digantikan: B. J. Habibie → l b s Prabowo Subianto Keluarga Orang tua Margono Djojohadikoesoemo (kakek) dan Siti Katoemi Wirodihardjo (nenek) Soemitro Djojohadikoesoemo (ayah) dan Dora Marie Sigar (ibu) Soebianto Djojohadikoesoemo dan Soejono Djojohadikusumo (paman) Pasangan dan saudara Titiek Soeharto (mantan istri) Biantiningsih Miderawati Djiwandono (kakak) Soedradjad Djiwandono (kakak ipar) Mariani Ekowati le Maistre (kakak) Hashim Djojohadikusumo (adik) Generasi ke-2 Didit Hediprasetyo (anak) Aryo Djojohadikusumo (keponakan) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (keponakan) Thomas Djiwandono (keponakan) Budi Djiwandono (keponakan) Afiliasi Almamater: Akademi Militer Nasional , Magelang Pangkat dan jabatan militer terakhir: Letnan Jenderal , Dansesko ABRI Partai politik: Gerindra Lainnya Tim Mawar Kampret Kontroversi yang melibatkan Prabowo Subianto Makan siang gratis Diperoleh dari ” https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titiek_Soeharto&oldid=25609525 ” Kategori : Orang hidup berusia 65 Kelahiran 1959 Wirausahawan media massa Indonesia Wirausahawan Jawa Tokoh Orde Baru Politikus Partai Golongan Karya Politikus Partai Berkarya Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya Politikus wanita Indonesia Anggota DPR RI 2014–2019 Sosialita Indonesia Pembawa acara sepak bola Alumni Universitas Indonesia Soeharto Tokoh dari Semarang Kategori tersembunyi: Galat CS1: tanggal CS1 sumber berbahasa Inggris (en) Templat webarchive tautan wayback Halaman Wikipedia yang dilindungi sebagian tanpa batas waktu Semua orang hidup Tanggal kelahiran 14 April Artikel dengan templat lahirmati Semua artikel biografi Artikel biografi April 2024 Halaman ini terakhir diubah pada 24 April 2024, pukul 00.58. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons ; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk rincian lebih lanjut. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan Kode Etik Pengembang Statistik Pernyataan kuki Tampilan seluler Gulingkan lebar konten terbatas
Karier militer Prabowo Subianto – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Lompat ke isi Menu utama Menu utama pindah ke bilah sisi sembunyikan Navigasi Halaman Utama Daftar isi Perubahan terbaru Artikel pilihan Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Hubungi kami Bak pasir Bagikan Pencarian Cari Buat akun baru Masuk log Perkakas pribadi Buat akun baru Masuk log Halaman penyunting yang telah keluar log pelajari lebih lanjut Kontribusi Pembicaraan Daftar isi pindah ke bilah sisi sembunyikan Awal 1 Prajurit Kopassus 2 Komandan Batalyon Infranteri Lintas Udara 328 3 Kembali ke Kopassus 4 Komandan Jenderal Kopassus 5 Panglima Kostrad 6 Pemberhentian 7 Gelar Jenderal Kehormatan 8 Referensi Gulingkan daftar isi Karier militer Prabowo Subianto Tambah bahasa Tambah pranala Halaman Pembicaraan Bahasa Indonesia Baca Sunting Sunting sumber Lihat riwayat Perkakas Perkakas pindah ke bilah sisi sembunyikan Tindakan Baca Sunting Sunting sumber Lihat riwayat Umum Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Informasi halaman Kutip halaman ini Lihat URL pendek Unduh kode QR Butir di Wikidata Cetak/ekspor Buat buku Unduh versi PDF Versi cetak Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Jenderal TNI (HOR) ( Purn .) Datuk Seri H. Prabowo Subianto DGSM DUBC Prabowo ketika menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI, jabatan militer terakhirnya. Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ke-22 Masa jabatan 20 Maret 1998 – 22 Mei 1998 Pendahulu Sugiono Pengganti Johny Lumintang Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ke-15 Masa jabatan 1 Desember 1995 – 20 Maret 1998 Pendahulu Subagyo Hadi Siswoyo Pengganti Muchdi Purwoprandjono Informasi pribadi Lahir Prabowo Subianto Djojohadikusumo 17 Oktober 1951 (umur 72) Jakarta , Indonesia Suami/istri Siti Hediati Hariyadi ​ ​ ( m. 1983; c. 1998) ​ Anak Ragowo Hediprasetyo Djojohadikoesoemo (Didit) Orang tua Soemitro Djojohadikoesoemo (ayah) Dora Marie Sigar (ibu) Kerabat Margono Djojohadikoesoemo (kakek) Soebianto Djojohadikoesoemo (paman) Soejono Djojohadikusumo (paman) Hashim Djojohadikusumo (adik) Aryo Djojohadikusumo (keponakan) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (keponakan) Thomas Djiwandono (keponakan) Budi Djiwandono (keponakan) Soeharto (mertua m. 1983–1998) Pendidikan Militer Alma mater AKABRI (1974) Fort Bragg (1980) Fort Benning (1981) Penghargaan sipil Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Satyalancana Kesetiaan XVI Satyalancana Seroja Ulangan–III Bintang Yudha Dharma Nararya Karier militer Pihak Indonesia Dinas/cabang TNI Angkatan Darat Masa dinas 1974—1998 Pangkat Jenderal TNI (Kehormatan) NRP 27082 Satuan Infanteri ( Kopassus ) Komando Kopassus , Kostrad Pertempuran/perang Operasi Teratai Pemberontakan di Timor Timur Pemberontakan di Papua Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma Sunting kotak info • L • B Karier militer Prabowo Subianto , Menteri Pertahanan Republik Indonesia ke-26, diawali pada tahun 1974 sebagai seorang Letnan Dua Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat setelah lulus dari AKABRI Darat di Magelang. Karier militernya sendiri tak lepas dari pengaruh mertuanya, Presiden Soeharto . Sejak saat itu, Prabowo menjadi salah satu Jenderal terkemuka di era Orde Baru , dan kemudian dianggap sebagai salah satu tokoh yang paling kontroversial sepanjang sejarah Indonesia. Prajurit Kopassus [ sunting | sunting sumber ] Prabowo (barisan depan, kedua dari kiri) saat bertugas sebagai prajurit Kopassus di Timor Timur. Dari tahun 1976 hingga 1985, Prabowo bertugas di Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), pasukan khusus Angkatan Darat pada saat itu. Salah satu penugasan pertamanya adalah sebagai komandan pleton pada Grup I/Para Komando yang menjadi bagian dari pasukan operasi Tim Nanggala di Timor Timur . Berusia 26 tahun, Prabowo merupakan salah satu komandan pleton termuda dalam operasi tersebut. Ia berperan besar dalam memimpin sebuah misi penangkapan terhadap Nicolau dos Reis Lobato , pemimpin Fretilin yang pada saat Operasi Seroja menjabat sebagai Perdana Menteri. Dengan bantuan adiknya sendiri Antonio Lobato, kompi Prabowo menemukan Lobato di Maubisse , sebuah kota kecil lima puluh kilometer di selatan Dili . Ia tewas tertembak di perut saat bertempur di Lembah Mindelo pada 31 Desember 1978; salah satu peristiwa yang menandai berakhirnya perlawanan terbuka Fretilin terhadap invasi militer Indonesia dan bermulanya pendudukan militer atas bekas wilayah jajahan Portugal tersebut. Pada tahun 1983, Prabowo telah menjabat sebagai wakil komandan pada Detasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror) di Kopassandha . [1] Komandan Batalyon Infranteri Lintas Udara 328 [ sunting | sunting sumber ] Pada tahun 1985, Prabowo menjadi wakil komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 (Yonif Para Raider 328/Dirgahayu), pasukan para raider di Kostrad. Dua tahun kemudian, setelah menamatkan pelatihan Special Forces Officer Course di Fort Benning ia menjadi komandan batalyon tersebut; jabatan yang dijabatnya selama tiga tahun. Pada 1991, ia menjabat sebagai kepala staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17 (Brigif Para Raider 17/Kujang I), yang bermarkas di Cijantung . Dalam kapasitas itu, Prabowo yang saat itu telah berpangkat letnan kolonel terlibat dalam operasi pemburuan dan penangkapan Xanana Gusmão , salah satu tokoh pemimpin gerilyawan Fretilin. Kembali ke Kopassus [ sunting | sunting sumber ] Pada tahun 1993, Prabowo kembali ke pasukan khusus, yang kini dinamai Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Ia diangkat menjadi komandan Grup 3/Sandhi Yudha , salah satu komando kontra-insurjensi Kopassus. Ia seterusnya menjabat sebagai wakil komandan komando dan komandan komando, di bawah kepemimpinan Brigadir Jenderal Agum Gumelar dan Brigadir Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo . Komandan Jenderal Kopassus [ sunting | sunting sumber ] Prabowo pada saat operasi di Mapenduma. Prabowo mendampingi misi ekspedisi Everest. Pada bulan Desember 1995, Prabowo diangkat sebagai komandan jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal. Sebagai komandan jenderal, salah satu tugas pertama Prabowo adalah operasi pembebasan sandera Mapenduma . Kopassus, terutama Sat-81/Gultor yang pernah dipimpin langsung oleh Prabowo, memiliki pengalaman dalam menangani operasi pembebasan sandera; yang paling dikenang adalah keberhasilan menyelamatkan penumpang Garuda DC-9 Woyla di Bangkok pada 1981. Operasi ini berhasil menyelamatkan sepuluh dari dua belas orang peneliti yang tergabung dalam ekspedisi Lorentz 95 dan diculik oleh gerilyawan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Meskipun diwarnai oleh insiden penembakan komandan Sat-81 oleh anak buahnya sendiri, namun operasi ini dianggap berhasil menyelamatkan nyawa para peneliti yang berkebangsaan Indonesia, Inggris, Belanda, dan Jerman. [1] [2] [3] Pada 26 April 1997, tim pendaki Indonesia yang terdiri atas anggota Kopassus, Wanadri , FPTI , dan Mapala UI berhasil menaklukkan puncak Gunung Everest , gunung tertinggi di dunia, dan mengibarkan bendera Merah Putih di sana. Misi ini didukung dan diprakarsai langsung oleh Prabowo sebagai komandan jenderal Kopassus. [4] Panglima Kostrad [ sunting | sunting sumber ] Pada 20 Maret 1998, Prabowo diangkat menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, jabatan yang pernah disandang ayah mertuanya Presiden Soeharto. Pengangkatan ini terjadi hanya sepuluh hari setelah Majelis Permusyawaratan Rakyat memilih Soeharto untuk periode kelima sebagai presiden. Sebagai panglima Kostrad, Prabowo membawahi sekitar sebelas ribu pasukan cadangan ABRI. Sebagai panglima, Prabowo meminta Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Wiranto agar diizinkan untuk menggerakkan pasukan cadangannya dari luar Jakarta untuk membantu meredam kerusuhan Mei 1998 . Meskipun permintaan ini kemudian ditolak oleh Wiranto, Prabowo diduga menerbangkan ratusan orang yang telah dilatih oleh unit-unit Kopassus di bawah pengawasannya di Timor Timur dari Dili menuju Yogyakarta , kemudian menuju Jakarta menggunakan kereta api. Menurut beberapa sumber, Prabowo juga dimintai pertolongan oleh Mayor Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin , Panglima Komando Operasi Jakarta Raya, untuk ikut mengirimkan pasukannya untuk mengamankan ibu kota. Permintaan ini dipenuhi oleh Prabowo dengan mengirimkan serdadu Kostrad untuk mengamankan beberapa bangunan penting, seperti rumah dinas Wakil Presiden B.J. Habibie di Kuningan. [5] [6] Prabowo berperan membujuk Amien Rais , salah satu tokoh pemimpin gerakan reformasi, untuk membatalkan rencana digelarnya doa bersama di kawasan sekitar Monas untuk alasan keamanan. [7] Pada 14 Mei, ia bertemu dengan beberapa penggerak reformasi seperti Adnan Buyung Nasution dan Bambang Widjojanto untuk mendiskusikan situasi yang tengah genting. [8] Pemberhentian [ sunting | sunting sumber ] Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini: KEP/03/VIII/1998/DKP Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 21 Mei 1998. Penggantinya, Habibie, dilantik pada hari yang sama. Pada siang harinya, Prabowo menemui Habibie dan meminta agar dirinya ditunjuk sebagai Panglima ABRI menggantikan Wiranto. Justru, Habibie memberhentikan Prabowo dari jabatannya sebagai panglima Kostrad. Prabowo yang berangkat mendatangi Istana Negara, namun dihalangi untuk bertemu presiden. Ia kemudian memerintahkan agar istana dikelilingi oleh tank dan serdadu Kostrad. Prabowo digantikan oleh Jenderal Johny Lumintang , yang hanya menjabat selama tujuh belas jam sebelum digantikan oleh Letnan Jenderal Djamari Chaniago . [9] Setelah diberhentikan, Prabowo menemui ayah mertuanya Soeharto, yang justru tidak mendukungnya. [10] [11] Ia akhirnya menerima penugasan sebagai komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI di Bandung , menggantikan Letnan Jenderal Arie Jeffry Kumaat . Pada 14 Juli 1998, Panglima ABRI membentuk sebuah Dewan Kehormatan Perwira yang diketuai oleh Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo dan dianggotai oleh enam orang letnan jenderal: Fachrul Razi (wakil ketua); Djamari Chaniago (sekretaris); Arie J. Kumaat; Agum Gumelar; Susilo Bambang Yudhoyono ; dan Yusuf Kartanegara . Dewan ini memeriksa Prabowo dalam tujuh butir tuduhan; salah satunya adalah “sengaja melakukan kesalahan dalam analisis tugas”, “melaksanakan dan mengendalikan operasi dalam rangka stabilitas nasional yang bukan menjadi wewenangnya, tetapi menjadi wewenang Pangab”, “tidak melibatkan staf organik dalam prosedur staf, pengendalian dan pengawasan”, dan “sering ke luar negeri tanpa ijin dari Kasad ataupun Pangab”. Selama persidangan, Prabowo mengklaim dirinya sebagai seorang tawanan perang yang dilindungi oleh Konvensi Jenewa dan kerap menggunakan haknya untuk tidak bicara, sehingga membuat frustrasi para anggota dewan yang sudah harus memakai rompi antipeluru. [12] Sebagai seorang perwira tinggi militer, Prabowo diadili berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer . Dalam putusannya, DKP memutuskan ia bersalah melakukan tindak pidana “ketidakpatuhan” (pasal 103 KUHPM); “memerintahkan perampasan kemerdekaan orang lain” (pasal 55 (1) ke-2 KUHPM dan pasal 333 KUHP); dan penculikan (pasal 55 (1) ke-2 dan pasal 328 KUHP). Menurut Fahrul Razi, dewan tersebut pada awalnya ingin menggunakan kata “pemecatan” pada putusan akhirnya. Namun, mempertimbangkan status Prabowo sebagai menantu dari mantan presiden, DKP akhirnya menggunakan kata “pemberhentian dari dinas keprajuritan”. [13] [14] Pemberhentian Prabowo dari dinas militer menimbulkan kontroversi pada saat pemilihan umum 2009, politisi Gerindra Fadli Zon membantah bahwa Prabowo dipecat, melainkan “diberhentikan dengan hormat” [15] [16] berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 62/ABRI/1998 yang ditandatangani oleh Presiden BJ Habibie pada tanggal 20 November 1998. [17] [18] [19] [20] Prabowo juga mendapatkan hak pensiunnya dengan pangkat terakhir sebagai Letnan Jenderal. [21] Gelar Jenderal Kehormatan [ sunting | sunting sumber ] Prabowo menerima gelar Jenderal Kehormatan dari Presiden Joko Widodo, Februari 2024. Pada 28 Februari 2024, Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi) memberikan gelar Jenderal kehormatan bagi Prabowo. Menurut Jokowi, Prabowo telah memiliki kontribusi besar bagi negara dan telah menerima Bintang Yudha Dharma . [22] Jokowi menyebut bahwa pemberian gelar ini juga telah melalui verifikasi dari Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Ia menambahkan bahwa usulan kenaikan pangkat Prabowo berasal dari Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto . [23] [24] [25] Kenaikan pangkat ini lantas menjadi perbincangan hangat masyarakat, banyak di antara mereka menyebut bahwa ini merupakan kejadian unik yang menunjukkan keakraban Jokowi dengan Prabowo yang sebelumnya menjadi “rival”-nya pada pilpres 2014 dan pilpres 2019 . [26] Meskipun begitu, kenaikan pangkat ini juga dikritik oleh para peneliti, yang membandingkan hal ini dengan SBY atau Luhut Binsar Pandjaitan , karena Prabowo pernah diperiksa karena dugaan pelanggaran HAM, walaupun ia diberhentikan “dengan hormat”. [27] [28] Prabowo sendiri tampaknya tidak terlalu menanggapi isu-isu ini dengan serius, dan dengan nada bercanda mengatakan “Kayaknya [pangkat ini] berat ya” ketika diwawancarai oleh para wartawan. [29] [30] Bahkan dikatakan bahwa Prabowo menggelar acara syukuran dan potong tumpeng di kediamannya setelah kenaikan pangkat tersebut. [31] Referensi [ sunting | sunting sumber ] ^ a b Conboy, Kenneth (2003). Kopassus : inside Indonesia’s special forces . Equinox Pub. ISBN 979-95898-8-6 . OCLC 51242376 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February 2024 . Diakses tanggal 23 March 2023 . Parameter |url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan ) ^ Mapenduma (12 Januari 2004). “Membebaskan Sandera Cara Mapenduma” . Tempo Interaktif . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-01-10 . Diakses tanggal 28 Desember 2011 . ^ Davis, Mark (12 Juli 1999). “Blood on the Cross” . Four Corners, Australian Broadcasting Corporation . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-12-23 . Diakses tanggal 2014-04-18 . ^ “Ekspedisi Mount Everest” . Kopassus. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-01-24 . Diakses tanggal 18 April 2014 . ^ Kata Jendral Kepercayaan Prabowo Soal Kerusuhan dan Kudeta 98: Isu Kudeta Prabowo . Diarsipkan 2014-05-17 di Wayback Machine . diakses dari situs berita Merdeka pada 16 Mei 2014 ^ Kerusuhan mei 1998 Puncak Rivalitas Wiranto dan Prabowo . Diarsipkan 2014-05-17 di Wayback Machine . diakses dari situs berita Yahoo pada 16 Mei 2014 ^ A. Pambudi (2009). Sintong dan Prabowo . Yogyakarta: Media Pressindo. hlm. 122. ISBN 9789797881146 . Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-24 . Diakses tanggal 2014-05-29 . ^ Kerusuhan Mei 98 dan Pertemuan Prabowo di Makostrad . Diarsipkan 2014-05-05 di Wayback Machine . Diakses dari situs berita merdeka.com pada 5 mei 2014 ^ Republika: Habibie Jelaskan Pencopotan Prabowo dari Pangkostrad Diarsipkan 2014-04-17 di Wayback Machine ., 30 Agustus 2013, diakses 28 Mei 2014 ^ Didi Syafirdi, Merdeka: Dialog panas saat Habibie copot Prabowo sebagai Pangkostrad Diarsipkan 2014-05-17 di Wayback Machine ., 24 Oktober 2013, diakses 28 Mei 2014 ^ Habibie, Detik-detik yang Menentukan , p. 102, Suara Merdeka: Detik-detik Pertemuan Prabowo-Habibie Diarsipkan 2014-05-10 di Wayback Machine ., 2 Oktober 2006, diakses 28 Mei 2014 ^ “Kisah Menarik Saat Prabowo Hadapi Sidang DKP” Diarsipkan 2018-11-30 di Wayback Machine .. Detik.com , 4 Juli 2014. Diakses 30 November 2018. ^ “Pimpinan DKP Benarkan Surat Rekomendasi Pemberhentian Prabowo dari ABRI” Diarsipkan 2018-11-30 di Wayback Machine .. Kompas , 10 Oktober 2014. Diakses 30 November 2018. ^ “Prabowo Dipecat atau Diberhentikan? Ini Cerita BJ Habibie” Diarsipkan 2018-11-30 di Wayback Machine .. Detik.com , 31 Juli 2017. Diakses 30 November 2018. ^ “Gerindra bantah Prabowo dipecat TNI” Diarsipkan 2014-05-29 di Wayback Machine .. solopos.com , 26 Mei 2009. Diakses 29 Mei 2014 ^ “Gerindra: Prabowo Diberhentikan TNI dengan Hormat” Diarsipkan 2014-05-29 di Wayback Machine .. Kompas.com , 26 Mei 2009. Diakses 28 Mei 2009 ^ “Ini Isi Lengkap Keppres Pemberhentian Letjen Prabowo Subianto” Diarsipkan 2019-04-01 di Wayback Machine .. Detik.com , 20 Jun 2014. Diakses 01 April 2014 ^ “Ini Isi Lengkap Keppres Pemberhentian Letjen Prabowo Subianto” Diarsipkan 2019-04-01 di Wayback Machine .. kbr.com , 20 Jun 2014. Diakses 01 April 2019 ^ “Syamsu Djalal: Prabowo Diberhentikan dengan Hormat, Tak Usah Lagi Bahas DKP” Diarsipkan 2014-06-30 di Wayback Machine .. Kompas.com , 27 Jun 2014. Diakses 30 Juni 2014 ^ “Wiranto Buka-bukaan soal Penculikan 1998, Apa Kata Kubu Prabowo-Hatta?” Diarsipkan 2014-06-22 di Wayback Machine .. Kompas.com , 19 Juni 2014. Diakses 22 Jun 2014 ^ “Beredar Surat Pensiun Prabowo, Pangkat Letjen dapat Rp 330 Ribu Per Bulan” Diarsipkan 2019-04-04 di Wayback Machine .. Merdeka.com ,04 April 2019. Diakses 04 April 2019 ^ “Penjelasan Jokowi Kenapa Prabowo Subianto Naik Pangkat: Supaya Kita Tahu Jasa-jasanya di Pertahanan” . Kompas TV . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ Pradipta. “Alasan Presiden Berikan Gelar Jenderal Kehormatan untuk Prabowo” . Radio Republik Indonesia (dalam bahasa Inggris) . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ Sabki, CNBC Indonesia/Muhammad. “Detik-Detik Jokowi Anugerahkan Jenderal TNI Kehormatan Kepada Prabowo” . CNBC Indonesia . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ Nababan, Willy Medi Christian (2024-02-28). “Disaksikan Para “Bintang”, Presiden Angkat Prabowo Jadi Jenderal Kehormatan” . Kompas.id . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ Redaksi. “Viral Prabowo Jadi Jenderal TNI Kehormatan, Netizen Ramai Komen Ini” . CNBC Indonesia . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ “Presiden Jokowi berikan pangkat jenderal kehormatan ke Prabowo, pegiat HAM dan peneliti menentang” . BBC News Indonesia . 2024-02-28 . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ Setiawan, Bram (2024-02-28). “Prabowo Mendapat Pangkat Jenderal Bintang 4, Rekam Jejak Militer hingga Dipertanyakan Tolok Ukurnya” . Tempo (dalam bahasa Inggris) . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ Nababan, Willy Medi Christian (2024-02-28). “Pangkat Bintang Empat di Pundaknya, Prabowo Mengatakan: Kayaknya Berat, Ya…” . Kompas.id . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ “Naik pangkat jenderal bintang empat, Prabowo: Kayaknya berat ya” . Antara News . 2024-02-28 . Diakses tanggal 2024-03-01 . ^ “Prabowo Syukuran dan Potong Tumpeng Usai Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 4″ . Liputan6 . 2024-02-28 . Diakses tanggal 2024-03-01 . l b s Prabowo Subianto Keluarga Orang tua Margono Djojohadikoesoemo (kakek) dan Siti Katoemi Wirodihardjo (nenek) Soemitro Djojohadikoesoemo (ayah) dan Dora Marie Sigar (ibu) Soebianto Djojohadikoesoemo dan Soejono Djojohadikusumo (paman) Pasangan dan saudara Titiek Soeharto (mantan istri) Biantiningsih Miderawati Djiwandono (kakak) Soedradjad Djiwandono (kakak ipar) Mariani Ekowati le Maistre (kakak) Hashim Djojohadikusumo (adik) Generasi ke-2 Didit Hediprasetyo (anak) Aryo Djojohadikusumo (keponakan) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (keponakan) Thomas Djiwandono (keponakan) Budi Djiwandono (keponakan) Afiliasi Almamater: Akademi Militer Nasional , Magelang Pangkat dan jabatan militer terakhir: Letnan Jenderal , Dansesko ABRI Partai politik: Gerindra Lainnya Tim Mawar Kampret Kontroversi yang melibatkan Prabowo Subianto Makan siang gratis Diperoleh dari ” https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karier_militer_Prabowo_Subianto&oldid=25532564 ” Kategori : Prabowo Subianto Kategori tersembunyi: Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung Templat webarchive tautan wayback CS1 sumber berbahasa Inggris (en) Halaman ini terakhir diubah pada 6 April 2024, pukul 09.17. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons ; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk rincian lebih lanjut. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan Kode Etik Pengembang Statistik Pernyataan kuki Tampilan seluler Gulingkan lebar konten terbatas
HEADLINE: Wacana Pembentukan 40 Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran, Plus-Minusnya? – News Liputan6.com Sukses liputan6 CARI Home News Pemilu Bisnis Bola TV ShowBiz Tekno Foto Hot Cek Fakta Islami Crypto Citizen6 Saham Regional Otomotif Opini Disabilitas Global On Off Surabaya Lifestyle Health Video News Politik Peristiwa Megapolitan Rajut Liputan Khusus Infografis Zona MPR RI Warta DPR Home News Rajut HEADLINE: Wacana Pembentukan 40 Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran, Plus-Minusnya? Wacana penambahan menteri Kabinet Prabowo-Gibran menjadi 40 pos kementerian menuai pro-kontra. Langkah itu dianggap sebagai politik dagang sapi untuk mengakomodasi parpol koalisi. Muhammad Ali Diperbarui 09 Mei 2024, 00:00 WIB Diterbitkan 09 Mei 2024, 00:00 WIB Copy Link 19 Perbesar Calon presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menggelar acara Silaturahmi Kebangsaan dengan 1.600 muslimat NU Jawa Timur dan para relawan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Sabtu, (2/3/2024). (Dok. Istimewa) Liputan6.com, Jakarta – Wacana penambahan jumlah kementerian menjadi 40 pos mencuat usai pasangan Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Rama memenangkan kontestasi Pilpres 2024. Kabar ini dibenarkan Gerindra, partai penyokong utama pasangan nomor dua. Isu ini pun telah menimbulkan beragam reaksi dari berbagai kalangan, baik dari pihak yang pro maupun kontra. Pengamat Politik Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) Vishnu Juwono menilai, rencana penambahan kementerian ini akan menjadi prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran . Kursi menteri yang diisi kader parpol disebut sebagai bentuk akomodasi politik dibanding fungsi keahlian dalam memilih kabinet. BACA JUGA: HEADLINE: RUU DKJ Atur Perluasan Kawasan Aglomerasi, Apa Untungnya untuk Warga Jakarta? Baca Juga HEADLINE: KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Presiden dan Wapres Terpilih 2024-2029, Merangkul yang Kalah? HEADLINE: Amuk Gunung Ruang di Sulut, Bagaimana Potensi Bahaya dan Mitigasinya? HEADLINE: Polemik Siswa Tak Lagi Wajib Ikut Kegiatan Pramuka, Plus Minusnya? Namun begitu menurutnya, penambahan kementerian atau lembaga ini akan menyalahi aturan yang ada. Kabinet yang gemuk akan membuat kinerja pemerintahan tidak efektif. Advertisement “Karena kan kalau mengacu pada UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, jumlah kementerian telah diatur dalam Pasal 15 maksimum 34. Salah satu misi pembuatan undang undang itu kan tidak terlalu banyak karena dianggap nantinya menekankan segi politik, ya akan ada banyak inefficiency . Sepertinya memang pemerintahan Pak Prabowo mengutamakan akomodasi politik,” terang dia kepada Liputan6.com , Rabu (8/5/2024). Dia memaparkan, jika mengaca pada negara maju seperti Amerika Serikat, jumlah menterinya terbilang ramping. Jumlahnya yang hanya 15 orang itu disebutnya dapat berjalan secara efektif. “Kalau kita mengacu pada negara maju misalnya di Amerika Serikat, jumlah secretary-secretary, setingkat menteri, itu hanya 15 orang. Yang hanya setingkat menteri itu totalnya 25, termasuk wakil presiden. Ini kan negara maju dengan kompleksitas masalah yang sebenarnya mirip-mirip Indonesia, bahkan bentuknya lebih dari Indonesia, tetapi jumlah kabinetnya bisa efisien,” ujar dia. Bila dilihat dari sisi konstitusi, ia menambahkan, Indonesia memegang sistem parlementer. Namun dalam praktiknya, menggunakan sistem presidential semi parlementer. “Kita kan sebenarnya presidential semi parlementer. Walaupun di konstitusi kita presidential, tapi fakta ada akomodasi beberapa partai politik di kabinet itu menunjukkan ada unsur parlemen juga. Kalau kita mau mengacu pada parlementer murni, di Inggris misalnya. Kalau saya baca di inggris, ya jabatannya yang manajerial yang mengepalai semua departemen itu 24 pejabat. Ini menunjukkan bahwa di negara maju pun yang menganut sistem parlementer kabinetnya cukup baik,” ujar dia. Ia pun mengungkapkan sisi positif dan negatif jika kabinet Prabowo-Gibran bertambah jadi 40 kementerian. Menurutnya, kelebihan dari kebijakan tersebut ialah sebagai bentuk akomodasi politik dan respresentasi parpol yang mayoritas ada di kabinet. “Stabilitas politik akan terjaga sebab semakin besar koalisi, kondisi politik terutama di DPR (terjaga). Semua kebijakan kemungkinan besar akan lolos,” ujar dia. Sementara sisi minusnya, akan memungkinkan terjadinya overlapping dalam tugas kementerian. Dia mengatakan, akan ada persaingan pengaruh pada kebijakan yang orientasi pada elite ketimbang rakyat banyak. “Yang perlu diperhitungkan oleh Pak Prabowo, mumpung masih ada waktu sampai 20 Oktober, beliau kan suka berkunjung ke luar negeri, sebagai presiden terpilih beliau bisa pelajari, bagaiamana negara maju komposisinya seperti apa, motivasinya seperti apa. Supaya begitu langsung kabinet, setidaknya memiliki kabinet yang kohesif, karyanya mumpuni, kompetensinya tinggi, yang penting team worknya berjalan,” terang Vishnu. Menurut dia, tidak ada korelasi antara penambahan kabinet dengan peningkatan layanan publik. Karena bisa jadi penambahan kabinet bakal mengganggu pelayanan publik. “Misalnya ada kementerian yang dipecah, hal yang simple pembuatan kop surat, kemudian pemindahan personel, nomenklatur struktural organisasi (berubah). Kadang bisa membutuhkan satu tahun bahkan lebih, sehingga pelayanan malah terganggu,” ujar dia. Adapun menurut Pengamat politik Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, wacana komposisi hingga 40 pos yang disusun oleh Presiden terpilih terlalu berlebihan. Ini tentunya akan membuat gerak pemerintah makin lambat mengingat alur birokrasi kian panjang. “Komposisi semacam ini cenderung mengakomodasi kepentingan politik dibanding soal laju pembangunan. Akan jauh lebih baik dan diperlukan jika pemerintah lakukan restrukturisasi kementerian di tingkat daerah, saat ini tidak semua kementerian miliki garis struktur yang lengkap hingga ke daerah,” ujar dia kepada Liputan6.com , Rabu (8/5/2024). Menurut dia, banyaknya pos yang dibentuk Presiden akan menjadi ajang pembagian kekuasaan tim sukses di Pilpres dan juga Partai pengusung. Selain menghabiskan banyak anggaran, juga akan terancam minim kerja. “Justru, Prabowo seharusnya menghapus banyak pos kementerian dan badan yang tidak diperlukan, misalnya saja menghapus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, termasuk menghapus Menko PMK. Lalu menghapus badan semisal Badan Siber, Ristek dilepas dari Kemendibud dan melebur ke BRIN,” ujar dia. Dalam situasi saat ini, dia menilai, Menteri Desa dan Transmigrasi pun sudah layak dihapus. Kegiatan transmigrasi dan kesejahteraan Desa menjadi tanggung jawab banyak kementerian semisal Kemendagri dan Kemensos. “Begitu halnya dengan Kementerian Lingkungan Hidup dapat dilebur menjadi satu dengan Kementerian Pertanian,” ujar dia. Dedi menuturkan, menteri hanya bertugas lakukan koordinasi, bukan event organizer. Sehingga tidak terbatas wilayah jangkauannya, karena hanya fokus pada tata kelola administratif. Menurutnya, rencana itu bakal mudah dilakukan mengingat undang-undang yang mengatur hal tersebut dapat saja diubah. Perubahan undang-undang sudah pernah terjadi dalam memuluskan langkah Gibran sebagai calon wakil presiden. “UU dengan mudah diubah, jika Gibran dengan mudah masuk kontestasi di Pilpres dengan mengubah UU, tentu akan mudah juga untuk memenuhi keinginan Prabowo-Gibran membuat keputusan anggota kabinet lebih dari 34. Soal reputasi kebijakan, pemerintah sudah banyak dinilai negatif, tetapi kesan negatif itu tidak membuat pemerintah mengevaluasi,” Dedi menandaskan. Perbesar Infografis Wacana Pembentukan 40 Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah) Pengamat Politik dari Populi Center Usep Saepul Ahyar mengungkapkan, penambahan jumlah kursi kabinet merupakan sebagai bentuk konsekuensi Prabowo dalam mengakomodasi hasrat politik parpol koalisi. Menurutnya, langkah itu bisa saja dilakukan dengan mengubah undang-undang. Namun alangkah baiknya bila tim menjabarkan argumentasinya secara terang benderang hingga publik memahaminya dengan jelas. “Kita belum mendengar argumentasi yang dilontarkan oleh tim perumus yang punya gagasan penambahan menteri ini. Itu yang tidak terlalu mengemuka,” kata Usep kepada Liputan6.com , Rabu (8/5/2024). Usep menegaskan sulit untuk tidak mengatakan tidak ada kepentingan akomodasi politik dalam penambahan pos kementerian tersebut. Namun dia mengingatkan, rencana kebijakan itu dapat menimbulkan dampak jalannya roda pemerintahan. Advertisement “Kalau ada penambahan (kementerian) prosesnya agak panjang, akhirnya mengubah undang-undang, beberapa nomenklatur juga diubah. Pengalaman yang lalu kan misalnya ada kementerian yang diubah era Gus Dur, tidak terlalu efektif pemerintahannya,” jelas dia. Usep berpandangan Prabowo seharusnya memikirkan untuk mengefektifkan kementerian yang ada dengan penempatan orang-orang yang ahli di bidangnya. Bukan orang politik yang harus diakomodasi karena kepentingan politiknya. “Akhirnya kalau kepentinganannya lebih kental soal akomodasi politik, akhirnya pertanyaannya dia punya keahlian apa duduki jabatan ini,” ucapnya. Dia menegaskan, langkah ini akan memperbesar anggaran pemerintah. Itu lantaran Prabowo menempatkan pejabat baru beserta fasilitasnya. “Itu konsekuensi pasti ada, di tengah ada anggaran yang seharusnya diprioritaskan pada persoalan pembangunan yang masih tertinggal, infrastruktur atau pun layanan lain yang dibutuhkan oleh rakyat, bukan persoalan pejabat,” kata dia. “Yang ada saja kurang optimal, beberapa kementerian itu seharusnya dioptimalkan dalam konteks ini. Saya kira secara teknis kalau hanya soal makan gratis sebenarnya itu kan bisa berada di bawah satu kementerian, mungkin bisa dikoordinasikan semua kementerian itu, apa gunanya Menko, Wakil Presiden untuk mempercepat program pembangunan yang ada,” kata dia. Usep menduga saling tarik kursi menteri kabinet hingga penggelembungan jumlah kementerian atau lembaga menunjukkan komunikasi yang dibangun internal koalisi berjalan tidak baik. Dalam koalisi gemuk, akan banyak hasrat dan keinginan tertentu dari masing masing parpol. “Komunikasi politik (buruk) bisa iya. Ini konsekuensinya, banyak koalisi yang dimasukkan tentu keinginannya masing-masing punya prasyarat yang harus diakomodasi Pak Prabowo. Ini kan elite elite semuanya mau diakomodasi pemerintahan dengan cara menghabiskan anggaran. Tidak efektif. Itu kan urusan elite, bukan kepentingan rakyat. Rakyat dikedepankan, itu menurut saya yang ditangkap dari konsolidasi politik Pak Prabowo selama ini,” dia menandaskan. Adapun Dosen Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menjelaskan, bahwa wacana Calon Presiden RI terpilih Prabowo Subianto yang akan menambah jumlah kementerian dari 34 menjadi 40 kursi, harus mengubah regulasi yang ada. “Regulasi harus diubah. Suka-suka pemenang saja bagaimana postur kabinet ke depan,” kata Adi, Rabu (8/5/2024). Hal ini bertolak belakang dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang justru merampingkan jumlah kementerian untuk meningkatkan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Jika untuk kemajuan bangsa, anggaran harus dialokasikan, kecuali untuk kepentingan yang tidak bermanfaat, ceritanya berbeda,” ujarnya. Perbesar Infografis Ragam Tanggapan Wacana Pembentukan 40 Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah) * Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini . 2 dari 4 halaman Ma’ruf Amin Sebut Jumlah Kementerian Saat Ini Sudah Ideal Perbesar Presiden Joko Widodo tertawa saat menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Dalam pertemuan tersebut mereka membahas permasalahan bangsa dan koalisi. (Liputan6.com/Angga Yuniar) Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai penambahan kementerian/lembaga menjadi 40 merupakan otoritas dari presiden terpilih. Namun begitu, menurutnya, jumlah menteri saat ini sudah cukup. “Sekarang ini kan 34 (kementerian) itu cukup ideal,” kata Ma’ruf di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (7/5/2024). Meski demikian, Ma’ruf mengatkan rencana penambahan jumlah kementerian/ lembaga bisa saja dilaksanakan apabila dirasa perlu. “Tapi bisa saja lebih daripada itu (34),” kata Ma’ruf. Advertisement “Kalau ada keperluan mungkin bisa lebih daripada itu,” sambungnya. Terkait dengan latar belakang calon, Ia memberikan masukan kepada pemerintahan berikut. Ia menilai kabinet harus tetap diisi oleh kalangan profesional. “Saya kira pasti tentu harus diisi kalangan profesional,” kata Ma’ruf. Ma’ruf menjelaskan, tokoh profesional tersebut dapat berasal dari kalangan partai politik ataupun nonpolitisi, baik tokoh profesional murni maupun tokoh organisasi masyarakat (ormas). “Cuma profesionalnya bisa dia merepresentasikan partai-partai politik, bisa juga yang lainnya. Nanti tergantung tentu negosiasinya,” sebutnya. Sementara itu, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menilai wacana Prabowo Subianto akan menambah jumlah nomenklatur kementerian menjadi 40 dapat disesuaikan dengan kebutuhan. JK menilai, pembentukan kementerian harus sesuai program kerja, agar efektif dalam menjalankan program pemerintah. “Jadi tergantung kebutuhan lah, pemerintah itu, jangan liat kementerianya dulu, programnya apa, nah dari progran itu disusun organisasinya bukan subkoordinasinya dulu, apa yang mau dikerjakan baru disusun organisasinya,” kata JK di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa, (7/5/2024). “Kalau organisasinya membutuhkan 40 ya silakan, tapi kalau cukup 35-34 cukup (kementerian), bisa digabung sebenarnya,” sambungnya. JK mengatakan, sebenarnya Indonesia pernah mempunyai 100 kabinet di era Soekarno. Namun, Ia menilai semakin banyak orang, semakin kental unsur politiknya. Menurut eks Ketum Golkar ini, jumlah kementerian yang ada sekarang sudah ideal sebanyak 34. “Tergantung program kabinetnya, kalau programnya gini itu disesuaikan, tapi 34 itu sudah dihitung perhitungan yang ada, pernah kita 100 menteri itu hanya politis amat, memberikan kesempatan semua orang tapi gak bisa jalan, artinya 34 okelah,” ujarnya. JK pun tak menepis jika pembentukan 40 kementerian dinilai sangat politis. Dia berkata, kabinet tersebut bukan lagi zaken kabinet atau yang diisi kalangan profesional. “Itu artinya bukan lagi kabinet kerja itu namanya, bukan zaken kabinet, tapi kabinet yang sangat politis,” ungkap dia. Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyerahkan kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto soal rencana menambah kementerian di pemerintahan ke depan. Jokowi mengaku tak memberi masukan kepada Prabowo soal penambahan kementerian. “Kabinet yang akan datang ditanyakan dong kepada presiden terpilih. Tanyakan kepada presiden terpilih. Tanyakan pada presiden terpilih,” kata Jokowi kepada wartawan di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/5/2024). “Enggak ada (masukan), enggak ada,” sambungnya. Kendati begitu, dia sepakat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan agar Prabowo tak membawa orang toxic ke pemerintahannya. “Udah bener dong. Bener, bener,” tutup Jokowi. Advertisement 3 dari 4 halaman Gerindra Sebut Bukan Bagi-Bagi Jatah Politik Perbesar Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman saat memberikan keterangan pers di Kantoor DPP Gerindra, Jakarta, Rabu (8/11/2017). (Liputan6.com/Johan Tallo) Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman menyatakan sepakat dengan wacana Presiden terpilih Prabowo Subianto yang dikabarkan akan menambah jumlah kementerian lembaga menjadi 40. “Kalau memang ingin melibatkan banyak orang menurut saya enggak masalah, justru semakin banyak semakin bagus kalau saya pribadi,” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (6/5/2024). Habiburokhman mengaku tak masalah bila kementerian menjadi gemuk, menurutnya Indonesia negara besar sehingga membutuhkan banyak orang untuk membangunnya. Advertisement “Kalau gemuk dalam konteks fisik orang per orang itu kan tidak sehat, tapi dalam konteks negara jumlah yang banyak itu artinya besar, besar justru bagus, negara kita kan negara besar, tantangan kita besar, target kita besar, wajar kalau kita perlu mengumpulkan banyak orang berkumpul dalam pemerintahan sehingga jadi besar,” ungkap dia. Menurut Habiburokhman, pengembangan jumlah Kementerian bukan berarti hanya untuk bagi-bagi jatah ke partai politik. Meski demikian, ia menyatakan masukan dari masyarakat akan tetap menjadi pertimbangan. “Itulah kesalahan berpikir, dan enggak apa-apa jadi masukan bagi kami jangan sampai hanya untuk mengakomodir kepentingan politik, masukan masyarakat kami terima,” kata dia. Meski demikian, Habib mengingatkan bahwa kewenangan membentuk kabinet hanya ada di tangan Prabowo selaku presiden terpilih. “Tapi itu tadi kewenangan membentuk kabinet, formasi berapa, jumlah berapa itu secara substansi itu ada di Pak Prabowo sebagai presiden elected. Apakah besar tidak efektif ya pertimbangan beliau. Karena yang akan terima rapor dari rakyat beliau,” pungkas dia. Mantan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo juga menanggapi wacana Prabowo-Gibran yang akan menambah jumlah kementerian menjadi 40. Menurutnya, jumlah kementerian telah diatur dalam Pasal 15 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Dalam aturan tersebut, jumlah kementerian paling banyak berjumlah 34. “Setahu saya undang-undang itu sudah membatasi jumlahnya. Maka kalau lebih dari itu pasti tidak cocok atau tidak sesuai dengan undang-undang,” kata Ganjar, kepada dikutip dari merdeka.com Rabu (8/5/2024). Ganjar mengingatkan, terkait ‘politik akomodasi’ jangan sampai melanggar UU. Ganjar meyakin, Prabowo-Gibran akan bijak dalam menyelesaikan persoalan ‘politik akomodasi’. “Maka kalau mau mengakomodasi dari kelompok-kelompok yang sudah mendukung tentu tempatnya tidak di situ. Saya kira pasangan terpilih pasti bisa sangat bijaksana bisa menentukan,” ucap dia. Ganjar pun menyarankan agar kabinet yang akan dibentuk Prabowo-Gibran menggunakan sistem zaken atau kabinet ahli. “Maka yang paling bagus kabinetnya adalah zaken kabinet atau kabinet ahli dan efisien yang bisa merespons perubahan global yang sekarang sangat turbulance building,” kata Ganjar. “Saya kira itu yang penting untuk dilakukan pada pemerintahan ini. Maka kita akan melakukan dukungan dengan cara mengontrol agar kemudian jalannya pemerintah jauh lebih baik,” tambah 4 dari 4 halaman Infografis Prabowo-Gibran Mulai Bahas Susunan Kabinet Perbesar Infografis Prabowo-Gibran Mulai Bahas Susunan Kabinet. (Liputan6.com/Abdillah) * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 20.272 Butir Pil Ekstasi Advertisement Advertisement Prabowo Subianto Tokoh H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo adalah seorang pengusaha, politisi, dan mantan perwira TNI Angkatan Darat. Lihat Selengkapnya Prabowo Subianto Prabowo Tokoh H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo adalah seorang pengusaha, politisi, dan mantan perwira TNI Angkatan Darat. Lihat Selengkapnya Prabowo Headline News Menteri Ditambah 40 Pilpres penambahan jumlah menteri Prabowo-Gibran Kredit Muhammad Ali Author Raden Trimutia Hatta Editor Bagikan Copy Link 19 Indonesia vs Guinea Live Report Guinea vs Indonesia di Playoff Olimpiade 2024: Misi Garuda Muda Akhiri Penantian 68 Tahun Link Live Streaming Duel Indonesia vs Guinea di Clairefontaine, Sebentar Lagi Mulai Susunan Pemain Indonesia vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024: Kejutan di Sisi Kanan Pertahanan Garuda Muda Jelang Indonesia vs Guinea di Play-off Olimpiade Paris 2024, Warganet: Abang-Abang Guinea Main Selow Ya, Pemain Kita Imut-Imut Link Live Streaming Play-off Olimpiade Guinea vs Indonesia, Kamis 9 Mei Pukul 20.00 WIB Jadwal Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Guinea U-23, Berikut Prediksi Susunan Pemainnya Kenaikan Yesus Kristus Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Arus Lalu Lintas Tol Jabotabek dan Jabar Meningkat Deretan Ucapan Selamat Memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus, dari Menko Luhut hingga Sri Mulyani, Ini Pesannya Jokowi Ajak Jaga Persatuan dan Keharmonisan saat Peringatan Kenaikan Yesus Kristus Khidmat Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta Libur Hari Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Bakal Sentuh 20 Ribu Orang Pesan Menag Yaqut di Hari Kenaikan Yesus Kristus untuk Segenap Umat yang Merayakan Liga Champions Profil Ian Maatsen, Pemain Borussia Dortmund Berdarah Indonesia yang Bakal Tampil di Final Liga Champions Manchester United Ketiban Durian Runtuh dari Final Liga Champions Real Madrid vs Dortmund Dibungkam Real Madrid, Harry Kane dkk Gagal Melaju ke Final Liga Champions 2023/2024 Munchen Didepak Real Madrid dari Liga Champions, Harry Kane Diolok-Olok Sebagai Pembawa Sial Dua Gol Joselu Pastikan Langkah Real Madrid ke Final Liga Champions 2023/2024 Real Madrid ke Final Liga Champions 2024, Joselu Pimpin Comeback Dahsyat atas Bayern Munchen BRI Liga 1 Klasemen Akhir BRI Liga 1 2023/2024: Borneo FC Juara Musim Reguler, Rans Nusantara Degradasi Hasil BRI Liga 1: Dihajar Persija, PSIS Gagal Rebut Tiket Championship Series dari Madura United Klub Milik Raffi Ahmad Rans Nusantara FC Terdegradasi dari BRI Liga 1, Arema FC Selamat Happy Ending Akhiri Kompetisi Kalahkan Persik, Persebaya Siapkan Kerangka Tim untuk Musim Depan Timnas Indonesia Tembus Semifinal Piala Asia U-23 2024, PT LIB Susun 3 Opsi Jadwal Championship Series BRI Liga 1 Paul Munster Ingin Persebaya Akhiri Musim Kompetisi dengan Kebanggaan Menang Lawan Persik TOPIK POPULER # Gibran Rakabumi Raka # Prabowo Subianto # Reshuffle Kabinet # Pilpres 2024 # Ganjar Pranowo Advertisement Advertisement Populer Lihat Semua 1 Peristiwa Cuaca Hari Ini Kamis 9 Mei 2024: Pagi Jabodetabek Cerah Berawan saat Libur Kenaikan Yesus Kristus 2 Politik Gerindra: Nomenklatur Kementerian Jadi 40 Baru Aspirasi dan Masukan 3 Peristiwa Korban Banjir di Sulawesi Selatan Dapat Bantuan Beras 40 Ton dari Pemerintah Pusat 4 Peristiwa Polisi Pastikan Mahasiswa STIP Meninggal karena Pukulan Benda Tumpul 5 Megapolitan Ngaku Punya Saham PT Antam, IRT di Depok Raup Rp20 M dari Investasi Emas Bodong 6 Peristiwa Pansel Capim KPK Masih Digodok, Ada 9 Nama yang Akan Disiapkan 7 Megapolitan Pemerintah Diminta Antisipasi Polusi Udara di Jakarta Jelang Musim Kemarau 8 News VIDEO: Libur Panjang, Gibran Ajak Keluarga ke Bandung Naik Kereta Cepat ‘Whoosh’ 9 Peristiwa Bantah Pergi ke Brasil dan AS untuk Kepentingan Pribadi, SYL: Saya Dipaksa Presiden 10 News VIDEO: Libur Panjang, Gibran Ajak Keluarga ke Bandung Naik Kereta Cepat ‘Whoosh’ Timnas Indonesia U-23 Live Report Guinea vs Indonesia di Playoff Olimpiade 2024: Misi Garuda Muda Akhiri Penantian 68 Tahun Link Live Streaming Duel Indonesia vs Guinea di Clairefontaine, Sebentar Lagi Mulai Susunan Pemain Indonesia vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024: Kejutan di Sisi Kanan Pertahanan Garuda Muda Jelang Indonesia vs Guinea di Play-off Olimpiade Paris 2024, Warganet: Abang-Abang Guinea Main Selow Ya, Pemain Kita Imut-Imut Link Live Streaming Play-off Olimpiade Guinea vs Indonesia, Kamis 9 Mei Pukul 20.00 WIB Gara-gara Hal Ini, Nathan Tjoe A-On Dipuji Shin Tae-yong Jelang Play-off Olimpiade Lawan Guinea Berita Terkini Lihat Semua Live Report Guinea vs Indonesia di Playoff Olimpiade 2024: Misi Garuda Muda Akhiri Penantian 68 Tahun Prabowo Bakal Tambah Jumlah Kementerian Jadi 40, DPR: Harus Lahir dari Kajian Mendalam Telah dibaca 0 kali Tambah 2 Tanker Gas Baru, Pertamina International Shipping Jadi Top Tier Pengangkut LPG Asia Tenggara Telah dibaca 0 kali VIDEO: Israel Terus Serang Rafah, Kondisi Kamp Pengungsian Muwasi Memprihatinkan Telah dibaca 0 kali Daop 7 Madiun Sediakan 13.910 Kursi untuk Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih Telah dibaca 0 kali Gempa Hari Ini Kamis 9 Mei 2024: Getarkan Indonesia Dua Kali di Libur Kenaikan Yesus Kristus Telah dibaca 0 kali Swedia Punya Pisau Ramah Lingkungan, Seperti Apa? Telah dibaca 0 kali Mitsubishi Tawarkan Pajero Sport dan Xpander Cross Edisi Terbatas, Cuma Ada 800 Unit Telah dibaca 0 kali Sepakat Teken MoU, Tiga Parpol di Bogor Siap Menangkan Jaro Ade di Pilkada 2024 Telah dibaca 0 kali Bursa Saham China Melesat Usai Rilis Data Neraca Perdagangan China Telah dibaca 0 kali Erina Gudono Unggah Foto Bareng Keluarga Saat Umrah, Warganet Salfok Kahiyang Ayu yang Repot Mengurus Anak Telah dibaca 0 kali Komitmen Minimalkan Emisi Karbon, BLDF Tanam 4.297 Trembesi di Jalan Tol Cisumdawu Telah dibaca 0 kali Duo Muller jadi Tersangka, Polisi Izin Geledah Pihak PT Dago Inti Graha dan Inzage PN Bandung soal Sengketa Dago Elos Telah dibaca 0 kali Dekranas Gelar Puncak HUT ke-44 di Solo, Ini Rangkaian Acaranya Telah dibaca 0 kali Panji Gumilang Ajukan Praperadilan soal TPPU, Ini Kata Pakar Hukum Telah dibaca 0 kali Advertisement
Rencana Penambahan Jumlah Kementerian Kabinet Prabowo Masih Terus Digodok – Nasional Tempo.co Email Kata Sandi Lupa Kata Sandi? Klik di Sini Masuk atau Masuk melalui Google Belum Memiliki Akun Daftar di Sini Nama Lengkap Email Kata Sandi Ulangi Kata Sandi Daftar atau Daftar melalui Google Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini Konfirmasi Email Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com . Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo Jika Anda tidak menerima email, Kirimkan Lagi Sekarang Pencarian Terpopuler Pilpres 2024 Pemilu 2024 Piala Asia 2024 Mahfud MD Coldplay Gibran Rakabuming Jokowi Ganjar Pranowo Anies Baswedan Prabowo Subianto TEMPO EKSKLUSIF Koran Tempo Majalah Tempo Dukung Tempo MASUK DAFTAR Terbaru Terpopuler Pemilu News Nasional Metro Bisnis Dunia Fokus Multimedia Video Foto Podcast Seleb Gaya Hidup Gaya Cantik Travel Olahraga Bola Sport Otomotif Tekno Interaktif Interaktif Data Grafis News Game Cek Fakta Ramadan Difabel Kolom Newsletter Nusantara Jawa Barat Bangka Belitung Info Tempo Inforial Event Indeks Beranda Nasional Rencana Penambahan Jumlah Kementerian Kabinet Prabowo Masih Terus Digodok Reporter Andi Adam Faturahman Editor Amirullah Rabu, 8 Mei 2024 19:41 WIB Bagikan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih 2024 Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri acara halalbihalal dan silaturahmi di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Seven, Jakarta Pusat, Minggu, 28 April 2024. Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menkominfo Budi Arie Setiadi, Menteri Investasi Bhlil Lahadalia hingga kedubes Arab Saudi. TEMPO/ Febri Angga Palguna Iklan TEMPO.CO , Jakarta – Tim Kampanye Nasional atau TKN Prabowo-Gibran angkat suara ihwal rencana Prabowo menambah jumlah pos kementerian di kabinet pemerintahannya. Direktur Juru bicara TKN, Viva Yoga Mauladi, mengatakan hal tersebut masih menjadi bahan diskusi elite TKN. Prabowo, kata dia, belum mengambil keputusan apapun soal rencana menambah pos Kementerian baru. “Semua masih didiskusikan, masih digodok, belum ada kepastiannya,” kata Viva saat dihubungi, Rabu, 8 Mei 2024. Dia hakulyakin kabinet akan dikomposisikan dengan pertimbangan matang. Baca Juga: Peneliti BRIN Sebut Pernyataan Oposisi Ganjar Berpotensi Jadi Arah PDIP, Ini Alasannya Kemarin, Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan rencana penambahan jumlah kementerian di kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran masih dikaji. “Tetap atau bertambah masih dikaji dan disimulasikan,” kata Dasco. Prabowo berencana menambah jumlah pos kementerian di kabinetnya, mengingat gemuknya koalisi partai pendukung. Koalisi Indonesia Maju atau KIM, koalisi partai yang mengusung Prabowo-Gibran di pemilihan presiden 2024 terdiri dari 9 partai politik. Sembilan partai tersebut adalah Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, Garuda, Gelora, PSI, dan Prima. Iklan Scroll Untuk Melanjutkan Adapun untuk merealisasikan rencana menambah jumlah kementerian, terdapat dua jalur yang dapat ditempuh Prabowo. Pertama, melalui revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Dan kedua, melalui penerbitan peraturan presiden pengganti Undang-Undang atau Perpu. Baca Juga: Gerindra Jawab Kritik Ganjar Soal Politik Akomodasi dalam Wacana Penambahan Kementerian Menurut Viva, Prabowo belum membahas ihwal jalur yang akan ditempuh. Dia mengatakan, Prabowo masih melalukan banyak diskusi dengan sejumlah tokoh pemerintahan dan Ketua Umum partai ihwal komposisi kabinet. Pilihan editor: Pilkada Jawa Timur, Figur Khofifah Menguat di Internal PDIP Iklan Berita Selanjutnya Peneliti BRIN Sebut Pernyataan Oposisi Ganjar Berpotensi Jadi Arah PDIP, Ini Alasannya 11 menit lalu Prabowo Kabinet Prabowo Kabinet Prabowo-Gibran Kementerian Kabinet dan Menteri Tempo Channel Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Tempo.co WhatsApp Channel. Bergabung Artikel Terkait Peneliti BRIN Sebut Pernyataan Oposisi Ganjar Berpotensi Jadi Arah PDIP, Ini Alasannya Gerindra Jawab Kritik Ganjar Soal Politik Akomodasi dalam Wacana Penambahan Kementerian Alasan Partai Gelora Tolak PKS, Fahri Hamzah: Sebab ini Bukan Arisan Pakar Sebut Jokowi Bisa Cawe-cawe di Pilkada jika Berkongsi dengan Prabowo Gerindra Sebut Prabowo Telah Kantongi Nama Cagub Jakarta dari Internal Gerindra Tepis Isu Penambahan Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran Rekomendasi Artikel Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini. Video Pilihan Peneliti BRIN Sebut Pernyataan Oposisi Ganjar Berpotensi Jadi Arah PDIP, Ini Alasannya 11 menit lalu Peneliti BRIN Sebut Pernyataan Oposisi Ganjar Berpotensi Jadi Arah PDIP, Ini Alasannya Deklarasi Ganjar menjadi oposisi di pemerintahan Prabowo bisa jadi merupakan penegasan arah politik PDIP. Baca Selengkapnya Gerindra Jawab Kritik Ganjar Soal Politik Akomodasi dalam Wacana Penambahan Kementerian 23 menit lalu Gerindra Jawab Kritik Ganjar Soal Politik Akomodasi dalam Wacana Penambahan Kementerian Gerindra menanggapi kritik Ganjar Pranowo soal adanya politik akomodasi jika kabinet Prabowo-Gibran menambah jumlah kementerian. Baca Selengkapnya Alasan Partai Gelora Tolak PKS, Fahri Hamzah: Sebab ini Bukan Arisan 59 menit lalu Alasan Partai Gelora Tolak PKS, Fahri Hamzah: Sebab ini Bukan Arisan Sebelumnya Partai Gelora kencang menyuarakan penolakan PKS merapat ke Prabowo. Baca Selengkapnya Pakar Sebut Jokowi Bisa Cawe-cawe di Pilkada jika Berkongsi dengan Prabowo 1 jam lalu Pakar Sebut Jokowi Bisa Cawe-cawe di Pilkada jika Berkongsi dengan Prabowo Analisis pengamat apakah Jokowi masih akan cawe-cawe di pilkada 2024. Baca Selengkapnya Gerindra Sebut Prabowo Telah Kantongi Nama Cagub Jakarta dari Internal 2 jam lalu Gerindra Sebut Prabowo Telah Kantongi Nama Cagub Jakarta dari Internal Prabowo Subianto telah mengantongi nama kader dari Partai Gerindra untuk maju dalam gelaran Pilgub DKI Jakarta November mendatang. Baca Selengkapnya Gerindra Tepis Isu Penambahan Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran 3 jam lalu Gerindra Tepis Isu Penambahan Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran Gerindra menanggapi isu penambahan jumlah kementerian di kabinet Prabowo-Gibran. Baca Selengkapnya Kisah Sendi Fardiansyah Sespri Iriana Galang Dukungan untuk Maju Pilwalkot Bogor 5 jam lalu Kisah Sendi Fardiansyah Sespri Iriana Galang Dukungan untuk Maju Pilwalkot Bogor Sespri Iriana Sendi Fardiansyah melakukan sejumlah upaya dalam mempersiapkan diri maju dalam pemilihan wali kota Bogor. Begini kisahnya Baca Selengkapnya Soal Penolakan Gelora, PKS Sebut Diterima atau Tidak Urusan Prabowo 5 jam lalu Soal Penolakan Gelora, PKS Sebut Diterima atau Tidak Urusan Prabowo Saat ini, PKS dan pihak Prabowo masih terus berkomunikasi dua arah untuk membahas proses yang masih berjalan. Baca Selengkapnya Prabowo Berencana Tambah Kementerian, Apa Kata Mahfud Md? 6 jam lalu Prabowo Berencana Tambah Kementerian, Apa Kata Mahfud Md? Mahfud Md menilai, semakin banyak jumlah kementerian, bisa jadi karena tuntutan akibat bagi-bagi kekuasaan yang terlalu besar setelah pemilu. Baca Selengkapnya Pakar Hukum Sebut Tak Bisa Sembarangan Terbitkan Perppu untuk Tambah Kementerian 6 jam lalu Pakar Hukum Sebut Tak Bisa Sembarangan Terbitkan Perppu untuk Tambah Kementerian Tidak ada kegentingan yang memaksa untuk menerbitkan Perppu demi mengakomodir penambahan kementerian. Baca Selengkapnya Terpopuler di Nasional UKT Naik 30-50 Persen, Mahasiswa Baru UIN Jakarta Disebut Merasa Terjebak 23 jam lalu Alasan UIN Jakarta Naikkan UKT: Harga-harga di Pasar Cenderung Naik 14 jam lalu Beda Sikap Soal Wacana Penambahan Jumlah Kementerian di Kabinet Prabowo 22 jam lalu Enam Partai Bentuk Koalisi untuk Hadapi Kongsi PKS di Pilkada Depok 13 jam lalu Kisah Sendi Fardiansyah Sespri Iriana Galang Dukungan untuk Maju Pilwalkot Bogor 5 jam lalu 21 jam lalu UKT UIN Jakarta Naik, Ini Hal yang Jadi Pertimbangan Kampus 21 jam lalu Alasan Golkar dan PKS Berkoalisi dalam Pilkada 2024 Kota Semarang 9 jam lalu Gerindra Tepis Isu Penambahan Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran 3 jam lalu Biaya Kuliah Kedokteran UI, UGM, Unair, Unpad, Undip, UNS, ITS dan IPB University 2024 2 jam lalu Terkini di Nasional Peneliti BRIN Sebut Pernyataan Oposisi Ganjar Berpotensi Jadi Arah PDIP, Ini Alasannya 11 menit lalu Gerindra Jawab Kritik Ganjar Soal Politik Akomodasi dalam Wacana Penambahan Kementerian 23 menit lalu Menteri Agama: Kenaikan Yesus Kristus Momen Merajut Kebersamaan 41 menit lalu Alasan Partai Gelora Tolak PKS, Fahri Hamzah: Sebab ini Bukan Arisan 59 menit lalu Pakar Sebut Jokowi Bisa Cawe-cawe di Pilkada jika Berkongsi dengan Prabowo 1 jam lalu Bamsoet Apresiasi Penunjukan Yacht Sourcing Sebagai Dealer Eksklusif Superyacht 1 jam lalu Menjelang PPDB 2024, Syarat Pindah KK Akan Diperketat 2 jam lalu Biaya Kuliah Kedokteran UI, UGM, Unair, Unpad, Undip, UNS, ITS dan IPB University 2024 2 jam lalu PNM Rayakan Hari Bumi dengan Pelatihan untuk UMKM 2 jam lalu Gerindra Sebut Prabowo Telah Kantongi Nama Cagub Jakarta dari Internal 2 jam lalu Simak berita harian lebih mendalam di Majalah Tempo Digital. LAPORAN UTAMA Kursi-kursi di Kabinet Prabowo yang Diperebutkan Para Politikus LAPORAN NASIONAL Ragan Modus Korupsi Dana BOS Dukung Independensi Tempo Informasi Tentang Kami Pedoman Media Siber Ketentuan Layanan Beriklan Trustworthy News Jaringan Media Tempo.co Koran Tempo Majalah Tempo Tempo English Magazine Tempo.co English Tempo Institute Tempo Data Science Indonesiana Teras Ziliun Telusuri Cantika Tempo Store Orbitin Ruang dan Tempo TV Tempo GoOto Kok Bisa Temotion Media Sosial LINE Unduh Aplikasi Tempo [x] close
PAN Gelar Rakornas Pilkada Serentak, Prabowo Subianto Bakal Hadir Otomatis Mode Gelap Mode Terang Koin Login Gabung Kompas.com+ Konten yang disimpan Konten yang disukai Atur Minat Berikan Masukanmu Langganan Kompas.id News Nasional Megapolitan Global Surat Pembaca Kilas Daerah Kilas Korporasi Kilas Kementerian Sorot Politik Kilas Badan Negara Kelana Indonesia Kalbe Health Corner Kilas Parlemen Kilas BUMN Cek Fakta Konsultasi Hukum Indeks Regional Surabaya Medan Makassar Yogyakarta Bandung Denpasar Hype Pemilu IKN News City Infrastructure Community Housings Indeks Foresta Tekno Apps & OS Gadget Internet Hardware Business Game Galeri Indeks Tech Innovation Kilas Internet Otomotif Motor Mobil Sport Niaga Komunitas Otopedia Pameran Elektrifikasi Bola Timnas Indonesia Liga Indonesia Liga Italia Liga Champions Liga Lain Liga Inggris Liga Spanyol Internasional Bundesliga Motogp Badminton Sports Indeks Lifestyle Eat Good Look Good Feel Good Sadar Stunting Buku Tanya Pakar Parenting Nutrisi Tren Lestari Health Money Whats New Work Smart Earn Smart Spend Smart Smartpreneur Kilas Badan Kilas Transportasi Kilas Fintech Kilas Perbankan Tanya Pajak Indeks Kilas Investasi Properti News Hunian Arsitektur Beranda Konsultasi Figur Tips Galeri 360 Indeks Sorot Properti Food Resep Tips Kuliner Food News Food Story Tempat Makan Galeri Kilas Food Panduan Kuliner Yogyakarta UMKM Beranda UMKM Training Jagoan Lokal Program Kilas UMKM Sorot UMKM Edukasi Sekolah Edu News Perguruan Tinggi Pendidikan Khusus Beasiswa Literasi Skola Kilas Pendidikan Travel Jalan Jalan Itinerary Travel Tips Hotel Story Travel Update Galeri Superapp Parekraf Nawa Cahaya Ohayo Jepang Indeks Video Parapuan Kolom Sains JEO Foto VIK Homey KATEGORI PROGRAM Pemerintah Swasta LSM/Figur BUMN Kesehatan Kehidupan sehat dan sejahtera Air bersih dan sanitasi layak Pendidikan Pendidikan Berkualitas Lingkungan Energi Bersih dan Terjangkau Penanganan Perubahan Iklim Ekosistem Lautan Ekosistem Daratan Ekonomi dan UMKM Tanpa Kemiskinan Tanpa Kelaparan Kesetaraan Gender Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan ekonomi Industri, Inovasi & Infrastruktur Berkurangnya Kesenjangan Kota & Pemukiman yang Berkelanjutan Konsumsi & Produksi yang bertanggungjawab PROGRAM LESTARI Lihat semua Bagikan: PAN Gelar Rakornas Pilkada Serentak, Prabowo Subianto Bakal Hadir Komentar: News Nasional Global Megapolitan Regional Hype Konsultasi Hukum Cek Fakta Kilas Surat Pembaca Indeks Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ SOROT POLITIK Kompas.com News Nasional Partai Amanat Nasional (PAN) PAN Gelar Rakornas Pilkada Serentak, Prabowo Subianto Bakal Hadir Kompas.com – 09/05/2024, 16:09 WIB Yakob Arfin Tyas Sasongko, Agung Dwi E Tim Redaksi Yakob Arfin Tyas Sasongko Penulis Agung Dwi E Editor Lihat Foto Sejumlah tokoh nasional dan Prabowo Subianto bakal hadiri undangan PAN dalam Rakornas Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. (Dok. PAN) KOMPAS.com – Partai Amanat Nasional ( PAN ) menggelar workshop Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Legislatif tingkat Nasional dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Acara tersebut digelar di Hotel JS Luwansa Jakarta mulai Kamis (9/5/2024) hingga Sabtu (11/5/2024). Sejumlah tokoh nasional bakal hadir, termasuk presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto. Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN dan sekaligus Ketua Steering Committee Workshop Anggota Legislatif dan Rakornas Pilkada Serentak , Viva Yoga, membenarkan perihal kehadiran Prabowo Subianto. “Bapak Prabowo dijadwalkan dan dikonfirmasi hadir dalam pembukaan hari ini pukul 19.00. Tentunya bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan,” ujar Viva dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis. Baca juga: Dinilai Berhasil, Zulhas Diminta PAN Jatim Jadi Ketum PAN 2025-2030 Selain Prabowo, Viva juga menyebut bahwa sejauh ini wakil presiden (wapres) terpilih 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka, juga akan hadir dalam forum Rakornas bersama para bakal calon kepala daerah yang mendaftar ke PAN. “Mas Gibran, insyaallah, juga hadir dalam forum Rakornas Pilkada bersama para bakal calon kepala daerah, baik untuk bakal calon gubernur, bupati, wali kota (walkot), dan wakil-wakilnya yang mendaftar ke PAN di seluruh Indonesia,” kata Viva. Sekretaris OC Workshop Bimtek Nasional dan Rakornas Pilkada Mira Dalima Andini mengonfirmasi bahwa peserta yang akan hadir diperkirakan 1.350 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PAN se-Indonesia, baik tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota. Hadir pula seluruh anggota Fraksi PAN Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, kepala daerah dari kader PAN, serta lebih kurang 1.100 bakal calon kepala daerah (bacalonkada) se-Indonesia yang sedang berproses bersama PAN. Baca juga: Sambut Pilkada DKI dan Jabar, PAN Prioritaskan Kadernya Maju di Pilkada 2024 Termasuk Zita Anjaini “Pokoknya, acara kami bikin romantis, gembira, dan hangat dengan momen kebersamaan yang erat, baik antara PAN dan Pak Prabowo maupun PAN dengan para bacalonkada,” imbuh Mira. Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya. Baca tentang Partai Amanat Nasional (PAN) Tag Partai Amanat Nasional pilkada serentak PAN Pilkada Serentak 2024 Lihat Nasional Selengkapnya Video rekomendasi Video lainnya Pilihan Untukmu Lihat Semua TTS Eps 137: Yuk Lebaran TTS Eps 136: Takjil Khas di Indonesia TTS Eps 135: Serba Serbi Ramadhan Games Permainan Kata Bahasa Indonesia TTS – Serba serbi Demokrasi TTS Eps 130 – Tebak-tebakan Garing TTS – Musik Yang Paling Mengguncang Rekomendasi untuk anda NASIONAL PAN Ungkap Alasan Belum Rekomendasikan Duet… NASIONAL Panglima TNI Perintahkan Pengamanan Pilkada Harus… NASIONAL Terus Berpolitik, Ganjar Akan Bantu Kader… NASIONAL Jokowi Tegaskan Jadwal Pilkada Tak Dimajukan,… NASIONAL Anies Ingin Memastikan Pilkada Berjalan Jujur… NASIONAL Demokrat Minta Golkar, Gerindra, PAN Sepakati… NASIONAL Kaesang Didorong Maju Pilkada Bekasi, Jokowi:… NASIONAL Kapolda Jateng Disebut Maju Pilkada, Jokowi:… Terkini Lainnya Di Depan Prabowo, Politisi PAN Berdoa Jatah Menteri Lebih Banyak dari Perkiraan Nasional 09/05/2024, 20:07 WIB Ditjen Imigrasi Periksa 914 WNA, Amankan WN Tanzania dan Uganda karena Diduga Terlibat Prostitusi Nasional 09/05/2024, 19:48 WIB Disambut Hatta Rajasa, Prabowo Hadiri Rakornas Pilkada PAN Nasional 09/05/2024, 19:18 WIB Tambah Dua Tanker Gas Raksasa, Pertamina International Shipping Jadi Top Tier Pengangkut LPG Asia Tenggara Nasional 09/05/2024, 19:15 WIB Jaksa KPK Diminta Hadirkan Auditor BPK yang Diduga Terima Suap Terkait Temuan “Food Estate” Nasional 09/05/2024, 18:35 WIB Kakorlantas Minta Personel Pengamanan WWF di Bali Jaga Etika Nasional 09/05/2024, 18:06 WIB KPU Pastikan Verifikasi Data Dukungan Calon Perseorangan Pilkada 2024 Nasional 09/05/2024, 17:54 WIB 554 Kloter Jemaah Haji Reguler Sudah Kantongi Visa, Siap Berangkat Mulai 12 Mei Nasional 09/05/2024, 17:39 WIB Anggap Wajar Prabowo Wacanakan 41 Kementerian, Demokrat: Untuk Respons Tantangan Bangsa Nasional 09/05/2024, 16:18 WIB PAN Gelar Rakornas Pilkada Serentak, Prabowo Subianto Bakal Hadir Nasional 09/05/2024, 16:09 WIB KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Halangi Penyidikan TPPU Gubernur Malut Nasional 09/05/2024, 15:56 WIB KPK Sita Aset Gubernur Malut Rp 15 Miliar dari Nilai TPPU Rp 100 Miliar Lebih Nasional 09/05/2024, 15:41 WIB Mantu Jokowi Akan Maju Pilkada Sumut, PDI-P Singgung Jangan Ada “Abuse of Power” Nasional 09/05/2024, 15:36 WIB Menantu Jokowi Bakal Maju Pilkada Sumut, PDI-P: Jangan Terjadi Intervensi Nasional 09/05/2024, 15:25 WIB Isu Tambah Kementerian dan Bayang-bayang Penambahan Beban Anggaran Nasional 09/05/2024, 14:10 WIB 1 2 3 Next Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Hide Lihat semua Terpopuler 1 Tanggapi Ide Tambah Kementerian, Mahfud: Kolusinya Meluas, Rusak Negara Dibaca 18.828 kali 2 Saksi Sebut Kementan Beri Rp 5 Miliar ke Auditor BPK untuk Status WTP Dibaca 12.721 kali 3 Pejabat Kementan Tanggung Sewa “Private Jet” SYL Rp 1 Miliar Dibaca 11.468 kali 4 Biaya Ibadah Umrah dan Kurban SYL pun Hasil Memeras Pejabat Kementan Dibaca 7.243 kali 5 KPK Bakal Usut Dugaan Oknum BPK Minta Rp 12 Miliar Terkait “Food Estate” Ke Kementan Dibaca 7.214 kali Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Now Trending Biaya Ibadah Umrah dan Kurban SYL pun Hasil Memeras Pejabat Kementan Investor IKN Bisa Dapat HGU hingga 190 Tahun, Ini Syaratnya Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT Menhub Hilangkan Atribut Kepangkatan Imbas Senioritas Berujung Maut di STIP Buntut Taruna Tewas Dianiaya Senior, Direktur STIP Jakarta Dibebastugaskan Begini Peran 3 Tersangka Baru Kasus Tewasnya Taruna STIP di Tangan Senior Wanita di Ngawi Meninggal Usai Cabut Gigi, Dinkes Periksa Dokter yang Menangani Biden Menyesal AS Kirim Senjata ke Israel yang Menewaskan Warga Palestina komentar di artikel lainnya Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Mantu Jokowi Akan Maju Pilkada Sumut, PDI-P Singgung Jangan Ada “Abuse of Power” https://nasional.kompas.com/read/2024/05/09/15363641/mantu-jokowi-akan-maju-pilkada-sumut-pdi-p-singgung-jangan-ada-abuse-of https://asset.kompas.com/crops/XTQOFWEDzHlcZn3VeCvKQIBRtA0=/0x0:0x0/195×98/data/photo/2023/10/30/653f949e1e75e.jpg Mungkin Anda melewatkan ini Mantu Jokowi Akan Maju Pilkada Sumut, PDI-P Singgung Jangan Ada “Abuse of Power” KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Halangi Penyidikan TPPU Gubernur Malut Menantu Jokowi Bakal Maju Pilkada Sumut, PDI-P: Jangan Terjadi Intervensi KPK Sita Aset Gubernur Malut Rp 15 Miliar dari Nilai TPPU Rp 100 Miliar Lebih Tak Tutup Kemungkinan Usung Anies di Pilkada DKI, PDIP: Tergantung Penilaian DPP dan Rekam Jejak Close Ads Penghargaan dan sertifikat: Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com Daftarkan Email Kanal News Nasional Global Megapolitan Regional Pemilu IKN Bola Tekno Otomotif Entertainment Sains Health Money Tren Properti Lifestyle Hype Travel Homey Food UMKM Edukasi Parapuan Foto Video Kolom VIK JEO Lestari Ohayo Jepang Pesona Indonesia Play Artikel Terpopuler Artikel Terkini Topik Pilihan Artikel Headline Network Harian KOMPAS KompasTV Sonora.id Kompasiana.com Pasangiklan.com Gramedia.com Gramedia Digital Gridoto.com Bolasport.com Grid.id Kontan.co.id KGMedia.id KGNow.com Kabar Palmerah About Us Advertise Kebijakan Data Pribadi Pedoman Media Siber Career Contact Us Copyright 2008 – 2023 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. Bagikan artikel ini melalui Facebook X Whatsapp Line Telegram Copy Link Oke Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com Dengan login, kamu menyetujui Kebijakan Data Pribadi